
Sudah beberapa kali berputar, Joy tidak merakan takut, namun justru ia merasakan hal yang aneh pada hati nya
"Terima kasih" ujar Joy, saat Aland menyingkir kan anak rambut yang mebutupi wajah nya
Aland tersenyum
Tanpa sadar tangan mereka masih saling menggenggam
Dan putaran terakhir komedi putar pun usai
"Bagaimana, seru kan?" tanya Aland sembari tersenyum
"Heem" Joy menganggung, dan menyembunyi kan senyuman nya
"Cieee....." ujar Yumna, Sisi dan Bayu yang tiba tiba menghampiri mereka
"Ayo hati" ujar Aland membantu Joy turun
Tangan mereka pun masih bergandengan
"Ehemm" Bayu berdehem
"Haus gue, cari minum yuk" ujar Bayu lagi ke arah Sisi dan Yumna
Joy yang sadar pun langsung melepas tangan nya dari genggaman Aland
"Maaf" ujar Aland
Joy hany tersenyum kecil
"Seperti nya bentar lagi ada yang jadian nih..." bisik Yumna di terlinga Joy
Joy segera menjauh kan telinga nya dan berjalan pergi
Aland masih mematung di tempat sembari tersenyum senyum
"Eh Joy tunggu..." teriak Yumna berlari mengejar Joy
sementara di belakang Bayu menggandeng tangan Sisi saat mereka berjalan
Sisi nampak malu malu
"Eheem..." dehem Aland, kemudian ia pun pergi mendahului pasangan yang sedang bergandengan tangan itu
Tanpa terasa matahari pun undur diri dari pandangan
Dan bergantian bulan yang menyapa mereka
Mereka pun menaiki bukit yang agak tinggi dari tempat sebelum nya
Joy duduk di taman di atas reremputuan hijau sembari memandang pergantian matahari dan bulan
Aland pun dengan sesegera mengabadi kan saat moment Joy memandang
"Imut...." kata Aland sembari melihat hasil potret di ponsel nya
"Jika suka itu bilang" ujar Yumna yang tiba tiba datang dan membawa 2 gelas minum ke arah Joy
Aland pun menghampiri mereka
"Ini untuk mu Joy" ujar Yumna memberi kan segelas minuman untuk Joy, dengan Aland mengikuti nya di belakang
"Terima kasih" balas Joy
"Mau berfoto?" tanya Aland kepada Joy
"Kalian berfoto lah, biar gue yang foto kan" ujar Yumna menawar kan diri
"Tidak..." kata Joy
Namun belum sempat melanjut kan perkataan nya, Aland sudah menarik tangan nya untuk berdiri
"Ayo.." ajak Aland lembut
Joy hanya menuruti nya dengan kaku
"1..... 2..... 3....." aba aba Yumna
"Lebih dekat Joy... tersenyum..." Yumna berteriak
"Cekrek...cekrek..." bunyi potretan
"Lagi...tersenyum lagi..." ujar Yumna
Joy berusaha tersenyum dan ia merasa kaku
"Imut..." ucap Aland di belakang telinga Joy saat mereka berfoto bersama
Yumna pun memotret mereka, saat Aland memandang ke arah Joy, dan Joy menoleh ke arah Aland
"Romatis nya..." ujar Yumna tersenyum
"Ehemm... ehemmm..." dehem Bayu yang tiba tiba datang menghampiri mereka
Disusul oleh Sisi, dan Beny yang tak sengaja bertemu di jalan
"Kak Beny..." ujar Yumna salah tingkah
"Hai Yumna..." sapa Beny pada Yumna
"Hai kak..." balas Yumna lirih dan ia sesegara membalik kan badan nya untuk menarik nafas
"Mana ponsel ku?" tanya Aland
Yumna pun memberi kan nya pada Aland
Aland kembali menghampiri Joy yang sudah terduduk lagi dengan memandangi bulan
"Indah kan..." ujar Aland
Joy mengangguk
Namun terbesit rasa sedih di hati Joy, saat melihat bulan, ia rindu dengan Ibu dan Ayah nya yang dulu selalu mengajak nya melihat bulan di balkon rumah nya