
Angelia pun menjentikkan jarinya.
Ctik
Cling
Sabit bulan muncul. Angelia mulai akan menggunakan sabit bulan untuk membunuh raja Xinus. Namun,
“Hentikan!!” Ucap seseorang, terbang di belakang Angelia.
Angelia pun menghentikan serangannya. Ia merasa familiar dengan suaranya.
“Raja Xinus tak boleh mati di tanganmu,” Ucap seseorang, turun dan melangkah, berhenti di samping kanan Angelia.
“Lalu?” Ucap Angelia.
“Aku yang harus membunuhnya,” Jawab seseorang terbang di belakang Angelia.
Raja Xinus pun terkejut melihat siapa orang itu.
“Pangeran Argha datang, dan sekarang raja Argha pun datang?? Hahaha,” Ucap raja Xinus dengan santainya.
Tak ada sahutan.
“Apakah istana bulan bekerjasama dengan klan Argha? Hahaha,” Ucap raja Xinus.
Tak ada sahutan.
“Pergilah cantik. Aku akan mengurus raja Xinus yang sombong ini,” Ucap raja Vilox, melangkah di samping kanan pangeran Virga.
‘Beraninya ayahanda berkata cantik untuk si cantik’ batin pangeran Virga.
“Serahkan padaku putri cantik. Ini balas budiku atas bantuanmu.” Sahut pangeran Virga.
“Apa maksudmu pangeran?” Tanya raja Vilox.
“Dialah yang mengobatiku kemarin dari serangan pangeran Lexus dan pengawalnya” Jawab pangeran Virga.
“Baiklah,” Jawab Angelia, terbang ke istana vampir klan Rizik.
‘Kurang ajar! Sekarang aku di kepung dalam wilayahku?’ batin raja Xenus kesal.
“Kita tuntaskan permasalahan yang telah terjadi selama ini Raja Xenus.” Ucap raja Vilox.
“Hahaha, kau bernyali?” Jawab raja Xenus.
Di sisi lain di depan gerbang istana vampir klan Rizik yang megah, Echa turun dan di hadang dengan segerombol pengawal vampir klan Rizik.
“Pergilah,” Ucap salah satu pengawal itu.
“Jangan menghalangi jalanku.” Jawab Echa.
Para pengawal vampir mulai menunjukkan taringnya dan mulai menyerang. Kali ini, Echa harus berhadapan sendiri dengan kemampuannya. Echa mulai menjentikkan jarinya.
Ctik
Cling
Wuss..
Cakram bintang terbang mengganda menyerang segerombol pengawal klan vampir Rizik.
Jleb..
Segerombol vampir klan Rizik mati seketika.
“Kau bahkan kini sendiri?? Hahaha,” Ucap panglima Zeno, datang dari dalam istana.
Tak ada sahutan.
“Sekarang aku sudah pulih. Aku ingin tau, seberapa kuatnya kamu!! Hahaha,” Ucap panglima Zeno.
Echa pun menjentikkan jarinya.
Ctik
Cling
Wuss..
Tornado\-tornado di langit mulai akan menyapu halaman istana vampir klan Rizik.
‘Jadi, dialah yang mendatangkan tornado tadi? Tamatlah riwayatku kali ini’ batin panglima Zeno.
Di sisi lain, Angelia melihat tornado\-tornado Echa, semakin cepat dia terbang.
~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~~~
Wuss..
‘Ternyata pangeran Lexus telah sembuh? Untung ada cincin bulan’ batin Echa.
Tak lama, ratu Alne pun datang dan berdiri di samping pangeran.
“Sekarang tiba giliranmu putri Bulan!! Hahaha,” Ucap pangeran Lexus.
“Tiga lawan satu, itu adalah balasan kami vampir klan Rizik!” Ucap ratu Alne.
Ratu Alne pun menjentikkan jarinya.
Ctik
Cling
Cakram bintang ratu Alne muncul.
Pangeran Lexus juga menjentikkan jarinya.
Ctik
Cling
Cakram bintang milik pangeran Lexus juga muncul. Panglima Zeno pun mengeluarkan bingkisan hitam yang kecil.
“Bagaimana putri istana bulan? Apakah kau takut? Hahaha,” Ejek pangeran Lexus.
Tak ada sahutan.
“Aku punya tawaran yang menarik. Apa kau mau?” Tanya pangeran Lexus.
“Apa maksudmu?” Jawab Echa.
“Pergilah. Maka akan ku ampuni kesalahanmu yang datang kemari. Hahaha,” ucap Pangeran Lexus.
Echa pun geram dan menjentikkan jarinya.
Ctik
Cling
Cakram bintang milik Echa pun muncul.
‘Mengapa dia memiliki cakram bintang’ batin ratu Alne. Pangeran Lexus pun kaget, bahkan panglima pun juga melotot melihat cakram bintang milik Echa.
Echa pun menjentikkan jarinya lagi.
Ctik
Cling
Sabit bulan pun muncul membuat ratu Alne dan pangeran Lexus gemetar.
‘Apakah mereka berdua memiliki kemampuan yang sama? Ternyata kami salah’ batin ratu Alne menggelengkan kepalanya.
‘Jika seperti ini, maka tamatlah kami. Mereka berdua bukanlah lawan yang enteng. Bahkan untuk mengalahkannya, kini hanya angan saja’ batin pangeran Lexus.
‘Gawat, bahkan dia juga memiliki sabit maut itu. Aku salah perkiraan, terlalu menganggap enteng musuh’ batin panglima Zeno.
“Apa kau baik\-baik saja?“ Ucap Angelia, turun di samping Echa.
‘Mengapa dia di sini? Apa yang terjadi dengan baginda?’ batin ratu Alne.
~~~~~~~~~~~~ ¤¤¤¤ ~~~~~~~~~~~
Note : Maaf Jika Bahasa dan Penulisan Saya Kurang Rapi. Selamat Membaca☺. Jangan Lupa Like dan Vote. Serta, Dukung terus karya aku. Terimakasih.