
Joy pun yang masih fokus ke ponsel, seketika dia melihat ke arah yang lain
"Sudah?" tanya Joy
Mereka pun mengangguk
"Kurang?" tanya Joy lagi
adik adik kelas nya pun mengangguk
"Pesan saja" ujar Joy, ia kembali fokus ke ponsel nya
"Pesan lah, jika kalian masih belum kenyang" ujar Yumna
"Beneran gak apa apa kak?" tanya Ima
"Iya gak apa apa, kan dia yang bayar" ujar Yumna menunjuk ke arah Joy
"Tapi kami gak enak kak" ujar Aji
"Gak apa apa, kalian makan sebanyak itu pun dia gak akan merasa miskin setelah nya" ujar Yumna sembari tersenyum jahat dan melirik ke arah Joy
Mereka pun memesan makanan lagi
"Antar kan lah kemari, di kantin belakang" ujar Joy sembari bertelphone
Tak lama Gea pun datang dengan menenteng laptop dan sekantong plastik berisi susu coklat dan cemilan
"Ini nona" ujar Gea memberi kan laptop nya kepada Joy
"Hmm" balas Joy
"Ini pesanan nona" ujar Gea lagi sambil menunjuk kan sekantong plastik
"Letak disitu" ujar Joy
"Bagaimana bisa ini terjadi" ujar Joy dingin dan nampak kesal di raut wajah nya
"Maaf nona, info dari kak Gerry, ada beberapa client yang curang dalam hal ini" bisik Gea kepada Joy
Joy mengangguk, dan kembali fokus ke layar laptop nya
Tak lama ia pun memberi kan kepada Gea
"Ini sudah aku cek, minta lah Gerry untuk mengatasi hal ini, seharus nya tidak ada hal yang akan terjadi" balas Joy kepada Gea
Gea pun mengangguk sembari pamit kepada Joy dan pergi meninggal kan
"Tadi siapa kak?" tanya Aji dan Ima kepada yang lain
"Asisten Joy" balas Yumna
"Kak Joy punya asisten?" tanya Izi
Aland mengamati Joy dengan mengerut kan kening
"Kenapa?" tanya Aland kepada Joy
"Tidak" kata Joy dingin, ia pun menyesap minum nya kembali
"Artinya kak Joy sudah bekerja kak?" tanya Ima penasaran
"Mungkin, kakak juga kurang tahu, tapi yang kakak tahu dia orang nya terlalu sibuk" ujar Yumna
"Pantas saja, kak Joy mau mentraktir kita" ujar Ima pelan
"Sudah?" tanya Joy sembari berdiri
"Sudah kak...." balas Izi dan yang lain
Joy pun pergi ke ibu kantin untuk membayar, setelah nya ia pergi keluar dengan berjalan paling depan
"Joy milik mu" ujar Bayu dengan membawa kan sekantong plastik tadi
"Bawa lah" ujar Joy menoleh
Aland pun mengejar Joy
"Yakin kamu tidak apa apa?" tanya Aland
Joy pun menoleh dan mengerut kan kening nya
Kemudian melanjut kan jalan nya tanpa berbicara
"Aneh" batin Aland
"Oke adik adik, bagaimana sudah kenyang atau masih lapar?" tanya Beny setelah mereka sampai di tempat MOS sebelum nya
"Sudah kak...." balas mereka
"Oke, ada yang punya ide untuk permainan selanjut nya tidak?..." tanya Beny
"Membuat surat untuk kakak senior aja ya, bagaimana adik adik?" tanya Yumna
"Setuju...." balas mereka
"Kakak senior nya boleh juga kan ngasih surat ke kakak senior yang lain?" tanya Aland dengan senyum nya senang
"Emmm.... pasti ada mau nya ya..." ujar Yumna dan Beny bersamaan
"Ciee......" teriak mereka mengejek
Yumna dan Beny pun beradu pandang, dan tak lama mereka membuang pandangan mereka karena merasa malu dan deg degan