ShaKurra

ShaKurra
Episode 29



Setiap inci lekuk tubuh Shania di sentuh oleh bibir lembut Charlie.


Shania mulai menuntun sang juniour menelusup bagian khusus tubuh nya. memberi aba-aba agar Charlie menghentakkan kedua pinggul nya.


Meski Charlie belum berpengalaman namun kenikmatan menjalar di seluruh tubuh Shania, bagai melayang di udara.


Shania pun memposisikan tubuh nya diatas, meliuk-liuk kan tubuhnya, menghentak hingga Charle tak kuasa menahan peluru nya yang akan melesat menembus kenikmatan yang tiada tara.


Kini kedua nya telah melewati puncak kenikmatan, saling berpandangan dan berpelukan mesra.


" Luar biasa rasa nya sungguh nikmat sekali sayang, " ucap Charlie


" Apa kau tidak menyesal melakukan nya pertama kali dengan ku? "


" Tentu tidak sayang, aku menyukai mu "


" Bahkan aku masih ingin mengulangi nya lagi dan lagi, bolehkan sayang? "


" Boleh dong, tapi kamu harus janji kamu gak akan melakukan ini dengan siapapun selain aku? "


" Tentu iya dong sayang, " Charlie dengan gemas mengigit bibir Shania, kemudian melanjutkan aksi nya kembali.


Mega dan Luna pun pulang tanpa berpamitan dengan Shania. Karena saat akan berpamitan Mega dan Luna mendengar racauan dan desahan Shania dan Charlie.


" Lagi belah duren " ucap Mega sambil menutupi mulut nya dengan kedua tangannya.


Mega dan Luna pun pergi bersama Nugie dan Dana.


*


Sudah jam 7 malam Shania dan Charlie terbangun, mereka pun mandi bersama, Charlie merasakan perih pada sang juniour nya.


Shania pun membelai lembut sang juniour sambil berkata " nanti tidak akan perih lagi kalo sudah terbiasa!"


Usia mereka terpaut sangat jauh, Charlie seusia dengan Shakurra. Shania merasa kembali ke masa 20 tahun yang lalu.


Merasakan nikmat di peluk tubuh kekar, merasakan hentakan keras menggebu-gebu.


***


Shania akan mengajak Charlie nikah siri, demi keamanan hubungan nya. Malam ini iya akan mengutarakan nya dengan Charlie.


Mobil sport berwarna metalik akan iya hadiahkan untuk Charlie. Besok pagi mobil tersebut sudah ada di garasi.


Biar bagaimana pun Shania sangat menghargai kesucian Charlie.


****


Semalam saat Shania meliuk-liuk kan tubuh nya, iya mengutarakan niat nya untuk menikah siri dengan Charlie. Charlie pun menyetujui nya besok pagi pun iya siap menikahi Shania, dengan mahar sesuai kemampuan nya.


Pagi-pagi sekali mereka bangun, karena Shania tak ingin asisten rumah tangga nya tau semalam iya tidur bersama pria asing.


Shania dan Charlie hari ini akan menyiapkan berkas-berkas untuk pernikahan mereka.


Jam 10 pagi tepat nya sebuah mobil sport mewah berwarna metalik mendarat cantik di garasi rumah Shania.


Charlie tampak bingung saat Shania memberikan kunci mobil kepada Charlie. Charlie menolak pemberian Shania, karena iya memang tulus menyukai Shania dan mau menikah dengan Shania tanpa embel-embel hadiah.


Shania terus meyakinkan Charlie, hingga akhir nya Charlie mau menerima mobil tersebut dengan catatan bahwa ini bukan mobil miliknya seperti kata Shania.


Mereka pun pergi dengan mobil baru, guna mengurus pernikahan mereka. Kedua orang tua Charlie dan adik-adik nya pun akan ke Jakarta menyaksikan pernikahan Charlie dan Shania.


Shania hanya meminta mang Maman untuk merapikan taman, menambah 2 orang asisten rumah tangga di rumah nya, calon mertua dan saudara dari Charlie untuk sementara akan tinggal di rumah selama persiapan pernikahan mereka.