
Tiga bulan kemudian
Minggu depan Kiano di wisuda, Ayah, Ibu dan Kikho berencana akan pulang ke Indonesia.
Saat ini Shakurra sedang ujian akhir sekolah, tak lama lagi iya lulus SMU.
Ayah dan Ibu meminta agar Shakurra ikut pindah keluar negeri dan kuliah disana. Namun Shakurra menolak nya iya ingin tetap di Indonesia.
Shakurra sudah memilih perguruan tinggi negeri di Jakarta, iya berharap akan lolos dalam ujian penerimaan mahasiswa baru.
Fakultas yang iya pilih adalah Fakultas Pendidikan Guru Tingkat Sekolah Dasar. Shakurra Ingin sekali menjadi guru di sekolah dasar.
Ayah dan Ibu akhir nya menyetujui keinginan Shakurra.
.
.
.
Satu Minggu kemudian tepat nya hari ini Kiano di Wisuda, Ayah, Ibu dan Kikho sudah berada di Indonesia.
Kiano makin terlihat tampan dan gagah, dengan taxedo hitam, sementara Shakurra tampil anggun dengan gaun setengah lutut berwarna navy.
Ibu dan Ayah memuji kecantikan putri nya, ternyata Shakurra sangat cantik jika menggunakan pakaian seperti itu. Karena selama ini Shakurra sering tampil tomboy mengikuti penampilan saudara laki-laki nya.
Prosesi acara wisuda sudah di mulai, Kiano menjadi lulusan terbaik dari Fakultas Ekonomi. Di tambah lagi saat ini Kiano sudah bekerja di perusahaan otomotif terbesar di Indonesia.
Ayah dan Ibu baru tahu, kalau Kiano sudah bekerja, pantas saja Kiano sudah tidak mau di kirimi uang lagi sejak dua bulan yang lalu.
Ayah dan Ibu sangat bangga dengan putra-putra nya.
Saat sedang berkumpul Ayah bertanya kepada Mas Kinan "apakah sudah memiliki calon istri? "
Mas Kinan menjawab " boro-boro punya calon istri, pacar aja ga punya"
Lalu Ayah pun bertanya pada Mas Kiano " kalo kamu Kiano bagaimana sudah ada pacar belum? "
Mas Kiano menjawab dengan santai " kalo aku ga punya pacar Yah, tapi calon istri sudah ada? "
Kami yang mendengar ucapan mas Kiano sontak kaget dan saling berpandangan. Saat itu aku terkejut karena takut mas Kiano akan mengatakan semua nya.
Aku menatap dalam mata mas Kiano memberi isyarat tolong jangan kata kan sekarang atau semua nya akan kacau.
" Wah seperti nya mas Kinan akan di salip Kiano nih, ucap Ayah menggoda
" Beneran lah, hal penting gak boleh buat main-main! ucap mas Kiano lagi
" Kalo Ayah dan Ibu boleh tau, siapakah gadis pujaan hati mu itu? mumpung Ayah dan Ibu sedang di Indonesia, mungkin kalian bisa tunangan dulu saja "
" Nanti Kiano kasih tau kalo sudah saat nya Ayah! "
" Waah main tebak-tebakan nih kita Ayah! " ucap Ibu.
" Kamu tau gak Shakurra siapa calon istri yang di maksud Mas Kiano? " tanya Ayah
Shakurra tampak gugup menjawab pertanyaan Ayah " Hmmm...gak tau Ayah "
" Semoga calon istri nya mas Kiano cantik dan baik seperti Kak Shakurra! " ucap Kikho
Semua jadi tertawa mendengar ucapan Kikho.
.
.
.
Seminggu telah berlalu
Ayah, Ibu dan Kikho sudah berangkat ke luar negeri.
Rumah jadi sepi kembali tinggal Kiano dan Shakurra yang menemapati, mba Atun setiap hari Minggu libur kerja karena tidak terlalu banyak lagi yang iya kerjakan.
Shakurra sudah mulai bisa memasak, iya melihat tutorial memasak di YouTube.
Tubuh Shakurra semakin hari semakin montok berisi, apalagi bagian dada nya. Karena Shakurra lebih teratur makan di rumah.
Setiap hari minggu dan hari libur Kiano dan Shakurra menghabiskan waktu untuk bergumul, mereka sudah seperti pasangan suami istri.
Mereka tidur dalam satu kamar, seperti hari ini mereka sedang bercinta di ruang televisi, saling berpagut mesra.
Seperti nya junior Kiano setiap Minggu meminta jatah. Kiano sangat pendiam tapi sangat romantis dan perhatian.
Shakurra tak bisa menolak setiap kali di ajak bercinta dengan Mas Kiano. Walau terkadang ada rasa khawatir, bagaimana kalau sampai hamil.
Karena sudah terbiasa bercinta, terkadang Shakurra lah yang memulai duluan, sering kali Shakurra meminta jatah pada malam hari.
Karena setelah bercinta rasa nya rilexs sekali, semua beban dan masalah seketika hilang karena kenikmatan dan romantisme.