No Cute, But Strong Girl

No Cute, But Strong Girl
Bayangan Itu



"Joy.. Joy..." panggil Aland mengejar Joy


Namun Joy tetap berlari ketakutan


"Sudah Joy, dia tak mengejar kita lagi" ujar Yumna menenangkan,


"jangan menangis lagi" ucap nya lagi sembari menghapus air mata Joy, Yumna pun memeluk Joy


"Jangan takut ada kami" ujar Sisi yang menghampiri mereka


Setelah beberapa menit, Aland pun berlari dengan manggah


"Akhirnya ketemu" kata Aland


"Joy, bukan maksud aku memarahi mu tadi, tadi aku hanya mencegah mu agar tidak mengambil pecahan beling tadi" jelas Aland


"Iya" jawab Joy singkat


"Maaf kan aku sekali lagi Joy, maaf ya sudah membuat kamu menangis" kata Aland lagi


"Tidak ini bukan karena itu" balas Joy


"Kami ke kelas dulu" balas Joy


Aland pun hanya mengangguk dan memandang kepergian mereka bertiga


"Aneh, jika bukan sebab aku bernada tinggi tadi, terus karena apa" ujar Aland sembari mengacak rambut nya


"Aduh dasar Aland sudah membuat nangis anak gadis orang" ujar nya lagi


"Udah lah nanti aku minta maaf lagi aja" ujar nya sembali berjalan ke kelas


Setelah pelajaran terakhir usai, Aland pun menghampiri Joy karena mereka teman satu kelas jadi tidak menyusah kan dia untuk minta maaf lagi


"Joy, soal tadi sekali lagi aku minta maaf ya" ujar Aland


"Aku yang minta maaf, sebab tadi aku bersedih bukan karena perkatanmu, namun hal lain, jadi tidak perlu minta maaf Lan" balas Joy


"Sejak kapan aku bisa ngomong panjang lebar seperti ini" batin Joy


"Yumna, Sisi ayo" ajak Joy


"Kami pulang dulu" ujar Joy ke Aland


"Joy, kamu mau ajak kami pulang kan, ajak Aland juga ya, kasihan dia jalan kaki juga, soal ny sepeda nya sedang rusak" ujar Sisi


Karena Sisi dan Aland adalah saudara sepupu.


"Hmm ya" balas Joy singkat


"Ayo Lan" ajak Sisi


"Aku gak enak sama Joy" balas Aland


Aland dan Sisi pun mengekori Joy dan Yumna


"Nona" panggil Gea


Joy pun menghampiri ke arah Gea dan Gerry


"Silakan nona" ucap Gerry dengan membuka kan pintu mobil untuk Joy


"Ger ke restaurant dulu aku lapar, dan antar mereka setelah nya" ujar Joy


"Baik Nona" jawab Gerry


Mereka ber enam pun memasuki mobil Joy dengan Gerry supir nya dan Aland di samping Gerry


"Wah nyaman ya mobil mu Joy, harum terus adem" ujar Yumna


Joy pun hanya menyungging kan senyuman nya


"Nona barusan tersenyum, benar kah itu?" batin Gea


"Gea" ujar Joy, Gea pun memahami


"Ini adik adik susu kotak dan cemilan nya, jika tidak suka susu coklat bisa ambil air mineral nya" ujar Gea memberi kan minum dan cemilan yang biasa selalu ada di mobil kepada Yumna, Aland dan Sisi


"Nona ini panggilan dari Tuan Jeff" Ujar Gea memberi kan ponsel kan kepada Joy


"Hai kak.." Sapa Joy


"Hai gadis kecil, bagaimana sekolah pertama mu? Menyenang kan bukan?" tanya Jeff


"Ya" balas Joy singkat


"Hei gadis kecil yang arogan, jangan jawab hanya ya hmm apa jawaban seperti itu, nanti kamu tidak dapat teman, kamu tahu itu gadis nakal" sarkas Jeff


"Menyebalkan, sudah malas aku berbicara" jawab Joy sembari menjauhkan diri dari Gea dan handphone nya


"Tuan Jeff, Nona Joy sudah mendapat kan teman di hari pertama nya, mereka sedang ada di mobil bersama kami" ujar Gea menjelas kan


Gea tahu jika Joy tidak senang jika di ejek oleh kakak nya.


''Baik lah Gea, jaga gadis kecil ku. Oh ya, ajak teman teman baru Gea makan, akan aku transfer uang nya sekarang" ujar Jeff senang


"Tidak perlu" balas Joy


"Tenang gadis nakal, kakak mu ini tidak akan bangkrut hanya untuk traktrir teman teman mu makan" ujar Jeff dengan nada sombong nya


"Uang ku lebih banyak dari pada kakak" balas Joy tidak terima


"Hamba minta ampun gadis nakal, baik lah selamat bersenang senang, dah..." ujar Jeff menutup sambungan telephone nya