
Reyhan menelpon kaki tanganya di organisasi gelap itu.
Telepon tersambung...
Tanpa basa basi Reyhan terus menanyakan dimana posisi mereka, dan di jawab sebagian besar anggota sedang menjalankan misi dan menjaga wilayah perbatasan. Lantas yang ada di markas besar hanyalah puluhan orang tingkat menengah saja, yang terkuat menjalankan misi dari Wijaya Group untuk mwnyelesaikan masalah mereka.
"Cepat kerahkan semua yang ada di markas dan sebagian di perbatasan untuk mendatangi Alamat Kota Bg, Jl sawo, No 17. Sekarang! ! !" Perintahnya pada orang kepercayaan nya itu.
Selain seorang CEO, Reyhan juga merupakan Pimpinan dari Organisasi Mafia yang terbesar dan di takuti di Seluruh Asia ini. Siapa yang tidak mengenal Geng Mafia yang bernama TIGER BLACK di daratan Asia ini. Bahkan mereka semua menghindari geng Mafia itu agar tak terkena masalah.
Tiger Black sendiri adalah organisasi Resmi yang di akui semua petinggi negara. Anggotanya juga sebagian merupakan para ahli bela diri kuat keluaran Perguruan bela diri AV MARTIAL yang merupakan perguruan bela diri AV Group.
Reyhan tidak mengetahui bahwa para anggotanya menjalankan misi dari Wijaya untuk melenyapkan orang yang bahkan akan dia selamatkan itu.
Karena di dalam misi internal Organisasi ia membebaskan nya yang terpenting tidak merugikan anggota dan AV group juga Negara ini. Namun tetap harus menyelidiki misi terlebih dahulu untuk memastikan misi ini menguntungkan dan merugikan pihak mana saja. Dalam kata lain Organisasi ini bersikap Netral.
Setelah memerintahkan para anggotanya ia pun geram karena dari tadi masi terjebak macet dan terus memarahi Max agar segera bisa keluar dari jalan neraka ini.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di kediaman tante Cindy tepatnya di gerbang belakang rumah, beberapa penjaga langsung di habisi oleh geng Tiger Black. Mereka melakukan pergerakan sangat senyap nyaris tanpa suara hingga tidak di sadari oleh para penjaga itu.
Satu penjaga berhasil Lolos dan segera menyalakan sirine darurat agar semua yang ada di rumah bersiap siaga dan untuk para penjaga langsung melakukan Formasi bertahan dan menyerang.
Mereka semua yaitu Melisa, Anisa, dan Tante Cindy yang berada di ruang tengah itu kaget kala mendengar sirine darurat di bunyikan.
"Kamu lindungi Anisa" Tante Cindy bergegas ke suatu ruangan yang ternyata butuh kode rahasia untuk membukanya.
Anisa panik berlari kepintu depan hendak keluar. Melisa kaget saat Anisa tak ada di sisinya dan berlari keluar lewat pintu depan. Padahal ia bermaksud untuk membawanya keluar melalui pintu rahasia yang berada di dalam kamar tante Cindy.
"Anisa jangan keluar" teriak melisa sambil berlari menghampirinya.
Namun terlambat dia sudah berlari keluar dan saat berada diluar Anisa menjerit "Aaaaaaaahhhhh" ia kaget melihat pemandangan mengerikan dari banyaknya mayat yang tergeletak dengan darah bercucuran.
Dorrr... Dorrr terdengar suara tembakan dari arah depan Anisa, dan dengan sigap Melisa menarik tangan Anisa agar ia menunduk.
Dorrr....
belum sempat ia berdiri Tante Cindy keluar dengan baju lengkap anti peluru dan senapan berjenis US M16 dan M4A1 yang umumnya di pakai oleh tentara Amerika Serikat.
keunggulan senapan US M16 dan M4A1 dapat digunakan dengan sistem operasi terbaik, yang tersedia untuk operasi kuartal dekat.
Keduanya menembak dengan laju mulai dari 700 hingga 950 putaran per menit secara siklikal, yang memiliki panjang 5,56 milimeter. Senjata-senjata ini dapat digunakan untuk menembak secara semi-otomatis dan sepenuhnya otomatis.
Melisa menoleh kebelakang "tante" teriaknya. dan tante Cindy langsung melemparkan nya satu senapan untuk Melisa yang ditangkapnya dengan gerakan cepat.
Pertempuran berdarah pun terjadi seketika. Dengan fokus dan terus menjadi tameng untuk adik tercintanya Melisa maju menembakan setiap peluru itu ke arah musuh yang sangat banyak menurutnya.