
"tuan muda, ini saya bawakan pakaian untuk nona sesuai dengan permintaan tuan muda" ucap kepala pelayan nan
"bawah saja kekamar" ucap jack sambil memakan makanannya
berbeda dengan jack yang santai,xiao merasa tidak enak hati
Dan xiao juga perlahan menggingat kejadian tadi malam dimana dia muntah di mobil mahal dan bahkan pada jack maka dari itu ia lebih memilih menghindar
"emm tidak usa tuan saya sudah banyak merepotkan, emm saya permisi dulu" sambil berdiri dari kursi makan ucap xiao sopan kepada jack karena mengingat di tempat itu penuh dengan pelayan yang melayani mereka.
xiao tidak lagi menanyakan perihal pakaiannya lagi karena bibi sudah memberitahunya kalau bibi yang menggantikan banjunya xiao yang penuh dengan muntahan
acara makan jack terhenti.
semua mata tertuju pada jack
jack berdiri dari kursinya dan menatap xiao
kepala pelayan nan menyadari bahwa tuan mudanya sedang dalam suasana hati yang kurang baik,dilihat dari tatapannya kepada xiao
begitupun xiao juga menyadarinya
"tuan muda ada yang bisa saya bantu?" tanya nan meskipun tidak mendapatkan respon apa" dari jack
xiao yang menyadari suasana yang canggung itu pun segera memecah keheningan
"tuan saya permisi dulu, maaf sudah merepotkan tuan" sambil menundukan kepala kepada jack
jack tidak memperdulikan xiao
"nan" ucap jack
"ia tuan" jawab nan
"aku tidak mengijinkan siapapun untuk keluar dari kediaman wu!" sambil memandang xiao dan pergi begitu saja meninggalkan ruang makan
xiao tampak bingung dengan apa yang jack katakan tadi, xiao memandang kepala pelayan nan bingung
"maafkan saya nona" ucap nan sambil membungkuk seraya mengerti maksud dari tatapan xiao padanya
ini maksudnya apa?, apa artinya gw ngak bisa keluar dari sini? tanya xiao pada dirinya, meskipun pertanyaannya itu didengar oleh pelayan" yang ada diruangan itu tapi tidak ada satupun yang berani menjawab, jangankan menjawab menatap mata xiao pun mereka tidak ada yang berani
"kenapa orang orang dirumah ini aneh" ucap xiao sambil memegang kepalanya kesal dan pergi menuju kamar jack
xiao tiba didepan pintu kamar jack dan membukanya mendapati orang yang ia cari untuk meminta penjelasan ternyata didalam
xiao masuk
"jack" ucap xiao
jack memandang xiao dingin tanpa berucap satu kata pun
"gw mau pulang" ucap xiao
"ngak!" ucap jack cuek
xiao terheran heran
"pokonnya gw mau pulang titik!!!" ucap xiao kesal
"kita berdua baru ketemu tadi malam,dan itupun karena ketidaksengajaan! kita berdua hanya orang asing!,pokonya gw mau pergi!" ucap xiao kesal dan mengambil hp dan tasnya dan pergi meskipun hanya mengenakan baju tidur
"dasar keras kepala!" jackpun segera menyusul xiao
xiao mencari jalan keluar dari kediaman wu tapi hasilnya nihil,ia tidak dapat menemukan jalan keluar dan malah tersesat
xiao menangis sambil berjongkok karena kelelahan
"dasar jack gila mesum!" ucap xiao sambil sesenggukan
"kenapa rumah ini besar sekali" ucap xiao dalam tangisnya
jack datang menghampiri xiao yang putus asa
"ikut gw" ucap jack
"ngak!dasar anj*ng mesum pemarah dan pemaksa" ucap xiao sambil menangis menatap jack
entah kenapa jack yang biasanya pasti marah besar bahkan tak segan segan membunuh orang yang berani macam" dengannya kini hanya bisa terdiam seakan untuk pertama kalinya ia kalah pada orang yang cari masalah dengannya dan bahkan bisa dikatakan jack saat ini posisinya kalah telak
xiao masih saja berjongkok menangis
"dasar cengeng" ucap jack tersenyum memandang xiao
guk..gukkk..gukk
suara anjing membuat xiao berhenti menangis dan mengangkat kepalanya
xiao segera berdiri mendekati jack dan memegang tangan jack membuat jack kaget
ternyata xiao sangat takut pada anjing karena sewaktu kecil ia digigit anjing tetangganya sampai kilitnya robek dan membutuhkan 12 jahitan dipahanya
"kamu takut anjing?" tanya jack
dijawab oleh anggukan kepala oleh xiao
guk gukk
anjing itu datang menghampiri jack,sontak itu membuat xiao kaget dan langsung bergelantungan di tubuh jack sambil berteriak
