
Jesi kembali bersama keluarga besar nya, Dan bertemu dengan kekasih nya Tisno. Awalnya hubungan mereka tak di setujui karena keyakinan yang berbeda. namun seiring berjalan nya waktu mereka sekeluarga mempelajari Islam dan menemukan kenyamanan, kemudian mereka sekeluarga memutuskan menjadi Mualaf.
Saat itu Jessica merubah nama nya menjadi Siti karena pada zaman itu nama Siti di daerah Jawa merupakan panggilan nama yang melambangkan kemuliaan. Papa Jesi merubah nama nya menjadi Abdullah sebagai bentuk cinta nya kepada keyakinan baru yang merupakan hamba Allah.
Tak lama Tisno dan Siti menikah. Itu menjadi hari bahagia untuk mereka sekeluarga, Namun tidak dengan Jay. Karena cinta nya tak di sambut oleh Siti, diam - diam Jay mengubah semua aset perusahaan atas nama nya, kemudian menendang Tisno dari perusahaan yang mereka bangun sejak Nol hingga menjadi perusahaan raksasa pada saat itu.
Tisno menuntut hak nya dengan menempuh jalur hukum. namun hanya mendapat 30% dari semua aset itu. Karena kejadian itu akhirnya Tisno membangun perusahaan nya sendiri menjadi pesaing perusahaan yang di pimpin oleh Jay.
Tisno sibuk mengembangkan perusahaan nya tanpa mengaggu hidup mantan sahabat nya. Jay merasa di atas angin hingga lengah dan tidak menyadari perkembangan perusahaan Tisno, dengan semua harta kekayaan yang di dapatkan nya tak lama Jay melangsungkan pernikahan nya dengan Mama nya Rina yang bernama Susi anak dari kolega nya juga.
Ber tahun-tahun mereka hidup damai hingga masing - masing memiliki anak.
Tisno dan Susi memiliki anak kembar ber nama Dewa dan Dewi.
Sedangkan Jay dan Susi meiliki satu anak perempuan ber nama Rina.
Jay tak terima dengan kekalahan nya, pada akhirnya dendam lama muncul kembali. Jay merencanakan sesuatu kepada keluarga Tisno. hingga kala Dewa anak laki-lakinya sedang StudyTour di sekolah Jay mengambil kesempatan ini untuk mencelakai Dewa dan membuang Jasadnya ke jurang yang dalam karena saat itu Dewa StudyTour ke pegunungan.
"aku sudah lama menunggu saat ini tiba Tisno, aku akan kenghancurkan keluarga mu satu per satu, karena kamu berani menyaingi perusahaan ku" tukas Jay kala itu di ruang kerja nya.
"segera kalian lakukan sesuai rencana". Perintah nya pada anak buah nya di sana.
Dewa pun di celakainya dan di nyatakan meninggal dunia padahal selama di nyatakan hilang Jasad Dewa tak di temukan sama sekali. Ini memberikan guncangan berat pada mental siti. Dan memberikan luka yang dalam pada Dewi anak perempuan nya.
Pencarian Dewa berlangsung selama ber bulan - bulan namun tak ada hasil. Selain Tisno harus mencari Dewa dia juga harus menjaga kondisi Siti yang mengalami Depresi. Kesibukan nya di bagi menjadi dua, akhirnya dia memutuskan untuk tetap mencari anak nya sambil menyelidiki kasus anak nya di bantu oleh orang - orang kepercayaan nya.
6 bulan berlangsung akhirnya Tisno menemukan titik terang dari kasus meninggal anak nya. Anak buah nya berhasil turun ke dasar sungai. di bawah jurang tak berdasar itu ternyata ada sungai besar, dari situlah mereka menemukan barang - barang Dewa yang lain yaitu Ransel Besar nya tak jauh dari tas itu tergeletak kerangka yang di perkirakan berusia 15 tahunan di dekat kerangka itu ada sebuah kalung emas yang melambangkan SJ group.