ShaKurra

ShaKurra
Episode 8 ShakurrA



Setelah kejadian malam itu Shakurra menjaga jarak dengan Kiano, iya takut terjadi lagi hal seperti itu.


Ibu juga menanyakan soal Naima, Shakurra menceritakan semua kejadian yang iya alami saat melihat Naima.


Ibu berpesan tidak boleh melamun, pikiran tidak boleh kosong. Karena ada kehidupan pada dimensi lain yang tak kasat mata.


.


.


.


Ayah hampir menyelesaikan pendidikan nya, lebih cepat dari target yang di tentukan. Ada kemungkinan Ayah akan lebih cepat pindah tugas keluar negeri.


Saat makan malam kami membicarakan tentang pindah tugas Ayah keluar negeri. Ibu sudah mulai menentukan rencana kedepan nya, Ayah akan pindah lebih dulu keluar negeri, sementara Ibu dan Kikho akan menyusul setelah Kikho lulus sekolah dasar.


Aku, mas Kinan dan mas Kiano tinggal di Jakarta, kecuali saat liburan baru boleh berkunjung berlibur ke luar negeri.


Pada satu malam sebelum tidur Ibu masuk ke kamar ku dan bertanya mengenai kegiataan ku di sekolah, Ibu bilang nanti malam minggu ada pertemuan keluarga semua harus berkumpul, aku bertanya memang ada apa Bu, tidak ada apa-apa, yang penting kamu tidak lagi ujian, tidak banyak tugas dan kegiatan di sekolah.


Aku sempat berpikir mau pertemuan keluarga , apa yang akan di bahas! seperti nya semua dalam keadaan baik-baik saja. Apa akan membahas tentang pindah tugas nya ayah, entahlah.


.


.


.


Malam minggu pun tiba semua sudah berkumpul di rumah kakek dan nenek, ku lihat wajah ibu tampak tegang dan sedikit pucat, berbeda hal nya dengan Ayah tetap terulas senyum di wajahnya.


Pembicaraan pun di mulai, kakek mulai berbicara tentang masa lalu mami dan papi, berpesan bahwa hal tersebut jangan sampai terulang lagi.


Bagai kan tersengat aliran listrik, tubuh ku lemas saat kakek mengatakan bahwa aku adalah anak kandung dari mami sha dan papi kur.


Ibu memeluk ku erat sambil menangis, aku pun menangis histeris.


" tidaaaak.... aku ini anak Ibu Permata, bukan anak mami sha!


" cukup mi, jangan sentuh aku!


" Shakurra maaf kan mami dan papi


" Bukan hanya sekedar maaf mi, bukan!


" Shakurra semua nya sudah terjadi, itu bagian masa lalu mami dan papi.


" lalu sebenarnya apa yang kalian inginkan dengan semua penjelasan ini?


" tidak nak, kami hanya ingin kau tahu bahwa Shakurra itu anak mami dan papi


" baiklah jika memang hanya itu tujuan nya


" Sha, boleh papi bicara


" silahkan


" mau kah Shakurra tinggal bersama mami dan papi?


" setelah kalian menitip kan aku dengan ayah dan ibu sejak terlahir kedunia hingga ku beranjak remaja, kalian sekarang ingin mengambil ku kembali, tidak tahu malu!!


Shania yang mendengar ucapan Shakurra begitu tajam dan lugas, menangis sambil memegang tangan Shakurra.


" tidak untuk sekarang nak, kami akan menunggu sampai kau benar-benar mau tinggal bersama kami


" aku ingin mami menjelaskan semuanya, tentang masa lalu mami dan papi, tanpa ada kebohongan, setelah itu aku akan memutuskan apakah aku akan tinggal bersama kalian


Shakurra lalu berdiri dan keluar menuju gajebo, iya duduk di sana sambil menatap kosong ke arah langit, lalu iya menangis sepuasnya berharap lega setelah menumpahkan segala nya melalui tangisan.


Masa lalu tidak semua nya indah, namun masa lalu adalah proses dari perjalanan hidup manusia.


# Terima kasih untuk komentar, like dan vote nya