
"Brak..." bunyi pintu yang di banting
"A....Aland..." Ujar seseorang yang menyekap Joy tadi dengan tergagap, dan ia melihat wajah Aland yang merah padam karena marah
"Dimana Joy?" tanya Aland dengan marah, dan mendekati ke arah nya
"A... Aku..." balas nya gagap
"Bagaimana Lan?" tanya Jeff tiba tiba sudah dibelakang Aland
Aland hanya menggeleng
"Dimana adikku?" tanya Jeff dengan mencengkram dagu seseorang itu
Namun seseorang itu hanya diam dengan merasa takut, sebab tubuh nya bergetar
"Dimana Joy? gadia s**lan" ujar Jeff marah dengan menghempas kan gadis itu
"Tata jawab kami" sarkas Aland
Ya, seseorang yang telah menculik dan menyekap Joy adalah Tata, teman sekolah Joy dan Aland
"D.. dia.... kabur..." ujar Tata menjawab dengan gagap
"Argh..." kesal Aland, dia pun keluar dari tempat itu
"Urus dia" perintah Jeff kepada bawahan nya
"Tolong lepasin aku" teriak Tata
Namun tidak ada yang memperdulikan nya
"Kita harus cari kemana Joy kak" ujar Aland
"Entah lah, anak buah ku belum ada yang memberikan info kepada ku" balas Jeff
"Kita berpencar, kamu ke arah sana, aku ke arah sana, dan bawalah beberapa bawahan kami" perintah Jeff, dan diangguki oleh Aland
Mereka pun berpencar dengan kelompok masing masing untuk mencari keberadaan Joy
"Joy.... joy...." teriak kelompok yang dipimpin Aland
"Joy.... joy...." teriak kelompok yang dipimpin Jeff
Mereka pun berusaha terua untuk mencari Joy hingga beberapa jam. Dan tanpa mereka sadari hari pun sudah menjelang pagi
"Argh... dimana kamu Joy?" ujar Aland frustasi, dia mengacak ngacak rambut nya, dan menitikkan air mata
"Tapi Joy...." ujar Aland
"Kita juga butuh istirahat, dan anak buah ku akan membantu kita mencari Joy" ujar Jeff menenang kan kekasih adik nya itu
Walau pun dalam hati nya juga sedang dan sangat mengkhawatir kan kondisi dan keberadaan adik nya itu
"Kakak duluan saja" balas Aland tanpa bergeming
"Sudah lah, aku yakin Joy akan baik baik saja" ujar Jeff lagi
"Aku juga tidak akan membriar kan adik ku diluar sana sendirian" ujar Jeff dengan menarik paksa Aland
Aland hanya menurut, namun dengan mata yang terus menelusuri jalan, barang kali Joy ada disana
"Dek cepat lah pulang, kakak merindukan mu" batin Jeff dengan mengusap air mata nya
Jeff sangat menyayangi adik nya, hanya Joy lah satu satu nya adik nya
"Kakek..." ujar Jeff memanggil Briant kakek nya dengan sedih
"Kenapa Jeff? Dimana adik mu? kenapa semalam dia tidak pulang? dimana Aland?" tanya Briant bertubi tubi
"Maaf kan Aland kek" ujar Aland menghampiri Briant dengan langsung bersujur dihadapan Briant
"Apa maksud kalian?" tanya Briant khawatir dan marah
"Joy diculik dan dia kabur entah kemana kek" ujar Jeff
"Maaf kan Aland kek, tidak menjaga Joy dengan baik" ujar Aland lagi, dia merasa teramat bersalah
"Bagaimana bisa?" tanya Briant tidak percaya
"Cucuku... Joy" ujar Briant sedih, dia merasa kaki nya seolah olah tidak bisa menyangga beban tubuh nya
"Kakek..." teriak Jeff saat melihat kakek nya akan jatuh, ia pun memapah kakek nya menuju sofa terdekat
"Kami akan mencari nya lagi kek, kami janji" janji Jeff kepada Briant
"Ya temukan cucu ku tersayang" ujar Briant sedih
"Dan cerita kan bagaimana bisa terjadi?" ujar Briant bertanya
"Saat kami hendak pulang, tiba tiba ada 2 kelompok yang menyegat kami dijalan kek" balas Aland mulai bercerita
"Lalu bagaimana?" tanya Briant tidak sabar ingin mengetahui kronologi kejadian nya