No Cute, But Strong Girl

No Cute, But Strong Girl
Kencan



"Eh Aland, masuk masuk" ujar Briant kakek Joy


"Terimakasih kek" balas Aland sopan


"Duduk lah, Joy masih di atas, sebentar lagi turun" ujar Briant


"Baik kek" ujar Aland


"Siapa kek?" Tanya Jeff yang tiba tiba muncul ke hadapan mereka


"Oh anak kecil" ujar Jeff saat mengetahui Aland lah yang datang, Jeff pun menghampiri mereka dan duduk bersama


"Kamu mau ajak adik ku kemana?" tanya Jeff sembari mengunyah kacang


"Jalan kak" balas Aland


"Gak boleh berdua" ujar Jeff sinis


Aland pun mengernyit dan menampak kan raut wajah tidak suka


"Tidak aman untuk Joy dimalam hari" Ujar Jeff menegas kan


"Biar kan lah mereka berdua pergi Jeff" ujar Briant


"Tapi kek..." ujar Jeff tidak terima


"Aku akan menjaga nya" ujar Aland meyakin kan


"Tidak, pokok nya aku ikut" ujar Jeff bersikukuh


"Kamu macam tidak pernah saja Jeff" sarkas Briant


"Aku merasa tidak enak saja kek" Ujar Jeff


"Kakek tahu kamu khawatir dengan adik mu, tapi dia perlu bergaul bersama teman sebaya nya" tegas Briant


"Oke aku mengalah kek" pasrah Jeff


"Tapi ingat, jika sesuatu terjadi pada Joy, aku tidak akan memaaf kan mu" tegas Jeff kepada Aland sembari mengancam nya


Aland mengangguk


Joy pun menuruni tangga dengan gaun yang indah dan tas kecil ia sampir kan di pundak nya


"Cantik nya..." batin Aland, ia terkagum hingga tanpa berkedip


Joy pun menghampiri ke arah Aland


"Ayo.." ajak Joy saat sampai dihadapan Aland


"Eh..." Aland pun terkejut karena tanpa sadar Joy sudah di hadapan nya


"Kakak dirumah saja saga kakek" balas Joy


"Tapi kakak..." ujar Jeff belum selesai melanjut kan ucapan nya


"Aku akan baik baik saja" ujar Joy meyakin kan


"Baik lah, jika ada apa apa segera hubungi kakak" ujar Jeff pasrah, namun kekhawatiran masih menyelimuti hati nya


"Kakek kami pamit dulu" ujar Aland dan Joy berpamitan


"Ya hati hati lah" balas Briant


"Jaga Joy baik baik" timpal Briant lagi kepada Aland


Aland pun mengangguk


Joy dan Aland pun membelah jalanan yang masih ramai, karena baru jam 7 malam.


Mereka sampai disebuah taman yang sebelum nya sudah dipesan dekor nya oleh Aland


"Indah" ujar Joy


"Silakan duduk" ujar Aland mempersilakan Joy untuk duduk


"Terima kasih" balas Joy


"Maaf jika tempat nya kurang romantis" ujar Aland


"Hmm.." Joy hanya mengangguk dan tersenyum kecil


"Terima kasih sudah menerima ku untuk menjadi kekasih mu" ujar Aland sembari meraih tangan Joy dan mengusap nya


Joy mengangguk


"Ini hadiah untuk perayaan hari jadi kita" ujar Aland menunjukkan sebuah kotak yang beriai kalung sederhana namun indah


Aland pun menghampiri Joy dan memakai kan kalung keleher Joy


"Terimakasih" balas Joy sembari tersenyum


"Sama sama" balas Aland senang karena Joy terlihat menyukai pemberian nya itu


"Maaf kalung yang kupilih untuk mu, karena kita masih sekolah, cicin belum ku berikan untuk mu" ujar Aland merayu


"Apaan sih.." ujar Joy malu


Sementara tidak jauh dari sana terdapat sepasang mata yang mengamati mereka dengan penuh ketidak sukaan


"Aku tidak akan membiar kan kalian bersama, dan bahagia diatas penderitaan ku" ujar seseorang itu dengan madah dan mengepal kan tangan nya