ShaKurra

ShaKurra
Episode 3 ShakurrA



Mata Shania kelihatan bengkak karena terlalu lama menangis, Sementara Radith masih berada di Rumah Sakit untuk perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut.


Jasmine masih menginap di rumah Ayah dan Ibu, ada Mbak Minah yang mengasuh Jasmine, gadis kecil yang baru genap berusia 1 tahun, sedang aktif-aktif nya kesana kemari.


Kebetulan Ibu juga sedang banyak waktu luang di rumah sehingga bisa ikut menjaga Jasmine. Kebetulan Adik Ibu yang paling bungsu Om Wika sekarang membantu Ibu di konveksi sebagai kepala pengawas konveksi, jadi Ibu bisa banyak beristirahat di rumah, Ayah sedang pegi ke Belanda mengikuti pameran textile disana. setelah mengikuti pameran Ayah akan berkunjung ke rumah Mas Berlian, mungkin Ayah akan lama di Belanda karena Ayah Sangat merindukan Mas Berlian.


Ayah Shania belum mengetahui kalau cucu nya Radith ternyata buta, karena saat Shania melahirkan Ayah baru saja terbang ke Belanda.


Lain hal nya dengan Mas Berlian, beliau belum mempunyai Anak, karena Kak Vieka mengalami keguguran saat masa kehamilan 5 bulan, sejak itu Kak Vieka belum hamil lagi hingga saat ini.


Shan.... kita harus ke RS sekarang juga, Radith sudah bisa di bawa pulang, bagaimana dengan hasil pemeriksaan nya Kur, Aku tidak tau nanti kita tanya saja pada dokter.


Shania dan Kurnia pun pergi ke RS, sepaniang perjalanan hanya diam tanpa bicara, sampai di RS Shania langsung menuju Ruang Perawatan, Dr. Gunawan sudah menunggu, kemudian mulai menjelaskan ketika Kurnia sudah berada di ruangan.


Jadi kesimpulan nya, Anak saya masih bisa melihat jika ada pendonor mata yang cocok untuk Anak saya dok. Betul sekali Pak, kondisi Putra anda sehat dan bisa di bawa pulang, baik dok terima kasih.


Shania dan Kurnia pulang ke rumah, Karena Shania mendapat cuti 3 bulan, Shania bisa merawat, mengasuh serta memberi ASI.


Besok Pengasuh Radith akan datang, Aku sudah meminta Ibu untuk membawa nya dari kampung, kenapa tidak ambil dari Yayasan di Jakarta saja Kur, Ibu bilang Anak-anak kita terlahir buta, tuli dan bisu, jadi kita butuh orang dekat untuk menjaga anak-anak kita dirumah, kamu ga perlu khawatir Kak Tina orang nya baik, dia sudah pengalaman merawat anak cacat, kebetulan Kak Tina Perawan Tua yang tidak mau menikah karena trauma.


coba kalau kita waktu itu langsung menikah mungkin tidak akan terjadi seperti ini.


Sudah lah Kur, itu bagian dari masa lalu kita yang buruk, mari kita berjalan menuju masa depan kita yang lebih baik, Shania mencium tangan Kurnia lalu kedua saling berpelukkan.


Jadilah Kurnia Ku yang selalu sabar dan tegar, kita harus saling support, saling pengertian dan Saling memaafkan.


Sedikit gambaran Ibu Larasathi, orang tua dari Kurnia adalah sosok perempuan yang sangat temperamen, kalau di sinetron itu perannya antagonis, Ibu Mertua yang kejam, dan memiliki kepercayaan terhadap hal-hal mistis, jadi merinding deh.


Aku mencintai mu, ucap Shania, Aku juga sangat mencintai mu.


# Semoga cerita bisa terus lanjut ya


di tunggu like, koment dan vote nya.


terima kasih.