No Cute, But Strong Girl

No Cute, But Strong Girl
Darius



Satu tahun pun berlalu


"Sudah saat nya aku menghancur kan mereka" ujar seseorang dengan marah dan mengepal kan tangan nya


"Mereka sudah ku buat tenang hidup nya, aku terlalu baik hati kepada mereka" ujar nya lagi


"Cepat jalan kan rencana pertama" perintah nya kebada bawahan nya


"Baik Bos" balas bawahan nya itu


"Haha... akan hancur hidup mu gadis kecil" ujar nya tertawa


...****************...


"Akh... lelah nya hari ini" ujar Joy dengan melempar kan tas nya dan menghempas kan badan nya pada kasur yang empuk itu


"Kring... kring...." bunyi pada ponsel milik nya


..."Siapa mengganggu jam istirahat ku" ujar Joy kesal...


"Halo Bram...." jawab Joy


"...................."


"Apa?..." jawan Joy kaget dan langsung terlonjak bangun


"......................"


"Oke aku akan segera kesana" ujar Joy langsung mematikan sambungan telphone nya dan dengan segera ia meraih tas nya itu


Dia langsung keluar dan dengan segera menuruni tangga dengan berlari


"Opa, Oma, Joy harus ke Indonesia. Dia kembali membuat ulah" ujar Joy pamit kemapada Opa dan Oma nya


"Hati hati Sayang" ujar Opa dan Oma


Joy hanya melambaikan tangan nya


"Cepat antar ke bandara Ger, dan cari penerbangan yang paling cepat" ujar Joy memerintah


"Baik Nona" balas Gerry


Gerry pun dengan segera mendeal nomor yang ada pada kontak ponsel nya


Sementara bodyguard yang merangkap jadi supir nya pun dengan segera melesat kan mobil nya dengan laju


"Penerbangan tercepat besok pagi kita sampai nona" ujar Gerry


"Kak Jeff tolong atur kan bawahan mu untuk menjaga kediaman kakek, apa pun yang terjadi jangan diperboleh kan kakek untuk keluar” perintah Joy pada Jeff di seberang telephone nya


"Gerr, perintah kan bawahan mu untuk menjaga Opa dan Oma selama aku tidak ada disini" ujar Joy


Gerry pun mengangguk


"Tuhan jaga mereka untuk ku, apa pun yang terjadi" ujar Joy sambil berdoa


Hanya keheningan dan kecemasan yang menemani perjalan mereka saat ini


...****************...


"Hahaha.... gadis itu memang cerdik, tapi akan ku pastikan sebelum dia sampai disini, dia sudah ada di tangan ku" ujar seseorang dengan gelak tawa penuh keyakinan


"Sayang.... putri mu sebentar lagi akan menyusul mu dengan segera" ujar nya dengan memandangi foto di samping nya


"Keluarga mu akan dengan segera merasakan kepedihan ku selama ini tanpa mu" ujar nya lagi dengan menyesap sebatang rokok di tangan nya


"Segera jalan kan misi kedua, dan bawa gadis itu kehadapan ku" perintah lagi pada bawahan nya


Dengan segera para bawahan itu pun bergerak keluar memenuhi perintah atasan nya itu


"Jika saja kalian tidak mengekang kami dulu, pasti hidup kalian akan baik baik saja" ujar nya lagi


...****************...


Keesokan nya benar saja kedatangan Joy di bandara sudah dihalangi oleh orang orang dari musuh nya itu


Para bodyguard dan bawahan nya pun sedang saling beradu kekuatan untuk menjaga nona nya itu


"Nona sebaik nya kita mengambil jalan pintas, kita sudah dikepung" ujar Gerry


"Tenang saja, aku masih bisa menghadapi mereka" ujar Joy meyakin kan


Joy, Gerry dan para bodyguard nya pun melawan para musuh dengan kekuatan mereka


Tak sedikit dari lawan nya yang akhir nya tumbang


"Prok... prok...." suara tepuk tangan dari seseorang yang menghampiri mereka, dengan tegap dia mendekati ke arah Joy


"Tak ku sangka kau lihai dalam bela diri mu, Ke..po...na..kan..ku..." ujar seseorang itu dengan menekan kan diakhir kalimat nya


"Om Darius..." ujar Joy pura pura terkejut dan melolot ke arah yang dipanggil Darius itu