Princess Moon and Prince Vampires

Princess Moon and Prince Vampires
Pengobatan Raja Xenus (2)



‘Akhirnya aku menemukan hewan-hewan berusia seratus tahun’ batin pangeran Lexus.


Pangeran Lexus mengambil satu kantong bungkusan berwarna hitam. Lalu, menaburkan dengan lari yang tak kasat mata.


Bruk


Bruk


Bruk


Tiga rusa terjatuh karena terkena serbuk obat bius milik pangeran Lexus. Sedangkan, segerombolan rusa yang lain melarikan diri.


“Kurang ajar!! Mereka memang hebat!!” ucap pangeran Lexus kesal.


Tak ada sahutan.


“Bawa rusa-rusa itu!!” Perintah pangeran Lexus.


“Baik pangeran,” Jawab pengawal vampir.




Di sisi lain,



“Diamlah!!” Ucap salah satu pengawal, bersembunyi di semak\-semak.



“Aku lapar,” Rengek salah satu vampir lagi, jongkok di samping salah satu pengawal.



“Makan yang kau pikirkan!!” Ucap satu vampir lainnya, jongkok di dekat pengawal vampir reseh.



“Diamlah kalian!!” Ucap salah satu pengawal vampir.



“Baiklah,” Ucap salah satu vampir yang merengek tadi.



“Lihat itu, hewan\-hewan itu datang.” Ucap salah satu vampir lainnya.



“Bagus sekali, aku sangat lapar.” Ucap salah satu pengawal vampir yang merengek kembali.



“Diamlah!!” Tegas salah satu vampir.



Kletek...



Suara kayu patah. Salah satu pengawal vampir menginjak ranting pohon di dalam semak\-semak.



“Diamlah!!” Teriak salah satu vampir.



Suara teriakan salah pengawal vampir membuat segerombolan hewan\-hewan yang datang pergi.



Salah satu Pengawal berdiri dan di ikuti dua pengawal lainnya.



“Kalian ini!!! Lihatlah ulah kalian. Buruan kita lari!!” Maki\-maki salah satu pengawal vampir.



“Bukankah kamu!!! Yang membuat mereka lari!!” Sahut pengawal vampir reseh.



“Kau!!!!!!” Tegas salah satu vampir, merasa dirinya benar.



Salah satu vampir memegang muka pengawal vampir reseh.



“Apa??? Teriakkanmu bagaikan suara kilat yang menyambar perutku!!!! Krues krues!!” Teriak pengawal vampir reseh.



“Apa maksudmu?!!” Tanya salah satu vampir, menunjukkan taringnya.



“Stop!!! Kalian ini diam\-diam cinta ya?” Ucap pengawal vampir lainnya.



Salah satu pengawal vampir dan pengawal vampir reseh saling bertatapan dan membuang muka.




Di sisi lain istana vampir klan Rizik,



“Beraninya mereka!!!” Teriak ratu Alne, menghancurkan barang\-barang dalam kamarnya.



“Maaf yang mulia ratu, ...” Ucap salah satu pengawal wanita vampir.



“Diam!!!” Teriak ratu Alne.



“Tapi, yang mulia raja, ratu?” Ucap pengawal wanita vampir itu.



“Baginda?? Apa yang terjadi dengan baginda??” Tanya ratu Alne, menghentikan perbuatannya memecah barang.



“Yang mulia raja saat ini semakin kritis yang mulia ratu,” Jawab pengawal wanita vampir itu.



“Apa???” Teriak ratu Alne, berlari keluar menuju ruang pengobatan.



~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~



Di sisi lain pangeran Lexus,



“Ayo kita mencari tiga sempruuulll itu?” Ucap pangeran Lexus.



“Maaf pangeran, semprul siapa pangeran?” Tanya salah satu pengawal vampir.



Tak ada sahutan.



Pangeran pun melangkah mencari pengawal vampir klannya, di ikuti pengawal di sampingnya dengan membawa hewan buruannya.



~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~~



Di sisi lain hutan pengasingan,



“Lapar sekali, hutan ini hanya di huni hewan yang tak mengizinkan aku untuk minum darahnya.” Oceh pengawal vampir reseh, duduk di batang pohon yang tumbang.



“Kau ini! Pantas saja perutmu seperti gentong air,” Ejek salah satu vampir, duduk di sebelah pengawal vampir reseh.



“Ini adalah sumber energiku. Kau tau!” Sahut pengawal vampir reseh, menunjuk perutnya yang buncit.



“Hahaha, hahaha,” Tawa salah satu vampir melihat tingkah laku pengawal vampir reseh.



Kruyuk



Suara perut pengawal vampir reseh.



“Bahkan cacingmu mulai minta makan?!! Hahaha,” Ejek salah satu vampir, tertawa berbahak\-bahak.



“Sudahlah, Kalian ini!!” Sahut pengawal vampir yang lain, duduk di samping kanan pengawal vampir reseh.



~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~~~



Note : Maaf Jika Bahasa dan Penulisan Saya Kurang Rapi. Selamat Membaca☺. Jangan Lupa Like dan Vote. Serta, Dukung terus karya aku. Terimakasih.