
Klan Rizik, istana yang megah terletak di tengah hutan dan di pimpin oleh raja Xinus Rizik. Ia memiliki tubuh yang gagah, kulitnya putih dan sifatnya yang sombong. Ia memiliki kemampuan ahli obat dan tanaman.
Ratu Alne Rizik adalah seorang putri bulan, memiliki paras yang cantik, kulitnya putih dan sifatnya baik. Ia memiliki kemampuan bintang. Ungu adalah warna identitasnya. Raja Xinus menculik putri Alne dan menjadikannya ratu.
Setelah menikah, mereka di karuniai seorang putra, yaitu pangeran Lexus Rizik. Ia memiliki tubuh yang gagah, kulitnya putih dan sifatnya yang sombong. Ia memiliki kemampuan kecepatan, ahli obat dan bintang.
Zeno Rizik, panglima perang klan Rizik. Ia memiliki tubuh yang kekar dan sifatnya yang angkuh. Ia memiliki kekuatan pertahanan dan ahli obat.
Klan Rizik adalah klan yang minum darah hewan dan manusia. Mereka sangat haus darah.
Angelia berhenti melangkah ketika melihat sebuah batu pembatas klan vampir Rizik dan klan vampir Argha. Echa pun berhenti di samping Angelia. Lalu, Angelia pun menjentikkan jarinya.
Ctik
Cling
Seberkas cahaya putih pun keluar. Terbukalah segel pembatas klan vampir Rizik.
Boom
Boom
Dieerr.. ..
Langkah kaki Angelia membuat seluruh penghuni hutan timur laut merasa tertekan. Getaran\-getaran tanah serasa saling mematahkan, kilat\-kilat menyambar, awan hitam menutupi lautan langit. Keheningan malam berubah menjadi medan pertempuran.
Tak kalah dari Angelia, langkah Echa membuat angin terbentuk menjadi tornado yang siap menerjang apapun di depannya. Menari\-nari layaknya musik DJ di club malam. Pepohonan mulai ikut menari hingga terbang tinggi dan terhempas ke segala arah.
Hutan ilusi klan vampir Rizik pun porak\-poranda. Seluruh klan vampir Rizik mulai panik. Pengawal klan vampir Rizik terbang mencari sumber masalah yang mampu menggetarkan seluruh hutan.
~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~~~
"Ada apa ini baginda?" Tanya ratu Alne, duduk di samping raja Xenus.
"Mungkinkah??" Ucap raja Xenus.
Belum sempat Raja Xenus menjawab, datanglah seorang pengawal membawa utusan.
"Siapa yang berani memasuki wilayahku?" Teriak raja Xenus.
"Maaf yang mulia, informasi berhenti karena porak porandanya hutan perbatasan membuat kami sulit mencarinya," Jawab pengawal itu.
"Kirim pasukan lebih banyak lagi!! dan selidiki apa yang terjadi!!" Perintah raja Xenus.
"Baik yang mulia, hamba undur diri," Jawab pengawal itu, memberi salam dan melangkah pergi dari ruangan aula.
"Mohon izinkan hamba untuk mencari orang itu yang mulia?" Minta panglima Zeno.
"Pergilah" Jawab raja Xenus.
Getaran\-getaran semakin terasa seakan alam semesta akan hancur.
"Apakah yang memasuki wilayahku yang membuat wilayahku bergetar??" Ucap raja Xenus.
"Apakah itu mungkin baginda??" Sahut ratu Alne.
"Menurut ayahanda raja Nihi, seratus tahun yang lalu seluruh klan menciptakan senjata mematikan untuk perdamaian alam semesta. Namun, sampai saat ini tak ada yang tau kebenarannya," Ucap raja Xenus.
"Jika senjata itu di tangan kita, kita akan semakin kuat baginda," Sahut ratu Alne.
"Senjata itu tak ada kabar sampai saat ini. Bahkan, pangeran Vanaya masih membantu kita membuat kerusuhan dengan klan vampir Argha. hahaha," Ucap raja Xenus.
"Siapakah pangeran Vanaya baginda?" Tanya ratu Alne.
Tak ada sahutan.
~~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~~
Note : Maaf Jika Bahasa dan Penulisan Saya Kurang Rapi. Selamat Membaca☺. Jangan Lupa Like dan Vote. Serta, Dukung terus karya aku. Terimakasih.