jackpun hanya menggoda xiao dengan bermain dengan anjingnya meskipun xiao sedang bergelantungan ketakutan dipunggung jack dan memeluk jack dengan sangat erat
akkkk
"jack please kita pergi" xiao memohon pada jack dengan mengeluarkan air mata
"baiklah tapi dengan 1 syarat" ucap jack
tampa disadari oleh kedua insan itu ternyata sepasang mata sedari tadi mengawasi mereka berdua,ya itu adalah kepala pelayan nan yang sedari tadi memperhatikan mereka dengan tersenyum
jack dan xiao tibah diruang keluarga dengan posisi xiao yang masih digendong jack dipunggungnya, pemandangan itu lagi" membuat para pelayan terheran heran
"sampai kapan lo peluk" gw?" ucap jack
xiao yang sedari tadi tidak membuka matanya akhirnya membuka matanya
"anjing,dimana anjingnya?" tanya xiao
"anjingnya ngak akan masuk keruangan,mereka dilatih untuk jaga rumah dari luar oleh para pengawal" ucap jack
xiaopun segera turun dari pundak jack dan duduk di kursi sambil berpikir
kira kira seperti inilah rupa dari ruangan jack dan xiao berada
"jack" ucap xiao sambil memandang jack dengan penuh tanda tanya
"hmm"
"lo tinggal disini sama siapa?dari tadi yang gw liat cuma pelayan" tanya xiao penasaran
"oma sama bokap" jawab jack
"mereka kemana?,ko ngak keliatan?" tanya xiao
"bokap lagi di amerika,sedangkan oma kemarin siang pergi ke prancis ada urusan" ucap jack
"trus nyok.." sebelum xiao meneruskan pertanyaannya jack menatapnya dengan dingin
"ti tidak jadi" xiao segera menutup mulutnya rapat"
tring..tringg
hp xiao berbunyi
"hallo tzu"
"lo dimana xiao?,dari semalam lo ngak pulang"
"emm, aku lagi di hotel,ya hotel sebentar lagi gw pulang yaa,nanti gw jelasin dirumah,byee" ucap xiao gugup dan menutup telponnya
huu.... xiao membuang nafas lega
tanpa xiao sadari jack menatapnya dengan dingin karena mendengar pernyataan xiao
jack berdiri dan merampas hp xiao dan ternyata jack menghubungi tzuya
"hallo xiao"
"xiao ngak di hotel,dia di rumah gw,nginap di rumah gw dari semalam,dan dia belum akan pulang" jack yang ingin segera mematikan telpon mendengar tzuya bertanya
"lo siapa?"
xiao geram dan mencoba merebut hp dari tangan jack tapi percuma karena kekuatan xiao tidak ada apa"nya dibandingkan jack
dasar iblis! bentak xiao
"gw jack,jackson wu!,ingat untuk jangan menelpon xiao lagi!, dia ada sama gw!" jack menutup telponnya
jack lo apapaan sih! xiao marah dan meninggalkan jack dengan kesalnya dan saking marahnya xiao memilih mengurung diri dikamar dibalik selimut
~malam tiba~
meja makan
"han, xiao mana?" tanya jack
"nona masih mengurung diri di kamar tuan muda,saya sudah membujuk nona tapi nona tetap tidak mau"
jack berdiri dari duduknya dan pergi kekamar
klek bunyi pintu
"kepala pelayan han aku tidak selera makan,apalagi melihat wajah iblis bodoh pemaksa yang kerjanya cuma marah" itu,lebih baik aku mati kelaparan,pergilah kumohon,aku sangat marah padanya,padahal aku baru bertemu dengannya se malam tapi dia sudah semena" terhadapku. aku benci pria bodoh itu,oh ya dia juga pria paling mesum yang pernah aku temui. pokoknya aku tidak akan makan sebelum si bodoh itu melepaskanku " ucap xiao dibalik selimutnya
kepala pelayan yang tadinya ikut dengan jack menyaksikan itu hanya dapat terdiam kaku mendengarnya
sedangkan jack tampaknya menahan amarah
"puas! puas lo hina gw di rumah gw sendiri?" ucap jack kesal
xiao kaget dan langsung membuka selimut ,dan benar disitu bukan hanya han tapi juga jack
xiao yang sudah kepalang basah memilih mengungkung dirinya dengan selimut lagi sambil merutuki menyesali perkataanya tadi
sedangkan han kaget dengan reaksi tuannya yang hanya seperti itu mengingat tuannya yang kalau sudah marah tidak ada yang dapat menghentikannya
jack mendekat kearah xiao
"turun kita makan" ucap jack
"ngak" ucap xiao
xiao terus terusan membuat jack marah
"han!" ucap jack
"ia tuan" ucap han
"buang semua makanan di meja!,aku akan tidur!" ucapan jack yang tak dapat dibantah membuat han mau tidak mau malaksanakan perintah tuan mudanya
xiao mengirah dirinya bebas ternyata tidak, jack membuka bajunya dan tidur disamping xiao dan memeluk xiao dari belakang membuat xiao kaget