PLAYBOY

PLAYBOY
Playboy



"tuan muda, ini saya bawakan pakaian untuk nona sesuai dengan permintaan tuan muda" ucap kepala pelayan nan


"bawah saja kekamar" ucap jack sambil memakan makanannya


berbeda dengan jack yang santai,xiao merasa tidak enak hati


Dan xiao juga perlahan menggingat kejadian tadi malam dimana dia muntah di mobil mahal dan bahkan pada jack maka dari itu ia lebih memilih menghindar


"emm tidak usa tuan saya sudah banyak merepotkan, emm saya permisi dulu" sambil berdiri dari kursi makan ucap xiao sopan kepada jack karena mengingat di tempat itu penuh dengan pelayan yang melayani mereka.


xiao tidak lagi menanyakan perihal pakaiannya lagi karena bibi sudah memberitahunya kalau bibi yang menggantikan banjunya xiao yang penuh dengan muntahan


acara makan jack terhenti.


semua mata tertuju pada jack


jack berdiri dari kursinya dan menatap xiao


kepala pelayan nan menyadari bahwa tuan mudanya sedang dalam suasana hati yang kurang baik,dilihat dari tatapannya kepada xiao


begitupun xiao juga menyadarinya


"tuan muda ada yang bisa saya bantu?" tanya nan meskipun tidak mendapatkan respon apa" dari jack


xiao yang menyadari suasana yang canggung itu pun segera memecah keheningan


"tuan saya permisi dulu, maaf sudah merepotkan tuan" sambil menundukan kepala kepada jack


jack tidak memperdulikan xiao


"nan" ucap jack


"ia tuan" jawab nan


"aku tidak mengijinkan siapapun untuk keluar dari kediaman wu!" sambil memandang xiao dan pergi begitu saja meninggalkan ruang makan


xiao tampak bingung dengan apa yang jack katakan tadi, xiao memandang kepala pelayan nan bingung


"maafkan saya nona" ucap nan sambil membungkuk seraya mengerti maksud dari tatapan xiao padanya


ini maksudnya apa?, apa artinya gw ngak bisa keluar dari sini? tanya xiao pada dirinya, meskipun pertanyaannya itu didengar oleh pelayan" yang ada diruangan itu tapi tidak ada satupun yang berani menjawab, jangankan menjawab menatap mata xiao pun mereka tidak ada yang berani


"kenapa orang orang dirumah ini aneh" ucap xiao sambil memegang kepalanya kesal dan pergi menuju kamar jack


xiao tiba didepan pintu kamar jack dan membukanya mendapati orang yang ia cari untuk meminta penjelasan ternyata didalam


xiao masuk


"jack" ucap xiao


jack memandang xiao dingin tanpa berucap satu kata pun


"gw mau pulang" ucap xiao


"ngak!" ucap jack cuek


xiao terheran heran


"pokonnya gw mau pulang titik!!!" ucap xiao kesal


"kita berdua baru ketemu tadi malam,dan itupun karena ketidaksengajaan! kita berdua hanya orang asing!,pokonya gw mau pergi!" ucap xiao kesal dan mengambil hp dan tasnya dan pergi meskipun hanya mengenakan baju tidur


"dasar keras kepala!" jackpun segera menyusul xiao



xiao mencari jalan keluar dari kediaman wu tapi hasilnya nihil,ia tidak dapat menemukan jalan keluar dan malah tersesat


xiao menangis sambil berjongkok karena kelelahan


"dasar jack gila mesum!" ucap xiao sambil sesenggukan


"kenapa rumah ini besar sekali" ucap xiao dalam tangisnya


jack datang menghampiri xiao yang putus asa


"ikut gw" ucap jack


"ngak!dasar anj*ng mesum pemarah dan pemaksa" ucap xiao sambil menangis menatap jack


entah kenapa jack yang biasanya pasti marah besar bahkan tak segan segan membunuh orang yang berani macam" dengannya kini hanya bisa terdiam seakan untuk pertama kalinya ia kalah pada orang yang cari masalah dengannya dan bahkan bisa dikatakan jack saat ini posisinya kalah telak


xiao masih saja berjongkok menangis


"dasar cengeng" ucap jack tersenyum memandang xiao


guk..gukkk..gukk


suara anjing membuat xiao berhenti menangis dan mengangkat kepalanya


xiao segera berdiri mendekati jack dan memegang tangan jack membuat jack kaget


ternyata xiao sangat takut pada anjing karena sewaktu kecil ia digigit anjing tetangganya sampai kilitnya robek dan membutuhkan 12 jahitan dipahanya


