That Idiot Jerk Loves Me (Oscar Series)

That Idiot Jerk Loves Me (Oscar Series)
Episode 38



"Dev.. Devian!" ucap seseorang yang kemudian menyadarkan lamunan Devian. "Y-ya?" ucapnya gugup. "Kau tidak bersama Lisa?" tanya seseorang di sampingnya dan setelah mengatakan Lisa tidak enak badan, ia pun langsung beranjak dari tempat duduknya dam langsung pulang ke penthousenya untuk mengambil beberapa barang lalu pulang ke rumahnya.


&&&


"Hey.." ucap Lisa pelan ketika melihat Devian masuk ke kamarnya. Begitu Devian tiba, ia langsung mencium Lisa di bibirnya tanpa membiarkan Lisa berhenti dimana setelahnya Lisa mendorong Devian.


"Kau akan tertular." ucap Lisa sambil memegang bibirnya. "Tidak, aku kuat." ucapnya dan ketika ia hemdak melanjutkan aktivitasnya tadi, Lisa kembali bertanya. "Kau mabuk?" tanya Lisa keheranan, walau ia merasa Devian tidak mabuk namun perilaku Devian sangat aneh. Rasanya.. sangat agresif.


"Tidak. Sebenarnya aku ingin menunggumu sembuh baru membicarakannya namun aku akan bicarakan sekarang." ucap Devian lalu duduk tegak di samping Lisa.


"Setelah kau sembuh, aku ingin kita berlibur ke.. manapun yang kamu mau. Bagaimana?" ucap Devian dan tanpa menunggu lama lagi, Lisa sudah langsung menjawabnya.


"Nope." ucap Lisa lalu ia melanjutkan. "Devian.. aku rasa.. kau semakin berubah, like.. kau terlalu agresif akhir-akhir ini. Aku rasa ini bukan waktu yang tepat untuk liburan, kita seharusnya fokus dengan study kita. I mean like.. tidak boros sekolah. Jadi aku akan menolakmu untuk kali ini." ucap Lisa lalu ia menatap ke tangan Devian dan mencoba untuk meraih tangannya namun Devian..


"Oke. Kita mungkin perlu waktu untuk sendiri dulu." ucapnya lalu langsung keluar dari kamar Lisa tanpa menoleh ke belakang.


&&&


7 bulan kemudian....


"Devian! Mom hitung sampe 3 kamu udah harus ada di rumah sakit sekarang. 1.. 2.." ucap Rika dengan nada emosi karena sebentar lagi ia akan melahirkan tentu saja ia ingin seluruh keluarga ada disini.


"Iya mom, ini aku kejebak macet. Aku janji sampai tepat waktu." ucap Devian lalu denhan segera mematikan ponselnya dan melajukan mobilnya.


Kini sudah ada Mr. Dupond, Ms. Dupond yang tiba di St. Mary's ditambah dengan Steven dan Alfred, sekretaris pribadi Steven. Sayangnya Count William tidak bisa hadir karena dirinya sudah terkena stroke sejak 6 bulan lalu dan Madam Giselle sedang merawat Count William. Kedua orang tua Rika akan menyusul dikarenakan mereka sedang business trip.


"Kata dokter dalam waktu 1 jam operasi akan dimulai." jawab Steven ketika Mr. Dupond menanyakan keadaan Rika. Rika akan melakukan operasi caesar untuk kehamilannya yang kedua di rumah sakit yang sama saat ia melahirkan Devian. Namun kali ini dokter menyarankan agar bayi kedua Rika dikeluarkan lebih cepat dari waktu yang seharusnya karena ia takut resiko kehamilan di usia Rika sangat berbahaya.


