No Cute, But Strong Girl

No Cute, But Strong Girl
Kemarahan Teman teman Joy



Sementara ditempat lain, ada seseorang yang bahagia karena mendapat kabar keponakan nya yang menghilang


"Hahaha... setidak nya aku belum bergerak, namun gadia itu sudah menghilang" ujar nya senang


"Tuan apa kita akan mencari keberadaan nya Tuan?" tanya anak buah nya


"Tidak perlu, kita tunggu saja seberapa lama ia akan kembali, mungkin saja dia sudah dimakan hewan sungai" ujar nya lagi


"Mickle... akan ku pasti kan putri mu menderita" ujar nya lagi dengan menyesap sebatang rokok di tangan nya


...----------------...


"Yah, bagaimana keadan putri Alle pa, hu.. hu...." ujar Lia sedih


"Tenang lah Bun, anak kita pasti mencari calon menantu mu itu, doakan agar ia baik baik saja" balas Yuda menenang kan istri nya


"Ayah Bunda, Aland pamit dulu untuk mencari Joy" pamit Aland


"Kamu tidak sekolah sayang?" tanya Lia


"Biar kan lah anak mu mencari kekasih nya dulu" ujar Yuda


"Hati hati nak" Balas Yuda


Aland hanya mengangguk sembari melenggang keluar dari rumah nya


"Anak buah ku belum mendapat kan informasi keberadaan Joy, dan belum ada 24 jam dari kejadian saat Joy menghilang" ujar Jeff kepada Aland


"Kita belum bisa melaporkan kepada Polisi" ujar Jeff lagi


"Aku tahu kak" balas Aland lemas


"Sebaik nya kamu kesekolah saja, biar aku yang mencari nya" ujar Jeff


Aland menggeleng " Tidak kak... aku akan mencari Joy hingga dapat"


"Baik lah untuk hari ini, besok kau harus sekolah, kau akan ujian" ujar Jeff menasehati


Aland mengangguk


Yumna, Sisi pun histeris saat mengetahui teman sekaligus sahabat bahkan sudah dianggap saudara oleh mereka telah menghilang setelah diculik


"Si... gak mungkin Joy hilang kan Si..." ujar Yumna tak percaya, ia menangis sejadi jadi nya


"Dia diculik siapa? dan bagaimana bisa terjadi?" tanya Yumna kepada Sisi


"Ta.. ta... dasar gadis jahat..." ujar Sisi marah dan pergi menuju ke kelas Tata


"Si... mau kemana?" tanya Yumna dengan berteriak, karena Sisi tiba tiba marah dan pergi meninggal kan nya


"Si.. ada apa?" tanya Bayu yang sekelas dengan Tata sekaligus pacar Sisi. Dia menghampiri


"Dimana gadis yang tak punya hati itu?" tanya Sisi marah


Yumna pun mengikuti Sisi


Bayu yang bingung pun hanya bertanya tanya dalam hati


"Apa maksud Sisi?" batin Bayu


"Dimana teman mu itu.. hah?" bentak Sisi kepada Sinta teman yang selalu bersama Tata


"Makasud kamu apa?" tanya Sinta


"Kau tidak usah pura pura tidak tahu, aku yakin kau tahu kan dimana teman mu itu?" ujar Sisi marah kepada Sinta


"Si ngapain sih marah marah dikelas lain?" bisik Yumna yang tadi menyusul Sisi


"Teman dia yang sudah menculik sahabat kita Yum" ujar Sisi menangis


"Culik? Siapa yang diculik?" tanya Bayu bingung


"Joy tadi malam diculik Bay, dan Tata pelaku nya" ujar Sisi


"Apa?" ujar Sinta kaget


"Kamu tidak tahu hal ini.. hah?" tanya Sisi


Sinta menggeleng


"Kenapa kamu senekad ini Ta. Kamu bilang tidak menyukai Aland, dan mendorong ku mendekati nya, ada apa kamu Ta" batin Sinta, ia tak percaya dengan kelakuan teman nya itu


Selama ini Tata yang mensuport Sinta untuk dekat dengan Aland, tak tahu rupa nya Tata menyimpan rasa yang sama kepada Aland