Princess Moon and Prince Vampires

Princess Moon and Prince Vampires
Meicha



“Mengapa kau di sini? Lalu mana ayahanda?” Tanya pangeran Lexus.


Tak ada sahutan.


“Apa kau bisu? Di mana raja kami?” Tanya panglima Zeno geram.


“Serahkan Meicha” Ucap Angelia.


“Masih berani bilang Meicha? Dimana baginda raja?“ Tanya ratu Alne.




“Nyawamu di tanganku Xenus!!” Ucap raja Vilox, menyerang raja Xenus.



Dengan kecepatan raja Vilox, raja Xenus pun sulit menghindar.



Siiitt..



Raja Xenus pun terhempas ke pepohonan. Lalu, ia mengeluarkan akar\-akar menjalar dari dalam tanah dan menyerang raja Vilox.


Dengan kecepatan raja Vilox pun berhasil menghindar dan raja Vilox memanggil tornado\-tornado yang siap tenerjang penghalang di jalannya.



‘Kekuatannya memang hebat. Tapi, aku harus mengulur waktu’ batin raja Xenus.



“Kau pikir kau mampu membunuhku?? Mimpi!! Hahaha,” Ucap raja Xenus, gemetar.



“Kau bahkan masih bisa banyak bicara?” Jawab raja Vilox.



Raja Vilox kini tak main\-main lagi, tornado\-tornado miliknya mulai turun ke bawah.


‘nyawaku kini di ujung maut. Aku tak bisa mengulur waktu lagi’ batin raja Xenus.



Melihat tornado\-tornado milik raja Vilox, raja Xenus pun mengeluarkan sebuah kantong bingkisan berwarna hitam.



Byur..



Serbuk hitam mengenai raja Vilox dan Tornado\-tornado milik raja Vilox menarik raja Xenus terbang di udara.



“Uhuk.. Uhuk,”



Raja Vilox pun batuk darah.



Boom



Raja Xenus pun jatuh dari atas langit, tubuhnya masih utuh. Namun, tubuhnya berlumuran darah.



“Ayahanda!!” Teriak pangeran Virga pun berteriak, berlari menuju raja Vilox.



“Uhuk.. Uhuk,”



Raja Vilox pun Batuk darah lagi.



“Apa yang terjadi ayahanda? Apa karna serbuk hitam tadi?” Tanya pangeran Virga.



“Kemungkinan iya, uhuk,” Jawab raja Vilox.



“Mari kita ke istana Argha. Ayahanda harus dapat penawarnya,” Ucap pangeran Virga.



“Hahaha, kau tak lama lagi pasti sepertiku. Uhuk.. Uhuk,” Ucap raja Xenus.



“Akan ku habisi kau sekarang juga!!” Teriak pangeran Virga.



“Jangan gegabah! Uhuk.. Uhuk,” Sahut raja Vilox.



“Bunuhlah aku!! Uhuk, dengan begitu kau tak akan bisa menyembuhkan ayahmu. Uhuk, hahaha,” Ejek raja Xenus.



‘Tunggu saja pembalasanku’ batin pangeran Virga.



Pangeran Virga pun memapah raja Vilox dan terbang kembali ke istana Argha.




~~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~~



“Lapor ratu Alne, pangeran Lexus dan panglima Zeno, baginda terluka parah dan masih dalam perjalanan kemari. Kami datang terlamat” Ucap pengawal itu, datang tiba\-tiba dan membungkuk.



“Apa? Jemput raja dan bawa ke tempat pengobatan” Jawab ratu Alne cemas dan menuju istana untuk menyiapkan pengobatan.



“Apa yang terjadi? Bagaimana bisa?” Tanya pangeran Lexus.



“Menurut observasi kami, ada vampir klan Argha di tempat raja terluka” Jawab pengawal itu.



“Kurang ajar!! Beraninya mereka!!” Teriak pangeran Lexus.



“Pergilah,” Perintah panglima Zeno.


pengawal itu pun pergi.



“Serahkan Meicha” Ucap Angelia.



“Tak akan ku serahkan!!” Jawab pangeran Lexus.



“Maaf pangeran, luka raja terlalu parah dan ratu Alne memerintahkan untuk menemuinya.” Ucap pengawal perempuan datang dan membungkuk.



“Pangeran? Ini kondisi genting pangeran. Kita bukan lawannya,” Sahut panglima Zeno.



“Baiklah,” Jawab pangeran Lexus.



Pangeran Lexus pun pergi ke dalam istana.



“Mari ikuti kami putri,” Ucap panglima Zeno, melangkah ke samping istana.



Angelia dan Echa mengikuti panglima Zeno.



“Buka!” Perintah panglima Zeno kepada penjaga penjara.



Penjaga itu pun mengangguk dan membuka pintu penjara yang tersegel.



Klak



Segel terbuka.



“Silahkan putri,” Ucap panglima Zeno, menyuruh masuk.



Angelia pun melirik Echa yang di samping kanannya, dan Echa mengangguk. Echa pun melangkah masuk dan ia melihat Meicha tertidur dengan rantai\-rantai segel di dalamnya.



“Meicha?” Ucap Echa, mendekati Meicha.



Tak ada sahutan.



Di sisi lain,



‘Bahkan putri ini sangat waspada’ batin panglima Zeno.



Angelia menjentikkan jarinya.



Ctik



Tiba\-tiba, rantai segel tubuh Meicha hilang. Echa pun memapah Meicha keluar penjara.


Angelia pun membantu memapah Meicha. Setelah keluar gerbang istana, ia terbang keluar hutan ilusi. Panglima Zeno pun mengantarnya.



~~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~~



Note : Maaf Jika Bahasa dan Penulisan Saya Kurang Rapi. Selamat Membaca☺. Jangan Lupa Like dan Vote. Serta, Dukung terus karya aku. Terimakasih.