
Nita mulai menyibukkan diri dengan menulis berbagai puisi dan cerpen berharap waktu cepat berlalu. 1 minggu setelah kepergian egi ke Inggris tapi Nita belum juga mendapatkan kabar dari egi. "Kamu lagi apa gi? Sudah 1 minggu kamu ga ada kabar, kamu ga mengirimkan nomormu disana untuk bisa aku hubungi. Aku kangen", bisiknya dalam hati sambil berbaring dikasurnya dan melihat ponsel dan melihat foto mereka berdua yang ia jadikan wallpaper di ponselnya.
Drrrrt..Drrrrt..Drrrrt.. ponsel Nita bergetar. "Nomor luar", bisiknya,ia mengangkat telpnya."Halo sayang, maaf baru kasih kabar ke kamu ya, ini nomor aku. Egi" ucap egi dari balik telp. "Egi", nita teriak dan segera bangun dari kasurnya. Ia bahagia akhirnya egi menghubunginya. "Iya, ini aku. Maaf ya aku baru kasih kabar 1 minggu ini. Aku sibuk mengurus semua prosedur masuk kuliah disini dan sibuk mengurus proses masuk asrama disini. Kamu ga marah kan? Maaf ya sudah buat kamu khawatir 1 minggu ini", ucap egi sambil meminta maaf.
"Iya gapapa kok. Oiya gimana kabar kamu?", tanya nita. "Aku baik kok, dan ini mau masak buat sarapan. Kamu sudah makan malam? Awas ya kalau aku dengar kamu belum makan selama aku pergi", canda egi.
"Hehehe ga kok aku juga sudah makan malam", jawab nita. "Ya sudah aku sarapan dulu ya. Good night ya. Miss you" ucap egi. "Good morning and Miss you too", balas nita. Ponsel pun dimatikan.
7 sampai 8 bulan selama egi di sana hubungan jarak jauh mereka masih baik-baik saja, komunikasi mereka juga masih berjalan intens. Hingga sarah datang kembali untuk berusaha menghancurkan hubungan mereka. "Ting tong" suara bel kamar asrama egi. Egi kemudian membukakan pintu. "Hai sar, ada apa?", tanya egi terus terang. "Ada tamu datang bukannya disuruh masuk dulu malah di jutekin, ga baik tahu. Sebel", gerutu sarah. Egi mempersilahkan sarah masuk.
Egi diam dan berpikir.
"Ayolah aku sekarang bukan aku yang dulu, ini benar-benar mau belajar kok",bujuk sarah. Egi terus menatap sarah dengan sinis, ia masih meragukan sarah. Tapi kali ini sarah memasang wajah tulus dan jujur,akhirnya egi menyetujui agar sarah dapat belajar bersamanya.
Mereka akhirnya belajar bersama, tidak terasa berawal dari belajar bersama hari itu membuat egi dan sarah menjadi semakin dekat. Sarah semakin yakin rencananya untuk merusak hubungan egi dan nita akan segera berhasil melihat keakraban mereka saat ini. Egi tidak lagi jadi pria yang judes ke sarah malah egi menjadi semakin baik dengan sarah.
Egi mulai lupa untuk memberikan kabar pada sarah sikapnya sedikit berubah. Liburan sekolah tiba, nita berencana ke Inggris untuk menemui egi disana. Sebelum akhirnya ia disibukkan dengan segala kegiatan sekolah menjelang ujian nasional. Ia mempersiapkan segala sesuatunya. Hingga akhirnya tiba hari ia berangkat. Ia sangat bahagia karna akan bertemu egi, walaupun egi sudah jarang menghubunginya. Ia percaya dan yakin egi disana hanya sedang sibuk dengan kuliahnya.