
Kilas balik, cerita masa lalu.
Shania telah menyelesaikan kuliah nya dan sudah meraih cita-cita nya sebagai arsitek.
betapa bangga dan bahagia nya Pak Mintho Hardjo dan Ibu Welas Sari atas kelulusan dan gelar yang di raih putri nya, lulusan teknik arsitektur terbaik dan langsung di terima sebagai karyawan di sebuah perusahaan property terbesar di Indonesia.
Sementara Kurnia Arganatha, juga sudah menyelesaikan kuliah nya dan mendapatkan gelar Sarjana Komputer. Kurnia berasal dari Keluarga yang cukup berada, Ayah nya yang bernama Dwika Kuncoro bekerja di Perusahaan BUMN di bidang pertambangan dan energi sedangkan Ibu nya bernama Larasathi sebagai Ibu Rumah Tangga namun berbinis kecil-kecilan dengan menjual barang-barang kebutuhan rumah tangga lewat sistem arisan.
Shania memasuki babak kehidupannya yang baru, sebagai arsitek muda berbakat, sementara Kurnia masih mencari pekerjaan, kedua nya sepakat menikah setelah sama-sama bekerja, Usia Shakurra saat itu 5 tahun, masih sekolah di TK. B.
Baik Shania atau pun Kurnia jarang sekali menemui Shakurra, kedua nya di sibuk kan dengan aktivitas masing-masing, mereka biasa nya bertemu di saat hari Lebaran, Arisan Keluarga Mintho Hardjo dan setiap hari ulang tahun Shakurra, karena setiap tahun pasti ada acara perayaan ulang tahun Shakurra.
Kurnia akhir nya mendapatkan pekerjaan di salah satu Bank Swasta yang cukup besar di Indonesia, selang beberapa bulan akhir nya Shania dan Kurnia menikah. Pesta nya pun sangat mewah.
Setelah menikah Shania dan Kurnia tinggal di rumah yang mereka beli di kawasan Pejaten Jakarta, rumah yang cukup besar dan asri, kedua nya sama-sama sibuk bekerja, hingga mereka menunda untuk memiliki momongan, tepat nya di pernikahan tahun ke kedua Shania hamil di usia 24 tahun, saat itu usia Shakurra sudah 8 tahun.
Sebenar nya Shakurra sudah sering mendengar desas-desus kalo Shania dan Kurnia adalah kedua orang tua nya. Namun hal tersebut sering di bantah Ayah, bahkan Ibu tidak pernah menjawab saat Shakurra bertanya.
9 bulan kemudian Shania melahirkan Anak Perempuan yang cantik sangat mirip dengan Shakurra. Jasmine Dwina Arganatha, namun setelah usia nya beberapa bulan baru di ketahui kalo Jasmine ternyata bisu dan tuli, betapa hancur nya perasaan Shania, terlebih Kurnia. Kedua nya begitu terpukul menerima kenyataan tersebut. Apalagi hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Jasmine akan tetap bisu dan tuli permanent.
Saat kelahiran tiba, lahirlah seorang bayi tampan dan di beri nama, Radithio Tri Putra Arganatha, begitu bahagia nya Shania dan Kurnia karena memiliki Anak laki-laki yang bisa meneruskan keturunannya. namun sekali lagi mereka di berikan cobaan ternyata Radit buta, betapa hancur lebur perasaan kedua nya mengetahui kenyataan itu.
* Apakah ini hukuman dari yang maha kuasa untuk kita yang sudah berbuat dosa, Kurnia berbicara sambil menangis sesegukan
** Shania masih tertunduk, sambil menangis meronta-ronta, tidak menjawab sepatah kata pun.
* Aku akan mengambil Shakurra dan membawa nya tinggal bersama kita, bukan kah kamu yang sudah memaksa agar Shakurra di adopsi Kak Permata. Kamu memang Ibu yang egois.
** Cukup Mas... Cukup
* Aku akan menebus semua kesalahan Ku, Aku akan meminta maaf kepada Shakurra atas semua kebohongan selama ini, atas perbuatan kita yang tidak pantas untuk di tiru.
Braaakkk... Kurnia membanting pintu, lalu keluar menuju ruang kerja nya, di sini lah tempat Ku yang ternyaman tanpa tekanan ucap Kurnia dalam isak tangis dan penyelasan.
Sementara Shania masih menangis sesegukan mulai mengingat semua masa lalu, mulai merasa kalau diri nya bersalah.