
"Beri kan laptop nya" pinta Joy
"Tapi anda masih sakit Nona" ujar Gerry
"Berikan" balas Joy dingin
Dengan terpaksa Gerry pun memberi kan laptop nya kepada Joy
Joy pun fokus ke laptop nya, ia selalu terbiasa saat gelisah dan hati nya tidak senang akan melampias kan pada pekerjaan
Hal itu justru berdampak baik, hingga dapat membantu perusahaan keluarga nya menjadi berkembang pesat
"Kring....kring...." bunyi telephone masuk
Gea pun mengangkat nya
"Halo Tuan" ucap Gea
"Nona, ini Tuan dan Nyonya Smith" ujar Gea memberikan telephone kepada Joy
"Hall..." ucap Joy setelah menerima telephone nya, namun belum selesai menyapa sudah di sela dari seberang telephone
Kemudian Oma Opa nya pun mengganti sambungan telephone menjadi sambungan video
"Joy kamu baik baik saja kan sayang?" tanya Oma nya
"Kenapa kamu sakit sayang?" tanya Opa
"Bagaimana bisa kamu sakit?" tanya Oma
"Kamu makan teratur kan?" tanya Opa
Hingga suara sahut sahutan pertanyaan memenuhi teling Joy
"Joy baik baik saja Oma Opa" balas Joy
"Joy kakak segera berangkat ke sana, kamu harus hati hati" ujar Jeff berteriak dan sembari berlari keluar
"Jeff hati hati" teriak Oma dan Opa
"Kak Jeff mau ke sini?" tanya Joy saat ia melihat Jeff berteriak sembari keluar rumah
"Ya, dia khawatir sekali setelah mendengar keadaan mu" ujar Oma
"Oma pun sebenar nya ingin sekali datang menemui mu" ujar Oma sedih
"Sudah sudah, kamu ini sudah tua masih saja menangis" ujar Opa
"Siapa yang menangis" elak Oma
"Joy nanti setelah Opa tidak ada pekerjaan, kami akan datang ke sana" ujar Opa
"Ya" balas Joy
"Ya sudah istirahat lah Joy sayang" ucap Oma
"Da cucu Oma Opa" ujar Opa Oma sembari memati kan sambungan video nya
"Nona ini silakan dimakan dulu, kemudian setelah nya obat nya diminum" ujar Gea
"Ya" balas Joy
Gerry pun dengan cepat mengambil laptop dari hadapan Joy
Gea menyiap kan dan membantu Joy untuk makan
"Baru juga sakit sedikit, sudah heboh semua nya" batin Joy dingin
"Nona besok pagi anda sudah bisa pulang" ujar Gea
"Ya" balas Joy singkat
"Namun nona perlu istirahat, jangan dulu pergi ke sekolah dan bekerja dulu" lanjut Gea
Joy tidak menghirau kan
"Besok aku sudah libur" ujar Joy
"Eh... i.. ya nona" balas Gea gagap, sebab ia lupa
"Kalian pergi lah makan, aku ingin sendirian" perintah Joy
"Tapi nona" ujar Gea
"Pergi lah" ujar Joy tegas
"Ba baik.. nona" jawab Gea sembari pamit keluar
"Mungkin nona ingin istirahat" ujar Gerry setelah menutup pintu dan keluar dari ruang rawat Joy
"Kamu duduk lah disini, biar kan kakak yang mencari makanan" ujar Gerry
"Tetap awasi nona, jika ada apa apa segera tlp kakak" lanjut Gerry kepada Gea
"Ya kak" balas Gea
Tak lama Gerry datang membawa makanan
"Ini makan lah" ujar nya kepada Gea
mereka pun makan bersama dengan tetap mengawasi ruangan Joy
"Aku ikut sedih melihat nona sakit kak" ujar Gea
"Ya, kakak pun sama" balas Gerry
"Kita tidak akan bisa seperti sekarang jika tanpa nya kak" ujar Gea dengan mengingat masa lampau
"Iya kakak tahu dek"
"Makan lah dulu" ujar Gerry kepada Gea