She's Melisa

She's Melisa
Flashback



Cindy tak tinggal diam. Dia hendak membalas serangan Rina namun di hentikan oleh para pengawal Rina. Satu lawan enam orang akhirnya Cindy pun kalah, bagaimana pun perempuan melwan satu orang laki - laki saja kadang kalah aplagi harus melwan enam orang dengan tingkat ilmu beladiri yang sepadan. Mungkin kalau hanya melawan Rina saja Cindy tak perlu mengeluarkan banyak tenaga, tapi Rina itu licik dia menyewa pengawal yang sangat tinggi ilmu beladiri nya .


Rina mengikat Cindy di kursi. "Hari ini nyawa mu ada ditangan ku". Tukas Rina kepada Cindy.


Namun Cindy hanya diam tak menjawab sepatah kata pun. "Dulu sperti ini kan yang kalian lakukan kepada Keluarga ku, menghabisi nyawa papa ku tanpa ampun". Kata Rina pelan namun penuh tekanan.


Kamu salah Rina, Om trisno tidak pernah membunuh siapa pun, se...


"Cukup jangan kamu bela iblis itu di depan wajahk ku" Rina menampar cindy saat cindy akan melanjutkan omongan nya.


Cindy terdiam menatap Rina dengan segala pikir - pikiran nya yang menerawang jauh ke masa lalu silam guna memastikan tidak ada tindakan keluarga dewi yang membunuh keluarga Rina.


......Flash Back On ......


Sekitar 30 tahun yang lalu, masa dimana puncak kejayaan keluarga Sutrisno dan Siti berlangsung.


Tisno dan Siti membangun sendiri perusahaan raksasa miliknya yang di sokong langsung oleh keluarga Siti yang saat itu merupakan Investor berasal dari Amerika yang terkenal di Asia dan Eropa. Keluarganya banyak menanam modal di perusahaan - perusahaan baik itu Swasta atau yang dipimpin dalam kenegaraan suatu negara tentunya dalam keterikatan dan keuntungan bisnis yang Fantastis.


Siti merupakan anak bungsu dari pengusaha Albert Joshua Wen bersama Istrinya Rebecca . Awalnya Siti memiliki nama Jesicca J. Wen yang dahulunya menjadi Direktur muda di anak cabang perusahaan sang Papa dan mewakilkan perusahaan tersebut, ke Indonesia untuk mengurus kerja sama yang baru saja terjalin dengan perusahaan nya.


Di sana lah dia bertemu dengan Sutrisno yang saat itu menjabat sebagai Sekertaris Bos besar di perusahaan yang sedang menjalin kerjasama dengan perusahaan Jesi, dan bertemu Jayadi yang menjabat sebagai Bos besar itu.


Tisno dan Jesi adalah orang tua Dewi. Dan Jay adalah Papa Rina.


Karena kontak kerjasama ini Tisno dan Jesi menjadi dekat dan menjalin hubungan. Namun karena Jay memiliki perasaan terhadap Jesi, Jay tak terima dengan semua itu dia berusaha menjauhkan Jesi dan Tisno dengan kerap kali memberikan Tisno pekerjaan ke luar kota dengan alasan statusnya sebagai bos. Namun menurut Tisno status mereka sama karena mereka mnejalankan perusahaan ini bersama. Karena tak ingin berdebat tisno melakukan apa yang di katakan Jay.


Hingga 3 bulan kemudian Jesi harus kembalik ke Negara asalnya. Selama 3 bulan itu pula Tisno sedang sibuk dengan kerjaan luar kota nya dan Jay memanfaatkan ini untuk mendekati Jesi tapi selalu di tolak oleh Jesi.


Hingga hari terakhir Tisno kembali ke kota dan bertemu dengan Jesi. mereka membicarakan status hubungan mereka.


"Aku mencintai kamu, tolong lah ikut denganku bertemu Mama dan Papa" kata Jesi dengan bahasa ingrissnya.


"Hubungan kita harus berakhir Jes, kamu dan aku berbeda keyakinan, lagi pula ada Jay yang terluka karena hubungan kita" Tisno menolak jesi.


"Kalau hanya tentang keyakinan yang kamu takutkan, aku akan berpindah mengikuti keyakinan mu. Beri aku waktu untuk berbicara kepada orang tua ku." pinta jesi meyakinkan.


Setelah pembicaraan itu Jesi berpisah dengan Tisno dan lekas menaiki pesawat kembali ke negara asalnya...


Hingga kurang dari 3 bulan jesi sudah kembali ke Indonesia...