
"Joy sepulang sekolah jalan yuk" Ajak Yumna
"Iya yuk Joy, cari udara segar kita" ujar Sisi
"Mau ya Joy?" tanya Yumna lagi
"Ya" balas Joy
"Oke nanti langsung saja ya Joy" ujar Yumna
Joy mengangguk
Sepulang sekolah pun meraeka pergi bersama ke sebuah taman bermain
"Silakan Nona, adik adik" ujar Gerry memperilakan
"Terima kasih kak Gerry" balas Yumna dan Sisi
Gerry tersenyum
"Ayo Joy kita naik kuda kuda an itu yuk" ajak Sisi
"Dasar bocil, lu kagak lihat, itu yang bermain anak anak kecil" ujar Yumna
"Tapi kan gue belum pernah naik itu tahu" ujar Sisi cemberut
"Naik lah" ujar Joy
"Serius boleh?" tanya Sisi senang
Joy menganggung
Sisi pun menarik tangan Joy
"Aku tidak naik" ujar Joy
"Yah gak asyik dong" ujar Sisi
"Udah ayo gue temenin" ujar Yumna
"Joy lu tunggu sini dulu ya, gue nemenin bocil satu ini" ujar Yumna
"Ya" balas Joy
Sementara Yumna dan Sisi menaiki kuda kuda yang anak biasa dinaiki oleh anak kecil, mereka pun tertawa senang
Joy hanya melihat nya sambil berdiri dan tersenyum
"Hmm lucu nya" ujar Joy melihat mereka
Ia pun mengabadikan nya ke dalam ponsel milik nya
"Hai Joy.." sapa Aland bersama Bayu
Joy menoleh dan mengangguk
"Lu disini juga rupa nya Joy" ujar Bayu
Joy mengangguk
"Dengan siapa?" tanya Aland
"Oh..." balas Aland bingung karena tidak ada topik di benak fikiran nya
"Gue ke sana dulu ya Land, lu temani saja dia, pdkt..." ujar Bayu berbisik ke arah Aland dan memain kan mata nya naik turun
"Gue ke sana dulu ya Joy, Land" pamit Bayu sambil pergi
"Ehem..." Aland berdehem
Joy melihat ke arah Aland
"Emm... kamu tidak ingin coba naik wahana?" tanya Aland
"Kenapa?" tanya Joy
"Ayo coba in naik wahana" ajak Aland sembari menyeret tangan Joy
"Aku..." jawab Joy belum sempat mepanjut kan berkata, namun tangan nya sudah di tarik oleh Aland
"Sudah ayo kita coba saja" ajak Aland
Mereka pun berlari kecil bersama, dengan Aland di depan yang menggandeng tangan Joy
Joy melihat ke arah Aland yang menarik tangan nya, tanpa sadar ia pun tersenyum
"Sudah sampai, ayo kita naik" ujar Aland
"Tapi aku..." ujar Joy gugup
"Tidak apa apa, ayo ada aku" ujar Aland
"Ini nama nya komedi putar" ujar Aland menunjuk kan kepada Joy
"Pelan pelan naik nya" ujar Aland, ia pun membantu Joy menaiki sangkar besi nya, dan menjaga kepala Joy agar tidak terbentur
"Oke sekarang berpegangan" ujar Aland kepada Joy
Namun satu tangan Joy menggenggam tangan Aland, dan satu nya lagi berpegangan pada pagar besi
"Tuhan... rasa apa ini" batin Aland saat tangan nya di genggam oleh Joy, hati nya berdegup tidak terarah
Aland memandang ke arah Joy tanpa henti
"Aaa...." teriak Joy saat komedi putar mulai berbutar, dan berada di atas
"Aku tidak mau buka mata" ujar Joy
"Haha jangan takut, ada aku" balas Aland
"Tidak tidak, itu tinggi sekali" ujar Joy ketakutan
Rambut nya pun beterbangan menutupi wajah Joy
"Imut nya..." batin Aland
Aland pun membantu menyingkir kan rambut rambut Joy yang menutupi wajah nya
Joy terpaku atas tindakan Aland