PerfectMatch

PerfectMatch
Panti Asuhan



Haaaiiii sayaangg🥰


Jangan bosen yaaa baca karya akuuu😍


Banyakin Like, Vote nya dongg 😊


Yang punya koin n poin banyak bagiin dong ke aku🙏🤭🤭🤤


Biar aku makiin semangaaattt 🤩


Yuukk!! Cekidooottt!!!


Happy Reading...!!!❤😍


********************


Keesokan harinya.


Pada pukul 6 pagi, mama Zoya dan Tari sudah di meja makan untuk sarapan, karena mereka harus menggantikan Fahri dan pak Agus di Rumah Sakit.


Selesai sarapan, mereka meluncur ke Rumah Sakit di antar oleh pak Budi.


Diperjalanan.


"Sayang,.. mama punya kejutan buat kamu". Kata mama Zoya.


"Apa ma?". Tanya Tari penasaran.


"Nanti juga tau".


Sebelum mereka pergi, mama Zoya sudah bilang ke pak Budi untuk mengantarkan mereka ke lahan yang mau dibuat Tari Panti Asuhan.


"Lho ma kok jalan nya kesini?".


Mama Zoya tidak menjawab pertanyaan Tari, mama Zoya hanya tersenyum kepada Tari.


Setelah mereka sampai di lahan tersebut, betapa terkejutnya Tari.


"Subhanallah ma, mama...". Kata Tari sambil melihat mama Zoya dengan tatapan bahagia.


"Iya sayang.. kemarin Mama menyuruh Fahri untuk menyuruh orang buat bangun Panti Asuhan".


"Serius ma?, Yaallah mama makasih lo ma". Kata Tari sambil memeluk mama Zoya.


"Sama sama sayang.. udah liat sana".


"Pak, ini desain nya dari mana?". Tanya Tari kepada pak Budi


"Dari Nyonya Zoya, nyonya maunya yang model kayak pesantren. Ada 20 kamar disitu mbak".


"Beneran? Waah aku bisa nginep disine dong hehe". Jawab Tari sambil senyum girang.


"Hanya membutuhkan satu minggu untuk menyelesaikan bangunan ini". Jelas pak Budi.


"Alhamdulillah, jadi lusa bisa cari cari anak ya Pak?".


"Gausah nyari mbak, nyonya sudah menyuruh saya untuk mengambil anak dari Panti Bandung yang kurang tempat tinggal".


"Beneran? Ada berapa anak pak?".


"Insyaallah ada 23 anak mbak. 14 perempuan dan 9 laki laki. Saya juga sudah dapat orang yang mengurus anak anak panti mbak".


"Subhanallah, kok cepet banget pak?".


"Iya mbak, sejak mbak Tari bicara panti, nyonya langsung menyuruh saya untuk menyiapkan semuanya"


"Yaallah mama..". Kata Tari dengan senyuman yang sangat bahagia. "Oh iya pak, yang ngurus anak panti berapa?". Tanya Tari lagi.


"Ada 4 orang mbak, umurnya masih muda. Sekitar seumuran dengan mas Fahri".


"Ohh, berarti belum berumah tangga ya pak?".


"Yang dua sudah, dan yang dua laginya belum mbak".


"Kapan semuanya bisa ke panti pak?".


"Insyaallah minggu depan mbak, setelah semuanya selesai".


"Alhamdulillah, nanti pulang dari Rumah Sakit tolong anterin saya belanja keperluan ya pak".


"Nggausah mbak, nyonya udah memesan semua keperluan nya mbak".


"Alhamdulilah, saya hanya belanja tambahan saja pak".


"Iya mbak, setalah mereka semua datang, baru mbak belanja, biar tau keperluan tambahan nya".


"Iya pak, udah yuk kita kembali ke mobil, kasian mama nungguin".


Lalu mereka kembali ke mobil dan meluncur ke Rumah sakit.