Princess Moon and Prince Vampires

Princess Moon and Prince Vampires
Penyembuhan



“Ada apa tabib?” Ucap ratu Alne, menengok ke tabib.


“Apakah darah segar seratus tahun sudah ada??” Tanya Tabib.


“Kau!! Berani sekali kau bertanya secara langsung kepadaku!!” Teriak ratu Alne.


“Maaf yang mulia ratu, kondisi tubuh yang mulia raja semakin melemah,” Ucap tabib itu.


“Maaf yang mulia ratu, biarkan aku yang akan mengurus darah itu. Sepertinya pangeran sudah mendapatkannya.” Sahut panglima Zeno.


“Baiklah,” Ucap ratu Alne, mulai memeriksa pangeran Lexus.


Panglima Zeno pun keluar ruang pengobatan untuk mengurus darah segar, untuk pengobatan raja Xenus.


Ctik


Ratu Alne menjentikkan jarinya.


Cling


Mata bintang milik ratu Alne terbang keluar memberikan informasi mengenai luka pangeran Lexus.


“Pengawal???” Teriak ratu Alne.


Pengawal pun masuk ke dalam ruang pengobatan.


“Ya yang mulia ratu,” Ucap pengawal vampir.


“Carilah bunga pelangi di hutan pengasingan,” Ucap ratu Alne.


“Baik yang mulia ratu,” Jawab pengawal vampir.


“Maaf yang mulia ratu,” Sahut panglima Zeno, masuk dan membawa darah segar seratus tahun di dalam kendi.


“Ada apa panglima Zeno?” Tanya ratu Alne.


“Apakah yang mulia ratu mengatakan bunga pelangi?” Tanya panglima Zeno.


“Ya, kau tau bunga itu?” Tanya ratu Alne.


“Apa bunga itu seperti ini??” Ucap panglima Zeno.


Lalu, panglima Zeno menaruh kendi berisi darah segar ke meja dekat raja Xenus. Dan mengambil sesuatu di saku jasnya. Kemudian, panglima Zeno mengeluarkan sesuatu.


“Ini yang mulia ratu?” Tanya panglima Zeno.


“Bagaimana kau bisa mendapatkannya?” Tanya ratu Alne, mendekat dan mengambil bunga pelangi dalam genggaman panglima Zeno.


“Hamba menemukannya saat mengurus hewan-hewan yang di bius. bunga itu tergeletak bersama hewan-hewan itu” Ucap panglima Zeno.


“Ternyata hatimu sangat sulit di tebak putri bulan, hahaha,” Ucap ratu Alne, dengan tawa yang menggema.


Ctik


Ratu Alne menjentikkan jarinya. Lalu, bunga pelangi di genggaman ratu Alne berubah menjadi serbuk dan masuk ke dalam luka pangeran Lexus.


Cling


Luka pangeran Lexus tak berbekas dan sembuh.


Pangeran Lexus pun bangun, setelah merasa lukanya tak sakit lagi.


Ctik


Pangeran Lexus menjentikkan jarinya.


Cling


Mata bintang milik pangeran Lexus terbang keluar dan perlahan hilang.


“Hahaha, hahaha, akhirnya kekuatanku kembali,” Teriak pangeran Lexus.


“Syukurlah pangeran,” Ucap ratu Alne, duduk di pinggir tempat tidur pangeran Lexus.


“Maaf yang mulia ratu,” Ucap seorang tabib istana.


“Ada apa tabib?” Tanya ratu Alne.


“Hamba akan mengobati yang mulia raja. Namun, kalian harus mentransfer kekuatan kalian ke yang mulia raja,” Ucap tabib itu.


“Baiklah,” Ucap ratu Alne, berdiri mendekat raja Xenus yang terbaring dengan tubuhnya yang terbalut kain seperti mumi.


“Hamba akan melakukannya yang mulia ratu,” Ucap panglima Zeno.


“Baiklah,” Jawab ratu Alne.


Tabib istana pun mulai meminumkan darah segar tadi yang di dalam kendi, hingga darah itu habis.


Lalu, panglima Zeno mulai mentransfer kekuatan ke raja Xenus.


Sinar kekuatan panglima Zeno pun keluar dan masuk ke tubuh raja Xenus.


“Uhuk.. Uhuk,” Raja Xenus pun terbatuk dan memuntahkan darah.


Tabib istana pun mulai membasuh darah yang keluar dari mulutnya. Lalu, tabib mengoleskan obat dari dedaunan ke kaki dan tangan serta dada raja Xenus. Lalu, raja Xenus pun tertidur. Setelah beberapa saat, raja Xenus sudah sembuh sepenuhnya.




Note : Maaf Jika Bahasa dan Penulisan Saya Kurang Rapi. Selamat Membaca☺. Jangan Lupa Like dan Vote. Serta, Dukung terus karya aku. Terimakasih.