No Cute, But Strong Girl

No Cute, But Strong Girl
Joy sakit



Sesampai nya di kelas


"Hachim... "


"Hachim..."


Joy pun bersin berulang ulang


"Kamu sakit Joy?" tanya Yumna


Joy hanya menggeleng


"Hachim...." bersin nya lagi


"Badan mu panas Joy" ujar Yumna dengan memegangi dahi Joy


"Hai Joy" sapa Sisi


"Wajah mu pucat, kamu sakit Joy?" tanya Sisi


"Ayo kami antar kamu ke UKS Joy" ujar Yumna dan Sisi


Joy pun menuruti


"Brugh.." tiba tiba Joy pingsan saat hendak berjalan


"Joy..." panggil Aland saat mendengar seseorang terjatuh


Aland pun menghampiri mereka dan sesegera menggondong Joy menuju UKS


"Gue akan menjaga Joy, kalian pergi lah" ujar Aland kepada Yumna dan Sisi


Yumna dan Sisi pun pergi kembali ke kelas mereka


"Kak tolong cek keadaan nya" ujar Aland kepada kakak tingkat nya yang sedang berjaga di UKS


Kakak tingkat itu pun memeriksa Joy


"Dia demam tinggi, ayo kita antar ke rumah sakit" ujar nya


"Tapi tidak ada mobil untuk membawa nya ke sana" lanjut nya lagi


"Supir nya ada di depan gerbang sekolah" balas Aland


"Ayo antar ke sana" ujar kakak tingkat nya


Lagi lagi Aland pun menggendong Joy


"Kenapa dengan Nona Lan?" tanya pak Yudi


"Dia sakit Om, ayo kita antar ke rumah sakit" balas Aland


Yudi, Aland dan kaka tingkat nya pun mengantar Joy ke rumah sakit terdekat


"Dokter......., Suster...." panggil Aland


Yang di panggil pun menghampiri mereka


"Tolong dia dok.." ujar Aland khawatir


"Om urus administrasi nya dulu Lan" pamit Yudi


"Iya Om" balas Aland


Aland pun dengan sesegera menghubungi Ayah dan Bunda nya memberi tahu kan bawa Joy di rawat di rumah sakit


Sepanjang Joy sedang di periksa, Aland mondar mandir bagai kan setrikaan


"Duduk lah dek, dia akan baik baik saja" ujar kakak tingkat nya yang bernama Beny


Aland hanya menoleh, dan masih mondar mandir


Tak lama dokter pun keluar


"Bagaimana dengan keadaan nya dok?" tanya Aland khawatir


"Hanya demam, sebentar lagi turun dan akan segera siuman" balas dokter


"Jadi saya bisa masuk kan dok?" tanya Aland tak sabar


"Ya silakan, namun jangan berisik" balas dokter, kemudian pergi meninggal kan Aland dan Beny


Aland pun masuk di ikuti oleh Beny


Dengan segera Aland duduk di sampir bangker tempat tidur Joy, ia pun meraih tangan Joy untuk di genggang


"Joy bangun" panggil Aland


"Tenang lah Lan, dia akan bangun sebentar lagi" ujar Beny menenang kan


"Kamu pacar nya dia?" tanya Beny


Aland hanya terdiam


Tak lama pintu pun terbuka, dan datang lah Yuda, Lia dan Briant


"Cucu kakek" panggil Briant dengan menitik kan air mata


Briant pun menghampiri Joy, Aland menyingkir dan memberi kan tempat duduk nya untuk Briant


"Maaf kan kakek tidak menjaga mu dengan baik" ujar Briant dengan mengelus ujung kepala Joy


Tangan Joy pun bergerah, dan mata nya berkedip


"Kakek..." panggil nya lemah


"Iya ini kakek" balas Briant


"Aku dimana kek?" tanya Joy


"Kamu di rumah sakit" balas Briant dengan air mata masih menetes


"Aku tidak apa apa kek, Joy haus" ucap Joy masih lemah


"Ini minum lah" balas Briant dengan memberi kan segelah air minum, dan membantu Joy untuk minum