Lisa yang mendengar kabar bahwa Rika akan melahirkan pun menunda seluruh pekerjaannya dan segera menuju ke rumah sakit saat itu juga. 7 bulan telah berlalu, semuanya masih sama dan yang berbeda yaitu.. Dirinya yang sudah lebih dewasa dan mampu mengontrol diri, Devian yang tidak satu sekolah dengannya melainkan Devian langsung masuk ke Oxford University dimana ia melewati jalur khusus karena kepintarannya. Kini dirinya itu lebih menghabiskan diri dirumah di kamarnya sendiri tentu saja karena orang tuanya sibuk. Walaupun begitu, tidak sedikitpun ia lupa akan Devian laki-laki menyebalkan yang tampan itu yang sangat suka menganggunya. 1 bulan setelah Lisa meminta "break" dengan Devian, hubungan keduanya menjadi sangat dingin. Lisa yang tidak banyak berbicara, Devian yang seperti biasanya bersenang-senang dengan teman-temannya.


Tentu saja mereka pernah bertemu walau beda kelas, mereka bertemu di parkiran dan saat itu Lisa sudah mengemudi sendiri tanpa bantuan supir. Tapi sayangnya ketika keduanya bertemu, hanya Lisa yang tampaknya masih sangat mencintai Devian karena Devian yang saat itu melihat Lisa hanya melewatinya bagai tak terlihat. Dari sana lah Lisa mulai berubah menjadi pribadi yang tidak sering menggunakan perasaannya namun logika agar tidak terlihat lemah.


Tak lama ketika Lisa sedang duduk di sofa dan larut dalam pemikirannya, seseorang mengetuk dan tak lama kemudian pria yang amat dirindukan Lisa tiba.


Devian begitu masuk langsung menemui ibunya dan langsung meminta maaf karena terlambat. Sejak kehamilan, sikap Rika sangat berubah dari biasanya dimana biasanya Rika bersifat mandiri namun sekarang Rika bersifat sangat manja dan itu membuat Steven semakin gemas dengan Rika.


"Jangan salahkan aku nanti kalau Adele marah karena kau terlambat." Hanya itu kata-kata yang diucapkan Rika ketika Devian meminta maaf. "Adele?" tanya Devian sambil membelalak, memang benar ia saja pulang tiba dari Inggris namun ia sama sekali tidak mendengar bahwa nama adik perempuannya sudah dipilih.


Lalu tak lama kemudian, dokter pun masuk dan memberitahukan kalau operasi sudah akan dimulai. Hanya Steven yang masuk ke ruang operasi, sisanya hanya duduk di depan ruangan.


1 jam berlalu dan dokter keluar untuk memberitahukan bahwa operasi telah selesai...


"Dimana adikku?" tanya Devian ketika ia tidak menemukan yang ia tunggu-tunggu sejak tadi. "Sudah dipindahkan." jawab Steven.


Ketika mereka sudah selesai dengan prosedur operasinya, Mr. dan Ms. Dupond, Alfred, Lisa dan Devian pun meninggalkan Rika dan Steven dan menuju ke ruangan inkubator khusus. Walaupun dikeluarkan lebih dahulu, Adele adalah bayi yang kuat dan sehat sehingga ia tidak perlu banyak alat bantu. Baru kali ini Devian merasakan hatinya berdegup kencang, ia sangat menantikan kedatangan adik perempuannya itu dan ia pun melihat suatu papan nama.


"ADÉLE PATRÍCIA OSCAR." label nama ini yang Devian perhatikan. Ia sudah yakin ketika menemukan nama belakang Oscar dan ia langsung memberitahukan kepada Ms. dan Mr. Dupond.


"Wah.. cantik sekali namanya sesuai dengan wajah menawannya." ucap Ms. Dupond dengan nada gembira layaknya melihat cucu sendiri.


Ketika Devian hendak berbalik kembali ke kamar Rika, barulah ia sadar ternyata Lisa juga sedang melihat Adele adiknya. Disana Lisa sedang berdiri bersampingan  dengan Ms. Dupond. Sudah sangat lama Devian tidak bertemu dengan Lisa, ia juga.. yang meminta orang tuanya untuk menghubungi pihak Oxford agar memberinya ujian khusus. Awalnya tentunya kedua orang tuanya itu terkejut dengan perkataan Devian namun setelahnya mereka sadar ini adalah masalah antara Devian dan Lisa, bukan masalah keluarga Oscar dan Edgar.