
Hari yang ditunggu tunggu oleh Zahra pun tiba
Nampak Zahra dirias sederhana dengan balutan pakaian muslim dan tak lupa dengan tudung kepala atau jilbab
"Kamu sangat cantik Zahra" puji Joy
"Mbak juga cantik" balas Zahra memuji
"Ini yang pengantin yang mana mbak? Sama sama cantik ya" ujar salah satu perias itu kepada yang lain
"Iya mbak" balas yang lain
"Tuh kan mbak perias nya sampai bingung" ujar Zahra kepada Joy
"Gak lah, tetap kamu yang tercantik hari ini" ujar Joy
"Berikan aku masker, ada kan?" tanya Joy
"Ada mbak, ini kebetulan kami bawa dan masih baru ini belum terpakai" ujar perias itu
"Makasih" balas Joy dengan segera memakai masker nya
"Kenapa pakai masker mbak?" tanya Zahra
"Takut ada paparazi, dan demi keamanan ku" bisik Joy pada Zahra
"Assalamu'alaikum Ning, ini ada saudara Ning yang mau bertemu" ujar Aisyah memberitahukan bahwa ada salah satu saudara Zahra yang ingin menemui nya
"Wa'alaikumsalam, silakan bawa masuk saja mbak" balas Zahra
"Zahra, ya ampun cantik sekali kamu dek" ujar saudara Zahra
"Salam dulu mbak" ujar Zahra sembari tersenyum
"Eh maaf. Assalamu'alaikum pengantin yang cantik" ujar saudara Zahra lagi
"Wa'alaikumsalam kakak ku yang cantik" balas Zahra dengan memeluk saudara sepupu nya itu
"Ini kado dari kakak, ya kado nya jangan dilihat dari isi nya ya dek" ujar nya
"Terimakasih kak" balas Zahra
"Oh ya, tadi siapa perempuan yang berpapasan dengan ku di pintu dek, kenapa dia pakai masker, dan jilbab nya tidak benar" tanya saudara Zahra lagi
"Itu temanku kak, dia bukan muslim. Tapi dia sangat menghargai kita. Meskipun berbeda dengan nya" Balas Zahra
"Masya allah, orang nya baik arti nya dek" balas saudara Zahra lagi
"Alhamdulillah iya kak" jawab Zahra
"Terus kenapa dia pakai masker dek?"
"Takut ada paparazi kata nya kak" balas Zahra merasa geli
"Aneh aneh saja kalian dek, memang nya dia artis?" tanya nya lagi
Zahra hanya menggeleng arti tidak tahu
"Ya sudah, kakak ke depan dulu, kasihan suami kakak nunggu. Assalamu'alaikum" pamit nya
"Wa'alaikumsalam" balas Zahra
"Kok aku merasa gak asing sama mbak mbak tadi ya" batin saudata Zahra
"Sudah bun?" tanya suami nya
"Sudah Yah, tapi bunda penasaran itu siapa ya yah, seperti tidak asing" ujar nya lagi dengan menunjuk ke arah Joy
"Sudah nanti saja, itu acara akad nya mau mulai" ujar suami nya lagi
Mereka pun duduk terpisah antara barisan perempuan dan laki laki
Hingga acara akad pun sudah selesai. Nampak Zahra keluar di dampingi Umi nya. Zahra pun menghampiri Farhan yang telah menjadi suami nya. Dan menyalami nya
Seelah proses akad selesai, rasa penasaran yang ada di hati saudara Zahra pun masih menyelimuti nya, hingga ia nekad menghampiri ke arah Joy yang sedak duduk bersama Aisyah dan Maryam.
"Bismillah, semoga mbak nya baik, jadi kalau tidak pernah kenal ya kenalan saja lah" ujar saudara Zahra itu meyakin kan
"Assalamu'alaikum mbak" salam nya
"Wa'alaikumsalam mbak" balas Aisyah dan Maryam
Joy hanya mengangguk dan fokus ke layar hp nya yang sedang memotret Zahra
"Maaf mbak, apa kita pernah bertemu sebelum nya?" tanya saudara Zahra itu kepada Joy
"Mbak ditanyai ini" ujar Maryam kepada Joy
Joy menoleh dan terkejut