No Cute, But Strong Girl

No Cute, But Strong Girl
Kado untuk Zahra



"Ayo kita cari makan, aku lapar" ujar Joy mengajak Aisyah, Maryam dan Asep yang menemani mereka


"Mbak baik baik saja?" tanya Aisyah yang melihat Joy nampak kesal setelah membeli hp baru


"Tidak apa apa" balas Joy


"20 jt sudah terpakai 2 jt, masih 18 jt. buat beli makan cukup seperti nya" batin Joy


"Mbak sebaik nya uang nya dimasukkan dalam tas saja mbak. Takut nanti di jambret orang mbak" ujar Asep


"Oke.." balas Joy dengan segera ia memasuk kan uang nya ke dalam tas Aisyah


"Kok ke tas saya mbak" ujar Aisyah


"Aku kan gak bawa tas" ujar Joy santai


"Sudah jagakan saja Ais" ujar Maryam


"Sudah ayo turun, aku mau bakso. Kalian terserah saja mau makan apa sepuas nya" ujar Joy


Joy pun langsung duduk di tempat makan itu tanpa memesan terlebih dulu


"Loh mbak gak pesan dulu?" tanya Maryam


"Hah..?" kaget Joy


"Ah seperti di kantin sekolah saja, tapi biasa nya Yumna yang mesan kan" batin Joy


"Ya sudah biar saya saja yang mesan kan mbak, mbak mbak nya mau pesan apa?" tanya Asep


"Aku bakso dan es jeruk" ujar Joy


"Kami nasi saja mas, dari pagi belum sarapan soal nya" ujar Aisyah dan Maryam


Sementara Asep memesan makanan, yang lain pun menunggu


"Mau beli kado untuk Zahra dimana?" tanya Joy


"Ada mbak di toko toko sini, tapi ya maklum mbak terbatas karena di kecamatan kecil mbak" ujar Aisyah


"Mall ada?" tanya Joy


"Gak ada mbak" balas Aisyah


"Dikiro ning kota gede opo yo mbak Ais (Dikira di kota besar ya mbak Ais)... hi.. hi..." ujar Maryam cekikikan


"Kenapa?" tanya Joy


"Biasa nya kalian kasih kado apa untuk pernikahan?" tanya Joy


"Kami ya hanya sedehana saja mbak, seperti sprei, dan alat masak gitu mbak" ujar Maryam


"Apa yang belum Zahra punya?" tanya Joy


"Kalau itu kami tidak tahu mbak" balas Aisyah


"Bahas apa mbak?" tanya Asep


"Ini mbak nya mau nyari kado untuk Ning Zahra, lah nanya nya malah mall" ujar Maryam


"Owalah, ya gak ada kalau mall disini mbak. Ada nya toko toko kecil mbak" balas Asep


Joy hanya mengangguk


Tak lama pesanan mereka pun datang. Mereka menyantap dengan hening


"Mbak nya mau nyari kado seperti apa mbak?" tanya Asep sembari menyetir saat mereka telah selesai makan tadi, tak lama mereka melanjut kan perjalanan


"Em... perabotan rumah tangga saja mungkin" ujar Joy berfikir dan membalas pertanyaan Asep


"ini sudah sampai mbak" ujar Asep


Joy diikuti Aisyah dan Maryam pun turun


Mereka membeli beberapa perabotan rumah tangga


"Mbak apa tidak kemahalan membeli semua ini mbak?" tanya Maryam


Pasal nya yang Joy beli adalah kulkas, mesin cuci, penanak nasi, blender, dan peralatan elektronik rumah tangga lain nya


"Tidak apa apa" balas Joy


"Pak bisa bayar pakai kartu kredit kan?" ujar Joy


"Bisa mbak, silakan masuk kan pin nya mbak" ujar penjual itu


"Sudah" balas Joy


"Bungkus kan saja dulu, nanti kami datang kemari lagi, dan siap kan mobil untuk pengantaran nya pak" ujar Joy


"Iya siap siap mbak, terima kasih sekali lagi" ujar penjual itu senang dengan senyum sumringah. Pasal nya barang dagangan nya terjual banyak tanpa tawar menawar