
Tidak terasa waktu menunjukkan pukul 08.30 malam egi mengajak nita untuk pulang kerumah. Sesampainya dirumah suasana hening, seluruh lampu dirumah nita padam. "Kok rumah kamu mati lampu? Kamu berani ga sendirian?" Tanya egi cemas. "Berani kok, kayanya mba lupa nyalain lampu. gapapa kamu pulang aja ya. Thanks tonight sayang" jawabnya menenangkan kecemasan egi. Nita pun masuk kerumah dan menyalakan lampu, saat lampu mulai di nyalakan bunyi balon di pecahkan. "Surprise" teriak keluarga dan teman-teman Nita, Nita terkejut dan terharu melihat banyaknya kejutan yang di siapkan oleh orang-orang yang ia sayangi. "Selamat ulang tahun ya nak" ucap papi dan mami Nita sambil memeluk dan mencium pipi Nita. Semua sahabat juga adiknya menghampiri Nita, memeluk,mengucapkan selamat dan memberikan kado padanya. Mereka pun menikmati kejutan perayaan hari jadi Nita dengan suka cita. 1 rumah penuh kebahagiaan dan tawa canda tidak terasa waktu menunjukkan pukul 10.30 malam. Satu demi satu sahabat Nita berpamitan pulang.
Hari-hari Nita kini terasa semakin sempurna, ia merasa dikelilingi orang-orang yang menyayanginya dengan tulus, hubungannya dengan egi juga semakin mesra. Hingga tiba-tiba ada yang tidak suka dengan hubungan mereka, ada seorang teman wanita di sekolah egi yang sangat menyukai egi dan memendam perasaan selama bertahun-tahun. Ia memiliki niat jahat untuk merusak hubungan egi dan Nita.
Akhirnya ia merencanakan niat untuk membuat egi dan nita berpisah. "Hai gi" sapa sarah sambil menghampiri egi yang habis main basket. "Oohh hai sarah ada apa?" Jawab egi sambil menyapa kembali. "Egi, lo ada waktu luang ga? Gue ga ngerti nih soal kimia yang tadi di ajarin pak dodi. Lo mau tolongin gue ga buat ajarin gue pelajaran ini?" tanya sarah dengan memasang wajah bingung dan memelas. "Gue sih kosong pulang sekolah nanti, yaudah nanti gue ajarin dikelas ya" ucap egi santai sambil berlalu menuju kantin.
Nita bergegas menuju SMA egi berusaha membuktikan omongan wanita yang tidak dikenalnya itu. Sesampainya di sekolah egi, nita berusaha mencari kelas egi. Saat nita yang sedang mencari dari balik jendela sarah yang tahu kalau itu adalah nita, karna dia melihat foto nita di wallpaper ponsel egi. Sarah berusaha mencari perhatian egi, "aduh mataku sebelah kiri kemasukan debu, egi tolong tiup dong" ucapnya. Tak sengaja nita menoleh dan melihat egi dan sarah, seketika hatinya hancur. Ia tak percaya dengan apa yang dia lihat, egi yang sadar sedang di perhatikan dari jauh menoleh ke belakang. Betapa kagetnya dia ada nita di belakang, nita berlari meninggalkan egi dan sarah sambil menangis.
Egi pun berusaha mengejar nita dan berusaha menjelaskan. Egi menarik tangan nita. "nit, dengarkan aku dulu. kamu salah paham" ucap egi berusaha memberikan penjelasan.