
Shania saat ini sedang menikmati kebahagian bersama suami baru nya Charlie, iya bahkan tidak merespons pesan yang di kirim Kurnia yang mengabarkan bahwa Shakurra sudah melahirkan.
Bagi Shania kebahagiaan iya dan Charlie yang paling utama saat ini, Shania juga sedang di sibukkan dengan pembukaan cafe dan resto, usaha ini pun di peruntukkan jika Shania sudah tidak bekerja lagi.
Tak jauh dari cafe dan resto Shania akan membuka wahana bermain anak-anak dan sebuah toko yang menjual berbagai perlengkapan sekolah serta pakaian anak-anak hingga dewasa.
Semua sudah terkonsep dengan sangat rapi, Shania sebagai owner telah menempatkan beberpa karyawan yang ahli sesuai dengan keahliaan nya.
*
Charlie saat ini lebih fokus menyelesaikan kuliah nya. Iya sudah jarang berkumpul dengan dua sahabatnya. Charlie kini kembali pada aktivitas sebelum nya kuliah dan sesekali mengecek dan mengontrol usaha yang baru saja di rintis oleh istri nya Shania.
Jasmine dan Radith sudah mengetahui kalau mami nya sudah menikah lagi, mereka sudah bertemu dengan Charlie, mereka sudah ngobrol dan bicara banyak, Jasmine dan Radith tak banyak bertanya kepada mami nya, bagi mereka kebahagiaan mami nya jauh lebih berharga.
Lagi pula sikap Charlie tak menunjukkan hal- hal yang kurang baik, Charlie berbicara apa adanya, iya juga mengajak Jasmine dan Radith berkunjung ke tempat usaha mami nya.
Jasmine dan Radith juga mengajak mami dan Charlie mengunjungi Shakurra yang sudah melahirkan putra pertamanya. Namun Shania tidak menanggapi ajakan Jasmine dan Radith, iya mengalihkan pembicaraan lain.
**
Akhir nya Jasmine dan Radith tak lagi membahas tentang Shakurra atau yang berhubungan dengan keluarga besar Minto Hardjo.
Mereka hanya ngobrol santai lalu pulang setelah menikmati makan siang bersama. Ada rasa kehilangan di hati Jasmine karena biar bagaimana pun Shania adalah mami nya.
Sementara Radith tak memikirkan apa-apa selain kebahagiaan mami nya.
Jasmine dan Radith pun meminta agar papi Kurnia mau membuka hati untuk perempuan lain, setidaknya papi Kurnia mau menikah lagi agar masa-masa tua nya ada yang mendampingi.
***
Papi Kurnia tersenyum getir menanggapi permintaan Jasmine dan Radith, beliau hanya mengucapkan " iya " lalu menuju kamar, entahlah apa yang di rasa Kurnia saat ini.
Perpisahan dengan Shania mungkin membuat nya patah hati. Apalagi saat ini mendengar Shania sudah menikah rasa nya mungkin sakit menusuk-nusuk ke hati.
Sementara di tempat lain.
Shakurra sedang menyusui baby Kenzoe, Kiano memandangi wajah putra nya yang sangat lahap mengisap bagian terindah milik Shakurra.
" Sekarang Ayah bahkan tak boleh mengisap bagian itu lhoo! " ucap Kiano pada baby Kenzoe
" Tapi kan masih boleh menyentuh! " jawab Shakurra sambil mencebikan bibir nya.
" Iya sayang, " kecupan mendarat dengan cepat di bibir Shakura.
Kedua nya benar-benar menikmati moment bahagia setiap hari nya, saat malam Kiano menemani Shakurra yang menyusui baby Kenzoe, karena Shakurra sering tertidur saat sedang menyusui.
Kini Kiano sering mengantuk jika sedang bekerja, terutama di jam 8 -10 pagi saat pekerjaan sedang menumpuk, maklumlah hampir tiap malam Kiano begadang menemani Shakurra.
Rekan kerja nya pun sangat memaklumi nya, yang terpenting semangat kerja nya masih sangat baik, loyalitas kerja nya pun sangat tinggi.