Princess Moon and Prince Vampires

Princess Moon and Prince Vampires
Pencarian Meicha (3)



“Apa kau tau pangeran Lexus? Kau membuat masalah besar!!” Ucap raja Xenus dengan geram, menatap pangeran Lexus.


“Hahaha, tak perlu khawatir ayahanda. Bahkan, Meicha saja bisa ku lumpuhkan. Hahaha,” Jawab pangeran Lexus dengan santainya.


Raja Xinus dan ratu Alne hanya menggelengkan kepala.


‘Apa yang terjadi dengan Meicha?’ batin Echa.


“Serahkan Meicha” Ucap Angelia.


“Langkahi dulu mayatku!! Baru ku serahkan Meicha padamu. Hahaha,” Sahut pangeran Lexus.


Raja Xenus dan ratu Alne menatap pangeran Lexus dengan tajam.


“Serahkan Meicha” Ucap Angelia dengan tatapan dingin.


“Hahaha“ Tawa pangeran Lexus mengejek.


Angelia mulai menjentikkan jarinya.


Ctik


Cling


Cakram bintang muncul di hadapan Angelia. Dan menjentikkan jarinya lagi.


Ctik


Cling


Sambit bulan muncul di hadapan Angelia.


“Hahaha, cuma itu yang kau miliki??” Tanya pangeran Lexus mengejek.


Ctik


Boom


Boom


Deeerr


Sekali lagi, Angelia menjentikkan jarinya. Bumi pun berguncang dengan patahan-patahan yang cepat, kabut putih pun menyelimuti istana vampir Rizik. Kilat-kilat menyambar, bahkan Echa pun mendatangkan tornado-tornado di udara. alam pun berdendang.


Melihat itu semua, seluruh vampir mulai panik. Bahkan, pangeran Lexus merasa tertekan.


“Hahaha” Tawa pangeran Lexus dengan sedikit gemetar.


Cling


Cakram bintang dan sabit bulan mulai bercahaya, hingga cahaya itu menyilaukan mata para vampir. Bahkan sebagian pengawal vampir berteriak dengan keras menahan sakitnya mata mereka.


Raja Xenus pun gemetar, ‘jelas kekuatan ini hampir mendekati level tengah’ batinnya.


Wuss..


Sreeett..


Sabit bulan dan cakram bintang terbang menggores lengan kanan dan kiri pangeran Lexus.


“Uhuk.. Uhuk,” Pangeran Lexus memuntahkan darah.


“Pangeran Lexus?!” Teriak ratu Alne khawatir melihat putranya.


Tak ada sahutan.


“Uhuk.. Uhuk.. Uhuk,”


Kembali lagi, batuk pangeran Lexus semakin banyak darah yang di keluarkan.


Ratu Alne menjentikkan tangannya.


Ctik


Cling


Mata bintang muncul, memberikan informasi mengenai luka dan obat penawarnya.


“Kurang ajar!! Kalian berani meracuni putraku?? Meskipun aku salah satu putri istana bulan. Mulai saat ini, aku umumkan perang dengan istana bulan!!” Teriak ratu Alne, menangis dan memeluk putranya.


“Kau berani meracuni pangeran klan vampir Rizik?!! Aku akan membunuhmu!! Meskipun nyawaku taruhannya. Bawa pangeran dan ratu ke istana. Cepat!!” Teriak raja Xenus.


Pengawal dan ratu Alne terbang menuju istana untuk mengobati pangeran Lexus, yang berjarak lima belas meter dari tempat Angelia.


Panglima Zeno ikut terbang agar dapat memulihkan kemampuannya dan bisa ikut bertarung.


“Akan ku hadapi kau sendiri para putri istana bulan.” Ucap raja Xenus.


Wuss, wuss, wuss, wuss, wuss,


Tornado Echa menghadang raja Xenus.


Namun, raja Xinus berhasil kabur dengan akar tanaman yang menjulur ke pohon-pohon dari tubuh raja Xinus.


“Temukan Meicha, jika perlu hancurkan yang ada di depanmu.” Ucap Angelia, menoleh Echa.


Echa pun mengangguk.


Sedangkan, raja Xenus dan para prajuritnya pun melotot.


‘Untunglah salah satu dari mereka masuk sendiri. Ku harap, ratu Alne dapat mengobati pangeran dan panglima’ batin raja Xenus.


Echa pun terbang memasuki istana.


Raja Xinus memerintahkan para pengawalnya untuk menyerang dengan melambaikan tangannya.


Segerombol pengawal pun mulai menyerang. Namun, Angelia menjentikkan jarinya.


Ctik


Cling


Wuss..


Jleb..


Cakram bintang terbang mengganda menyerang segerombol pengawal itu dan mati seketika.




Note : Maaf Jika Bahasa dan Penulisan Saya Kurang Rapi. Selamat Membaca☺. Jangan Lupa Like dan Vote. Serta, Dukung terus karya aku. Terimakasih.