"kamu takut anjing?" tanya jack


dijawab oleh anggukan kepala oleh xiao


guk gukk


anjing itu datang menghampiri jack,sontak itu membuat xiao kaget dan langsung bergelantungan di tubuh jack sambil berteriak


jackpun hanya menggoda xiao dengan bermain dengan anjingnya meskipun xiao sedang bergelantungan ketakutan dipunggung jack dan memeluk jack dengan sangat erat


akkkk


"jack please kita pergi" xiao memohon pada jack dengan mengeluarkan air mata


"baiklah tapi dengan 1 syarat" ucap jack


tampa disadari oleh kedua insan itu ternyata sepasang mata sedari tadi mengawasi mereka berdua,ya itu adalah kepala pelayan nan yang sedari tadi memperhatikan mereka dengan tersenyum


jack dan xiao tibah diruang keluarga dengan posisi xiao yang masih digendong jack dipunggungnya, pemandangan itu lagi" membuat para pelayan terheran heran


"sampai kapan lo peluk" gw?" ucap jack


xiao yang sedari tadi tidak membuka matanya akhirnya membuka matanya


"anjing,dimana anjingnya?" tanya xiao


"anjingnya ngak akan masuk keruangan,mereka dilatih untuk jaga rumah dari luar oleh para pengawal" ucap jack


xiaopun segera turun dari pundak jack dan duduk di kursi sambil berpikir



kira kira seperti inilah rupa dari ruangan jack dan xiao berada


"jack" ucap xiao sambil memandang jack dengan penuh tanda tanya


"hmm"


"lo tinggal disini sama siapa?dari tadi yang gw liat cuma pelayan" tanya xiao penasaran


"oma sama bokap" jawab jack


"mereka kemana?,ko ngak keliatan?" tanya xiao


"bokap lagi di amerika,sedangkan oma kemarin siang pergi ke prancis ada urusan" ucap jack


"trus nyok.." sebelum xiao meneruskan pertanyaannya jack menatapnya dengan dingin


"ti tidak jadi" xiao segera menutup mulutnya rapat"


tring..tringg


hp xiao berbunyi


"hallo tzu"


"lo dimana xiao?,dari semalam lo ngak pulang"


"emm, aku lagi di hotel,ya hotel sebentar lagi gw pulang yaa,nanti gw jelasin dirumah,byee" ucap xiao gugup dan menutup telponnya


huu.... xiao membuang nafas lega


tanpa xiao sadari jack menatapnya dengan dingin karena mendengar pernyataan xiao


jack berdiri dan merampas hp xiao dan ternyata jack menghubungi tzuya


"hallo xiao"


"xiao ngak di hotel,dia di rumah gw,nginap di rumah gw dari semalam,dan dia belum akan pulang" jack yang ingin segera mematikan telpon mendengar tzuya bertanya


"lo siapa?"


xiao geram dan mencoba merebut hp dari tangan jack tapi percuma karena kekuatan xiao tidak ada apa"nya dibandingkan jack


dasar iblis! bentak xiao


"gw jack,jackson wu!,ingat untuk jangan menelpon xiao lagi!, dia ada sama gw!" jack menutup telponnya


jack lo apapaan sih! xiao marah dan meninggalkan jack dengan kesalnya dan saking marahnya xiao memilih mengurung diri dikamar dibalik selimut


~malam tiba~


meja makan


"han, xiao mana?" tanya jack


"nona masih mengurung diri di kamar tuan muda,saya sudah membujuk nona tapi nona tetap tidak mau"


jack berdiri dari duduknya dan pergi kekamar


klek bunyi pintu


"kepala pelayan han aku tidak selera makan,apalagi melihat wajah iblis bodoh pemaksa yang kerjanya cuma marah" itu,lebih baik aku mati kelaparan,pergilah kumohon,aku sangat marah padanya,padahal aku baru bertemu dengannya se malam tapi dia sudah semena" terhadapku. aku benci pria bodoh itu,oh ya dia juga pria paling mesum yang pernah aku temui. pokoknya aku tidak akan makan sebelum si bodoh itu melepaskanku " ucap xiao dibalik selimutnya


kepala pelayan yang tadinya ikut dengan jack menyaksikan itu hanya dapat terdiam kaku mendengarnya


sedangkan jack tampaknya menahan amarah


"puas! puas lo hina gw di rumah gw sendiri?" ucap jack kesal


xiao kaget dan langsung membuka selimut ,dan benar disitu bukan hanya han tapi juga jack


xiao yang sudah kepalang basah memilih mengungkung dirinya dengan selimut lagi sambil merutuki menyesali perkataanya tadi


sedangkan han kaget dengan reaksi tuannya yang hanya seperti itu mengingat tuannya yang kalau sudah marah tidak ada yang dapat menghentikannya


jack mendekat kearah xiao


"turun kita makan" ucap jack


"ngak" ucap xiao


xiao terus terusan membuat jack marah


"han!" ucap jack


"ia tuan" ucap han


"buang semua makanan di meja!,aku akan tidur!" ucapan jack yang tak dapat dibantah membuat han mau tidak mau malaksanakan perintah tuan mudanya


xiao mengirah dirinya bebas ternyata tidak, jack membuka bajunya dan tidur disamping xiao dan memeluk xiao dari belakang membuat xiao kaget