No Cute, But Strong Girl

No Cute, But Strong Girl
Pertemuan



Keesokan hari nya sekelompok keluarga, yaitu Jeff, Opa, Oma, Kakek, Gea, Gerry dan beberapa body guard beriringan untuk menjemput Joy


Aland beserta kedua orang tua nya yaitu Yuda dan Lia pun ikut dalam penjemputan Joy


Yumna, Sisi, Bayu, Beny yang tak lain adalah teman dari Joy pun ikut dalam rombongan itu


"Perketat semua keamanan, jangan sampai lengah" ujar Jeff kepada bawahan nya


Hal yang sama pun diperintah kan oleh Opa dan kakek Joy masing masing kepada bawahan nya


Iring iringan mobil mewah pun nampah memadati jalan menuju desa yang cukup jauh dari kota mereka tempati


Berdecak kagum para petani dan penduduk saat melihat mereka dengan mobil mewah nya melewati jalanan itu


Tampak hamparan padi dan tanaman hijau yang nampak asri


Sejuk dan masih jauh dari polisi udara. Itu lah yang mereka rasakan oleh sekelompok orang yang mengendarai mobil mewah itu


...****************...


"Umi... Kyai...tidak perlu repot repot untuk penyambutan mereka" ujar Joy, ia tidak enak hati karena keluarga yang telah merawat nya ini sampai mempersiap kan banyak makanan untuk keluarga yang akan menjemput nya


"Tidak apa apa nak, ini tidak repot. Kami justru akan senang" balas Umi yang diangguki suami nya


Hingga malam mereka pun baru sampai di kediaman kyai itu yang tak lain adalah sebuah pesantren di sebuah desa


"Permisi... selamat malam..." ujar Briant menyapa, karena ia yang tua kan dan fasih dalam bahasa indonesia


"Selamat malam... mari mari bapak ibu, mbak mas sekalian" balas Kyai mempersilakan untuk masuk dan tak lupa menyalami mereka terkecuali yang perempuan


"Maaf tempat kami seperti ini, hingga anda sekalian harus duduk dibawah" ujar Kyai


"Tidak apa apa pak, kami bisa duduk dimana saja" ujar Briant


"Umi tolong panggil kan nak Joy, keluarga nua sudah datang" pinta Kyai yang langsung disetujui oleh Umi


Tak lama Joy pun keluar dan menghampiri mereka


"Oma... Opa..." Joy memeluk Opa dan Oma nya


"Kakek..." ujar nya bergantian memeluk kakek nya


"Kakak, kak Gea" ujar Joy lagi memeluk Jeff dan Gea


"Gerr..." sapa nya kepada Gerry


"Kalian..." peluk Joy kepada Yumna dan Sisi


"Kangen... hiks... hiks..." ujar Yumna dan Sisi memeluk erat Joy


"Aku juga..." balas Joy mengusap usap punggung kedua sahabat nya itu


"Ehem..." Aland berdehem


"Joy..." panggil nya lembut


"Aland..." balas Joy


"Maafin aku Joy tidak bisa menjaga mu sayang" ujar Aland lembut, ia merasa bersalah


"Its Oke..." ujar Joy


"Kamu tidak merindukan ku?" tanya Aland dengan membentang kan kedua tangan nya, berharap Joy akan memeluk nya seperti yang lain


"Maaf... kata Kyai... perempuan dan laki laki tidak boleh sembarang berpelukan" ujar Joy teetunduk


"Iya kan pak kyai?" tanya Joy kepada Kyai


Kyai pun mengangguk, diikuti gelak tawa yang lain


"Hahaha...."


Aland hanya cemberut


"Cup.." Joy pun menyalimi tangan Aland


"Sudah kan?" tanya Joy


"Kurang.." balas Aland


"lain kali saja ya, Umi biasanya hanya menyium tangan Kyai jika Kyai mau keluar maupun bepergian saja" ujar Joy


"Dasar gadis polos" batin Kyai dengan membetul kan kopyah nya


"Kenapa kamu cerewet sekali sekarang, hmm..." ujar Aland gemas dan mencubit pipi Joy


Joy yang merasa kesakitan pun, memilih pergi untuk duduk disamping Oma dan Opa nya