
Persiapan pernikahan Shakurra dan Kiano sudah mencapai 100 %. Tinggal menunggu hari saja.
Ayah, Ibu dan Kikho sudah berada di Indonesia, mereka semua berkumpul di kediaman Kakek Mintho Hardjo.
Rumah hanya di tempati Kiano dan Kinan saja. Resepsi akan di laksanakan salah satu hotel terkenal di Jakarta.
Tampak semua keluarga besar berkumpul, hanya Shania yang tidak terlihat diantara keluarga besar Mintho Hardjo.
Kurnia, Jasmine dan Radith ada di antara keluarga tersebut. Shania memang sangat keras kepala, bahkan iya tak pernah merasa bersalah dengan semua prilaku nya di masa lalu.
Hampir setiap hari Shania dan Kurnia perang mulut, bertengkar karena membahas pernikahan Shakurra dan Kiano.
Lagi-lagi Kurnia hanya mengalah, iya malas meladeni istri nya yang sangat keras kepala.
Yang terpenting saat ini Putri biologis nya hidup bahagia bersama pilihannya.
.
.
.
Malam ini acara memohon doa restu kepada keluarga besar yang akan di lakukan Shakurra dan Kiano.
Besok setelah shalat Jumat merupakan acara ijab kabul dan acara resepsi di laksanakan hari Minggu pagi sampai dengan selesai.
Setelah memohon doa restu kepada kedua orang tua, kakek dan nenek serta keluarga besar Mintho Hardjo.
Kiano mengatakan bahwa setelah selesai acara resepsi Kiano akan membawa Shakurra ke rumah mereka yang baru.
Semua tampak terkejut dan bangga dengan semua persiapan yang telah Kiano lakukan.
Kakek bahkan langsung memeluk erat tubuh cucu nya, iya tidak menyangka cucunya bisa menyiapkan semua nya.
Kiano juga meminta kepada Ayah dan Ibu untuk tidak membiayai lagi kuliah Shakurra semua akan di tanggung Kiano sebagai suami Shakurra.
" Luar biasa cucu kakek, Kinan seorang dokter yang sukses, Kiano yang pendiam ternyata memiliki karier yang bagus di perusahaannya, sebentar lagi Shakurra akan menjadi guru, semoga semua cucu-cucu kakek menjadi orang yang sukses di bidang masing-masing!
💮💮💮
Tiba-tiba Nenek bicara, " Ngomong-ngomong Mas Kinan udah ada calon nya belum nih?
Mas Kinan menggaruk kepala nya yang sebenarnya tidak gatal.
" Hmmm, lagi on process Nek, ucap mas Kinan sambil cengar cengir
" Ealaaa, kamu pikir masakan ya mas! ucap Ibu
" Udah habis pernikahan ini kalo mas Kinan belum ada calon istri juga nanti kita jodohkan dengan cucu nya temen kakek, kebetulan cucu nya baru saja datang dari Paris, ucap kakek dengan semangat.
" Waduuuh, cewek bule dong kek, becek gak ada ojek, ucap Shakurra sambil mengedipkan kan mata nya ke arah mas Kinan.
Dengan spontan Mas Kinan melempar bantal kursi yang di pegang nya, lalu mencubit pipi Shakurra dengan gemas. Kiano hanya bisa tersenyum melihat kelakuan kedua nya.
" Biarpun kamu nanti udah menikah dengan Kiano, kamu tetap adikku yang tengil, ucap mas Kinan dengan gemas.
Semua tertawa melihat kelakuan Kinan dan Shakurra.
Mereka pun makan malam bersama, kemudian melanjutkan obrolan santai bersama.
Karena sudah malam Kiano dan Mas Kinan pulang kerumah Ayah dan Ibu. Besok pagi mereka baru datang lagi ke rumah kakek.
Semoga kebahagiaan keluarga besar Mintho Hardjo ini untuk seterusnya dan untuk selamanya.
💮💮💮💮
Kabar menggembirakan lain nya Papa Berlian dan istri akan pindah ke Indonesia dan akan menetap selamanya di Indonesia.
Papa Berlian adalah anak nomor dua setelah Ibu Permata, sejak kecil kami sudah memanggil Papa dan Mama, yang seharus nya di panggil Pakde dan Bukde.
Kakek dan Nenek berkata " Semoga kami diberi usia yang panjang dan barokah agar bisa menemani anak-anak dan cucu lebih lama.