
Keesokan pagi nya, Joy merasa bahwa kali ini tidur nya nyenyak sekali
Dilihat nya ia masih mengganggam tangan seseoran dan itu ternyata Aland, dan dia masih terlelap
Ia pun merasa tak enak hati kepada Aland, namun dia tersenyum.
Ia pun menoleh ke kanan, disisi kanan nya ada bunda Aland yang juga masih terlelap
"Terima kasih" batin Joy bersyukur sebab ia merasa kan kehanagatan keluarga setelah sekian lama
Tak lama Aland pun mengerjap kan mata, ia merasa badan nya pegal pegal sebab sepanjang malam ia tidur dengan terduduk dan tangan nya merasa kebas
Ia pun merentang kan tangan dan badan nya, tanpa sadar Joy memperhati kan nya
"Eh Joy, selamat pagi" ucap Aland
Joy hanya tersenyum
"Ayo bangun, sebentar lagi kita ke sekolah" ujar Aland sambil membantu Joy bangun
"Terima kasih" balas Joy
Aland tersenyum tulus, dan ia pergi kr kamar nya untuk mandi dan bersiap siap
Saat Joy keluar dari kamar mandi, Lia pun terbangun
"Eh Joy, sudah siap siap?" tanya Lia
Joy mengangguk
"Maaf tante terlambat bangun" ujar Lia tak enak
"Tante ke bawah dulu ya, tante buat sarapan dulu" pamit Lia sembari keluar
"Joy mana Bun?" tanya Aland
"Masih di kamar nya, pangil lah untuk sarapan" ujar Lia
Aland pun dengan segera menghampiri ke kamar tamu dimana Joy berada
"Ayo Joy, bunda meminta kita untuk sarapan" ajak Aland, Joy mengikuti
"Ini roti dan susu coklat, dan ini nasi goreng dengan susu putih, tante tidak tahu kamu suka yang mana Joy, jadi makan saja yang kamu suka" ujar Lia
Joy pun mengambil roti dan segelas susu coklat "Terima kasih" ucap nya
"Wah sarapan udah siap nih" ujar Yuda menghampiri mereka
"Iya ayo yah makan, keburu dingin" balas Lia dengan menyodor kan sepiring nasi goreng dan segelas air putih untuk suami nya
"Kamu gak makan nasi goreng Joy? ini enak sekali loh" kata Yuda
"Joy sudah terbiasa makan roti yah" ucap Lia sambil tersenyum
"Ah baik lah nikmati saja Joy, nanti jika ingin makan nasi goreng, bisa minta bunda Aland untuk buat kan" ujar Yuda
Joy mengangguk
"Ayo Joy kita berangkat, nanti terlambat" ajak Aland
Joy dan Aland pun berpamitan kepada kedua orang tua Aland, Lia dan Yuda
Saat hendak menaiki sepeda motor, Aland oun berdoa
"Tuhan, semoga tidak turun hujan, buat lah hari Joy bahagia" ucap Aland pelan sembari berdoa
Mereka berdua pun berboncengan dan pergi ke sekolah bersama
Banyak pasang mata yang melihat mereka saat sampai di gerbang sekolah
"Lihat itu Aland dan anak baru itu" tunjuk salah satu siswa
"Iya, mereka seperti nya sudah jadian" ujar salah satu siswa lagi
"Tapi mungkin belum"
"Ya mereka pasti belum, mereka memang dekat karena satu kelas"
"Ayo ke kelas" ajak Aland tanpa mengindah kan ucapan dari siswa siswa lain
"Joy..." panggil Yumna
Joy dan Aland pun menoleh
"Ciee... yang pergi berangkat ke sekolah bersama" ledek Yumna dengan mengedip ngedip kan mata ke arah Joy
Joy tidak menanggapi nya dan hanya memasang wajah datar
Joy kembali berjalan tanpa memikir kan pandangan dari banyak mata