
Ke esokan hari nya Joy pun sudah tidak sabar ingin pulang
"Kapan aku pulang?" tanya Joy kepada Gea
"Setelah pemeriksaan akhir, anda bisa pulang nona" jelas Gea
"Hmm" balas Joy singkat
"Suruh lah dokter nya kemari, aku sudah bosan" pinta Joy sedikit memaksa
"Baik nona" ucap Gerry
Gerry pun keluar untuk memanggil dokter
"Joy kakak datang..." teriak Jeff yang langsung masuk dan menghampiri Joy
Jeff pun langsung memeluk Joy dengan erat dan membawa kan sebaket bunga yang indah
Joy membalas pelukan Jeff
Saat Jeff dan Joy saling berpelukan melepas rindu, Aland beserta Yumna dan Sisi pun datang
Aland mematung sembari memengang gagang pintu, ia terkejut dan kecewa
"Apa kah dia pacar nya" batin Aland
Aland merasa hendak marah, namun bukan hal yang tepat
Ia tidak rela, sungguh tidak rela
Jeff mendengar suara pintu terbuka pun langsung melepas peluk an nya kepada Joy
"Hai semua" sapa Jeff ramah
"Hai.." balas Yumna dan Sisi
Sedang kan Aland hanya mematung dan langsung pergi meninggal kan semua nya
"Ah.. kacau..." ujar Aland setelah pergi dan menutup pintu
"Tidak... tidak mungkin.." ujar nya frustasi dan mengecak rambut nya
"Tidak... tidak akan biar kan" ujar nya berdiri duduk dan berdiri lagi
"Pasti ada yang salah" ujar nya lagi
Sementara di dalam ruangan mereka di buat bingung oleh tingkat Aland yang aneh
"Hmm... kenapa?" tanya Jeff kepada Joy bingung
Joy pun hanya mengangkat bahu nya arti tidak tahu
"Kekasih mu ya..." ledek Jeff dengan mencubit hidung nya Joy, ia pun merangkul pundak Joy dan duduk di samping Joy
"Apaan kakak ini" ujar Joy tidak terima
"Buruk rupa" balas Joy dingin
"Kamu..." sarkas Jeff tidak terima
"Mari nona, anda sudah bisa pulang" ujar Gea menengahi
Tampak suster pun membantu Gea untuk bersiap
"Ya" balas Joy singkat
Joy pun keluar dengan di bantu Gea
Yumna, Sisi, Gerry dan Jeff membuntuti
Aland yang masih berada di luar pun menghampiri dan mendekati Joy
"Biar ku bantu" ujar Aland
"Eh kamu siapa berani nya" ujar Jeff kepada Aland dengan sedikit mendorong Aland
Dan membuat Aland merasa tidak terima, namun ia tidak mau marah sebab ada Joy disisi nya
"Hmm.... seperti nya dia suka dengan adik ku" batin Jeff memicing kan mata ke arah Aland
"Ger, segera lah ambil mobil nya" perintah Jeff
"Baik Tuan" ucap Gerry kepada Jeff dan berlalu
"Mari nona" ujar Gerry setelah ia memarkir kan mobil nya, ia pun mempersila kan Joy
Setelah Joy masuk, Jeff dan Aland tidak ada yang mau mengalah dan berebut untuk masuk setelah Joy
Mereka ingin duduk di samping Joy
"Kamu.."
"Kamu..."
ujar mereka bersamaan
Joy tak menghirau kan
"Aland, ayo buruan kasihan Joy" ujar Yumna yang kesal melihat Aland dan Jeff berebut
"Wleekkk..." ujar Jeff mengejek dan ia segera masuk untuk duduk di samping Joy
Aland pun tidak terima dan segera ia berputar arah untuk masuk dari sisi pintu yang lain
"Untung saja Joy duduk di tengah" batin Aland
Aland dan Jeff saling berpandangan dengan sengit tanpa ada yang mau mengalah