
"Sekarang semua sudah terlambat dan sekarang lo sudah bahagia sama kak egi dan gue..gue hanya pria bodoh yang baru sadar akan hadirnya lo saat lo telah bahagia sama yang lain. Sumpah hati gue sakit banget rasanya nerima kenyataan kaya gini" bisik rifal. "Fal..Fal..kok lo jadi melamun sih gue cerita kaya gitu. Sorry fal, gue cuma pengen lo tahu cerita yang sebenarnya dan setelah lo sama rina jalan hubungan beberapa bulan akhirnya nita milih buat terima egi" febri melanjutkan ceritanya. "Ehh ga kok feb btw thanks ya sudah cerita semuanya. Gue ngerti kok. Oiya gue ke kelas duluan ya feb" ucap rifal dan berlalu menuju kelas meninggalkan febri.
Bel pulang sekolah pun tiba, semua murid berlarian menuju gerbang sekolah. Termasuk nita dan teman-temannya, di gerbang pintu sekolah egi sudah datang menjemputnya dari kejauhan rifal hanya melihat egi dan nita yang berlalu pulang sambil mengeluarkan motornya. Sore harinya saat nita sedang bermain, dari belakang rifal menutup matanya. Nita meraba tangan orang yang menutup matanya sambil menebaknya. "Nisa...ika...ningrum...tika...dina...lala..." tidak ada satupun yang menjawab, "tapi ini kaya tangan pria" bisik nya dalam hati. Ia pun melanjutkan menebak nama sambil tersenyum ia menebak "sayang, ini kamu ya? Iseng banget sih kan ga enak sama yang lain. Egi, sudah lepaskan aku sudah nama kamu" ucap nita sambil senyum canda.
Rifal melepaskan tangannya, ia berharap namanya di sebut oleh nita tapi daritadi nita tidak menyebutkan namanya. "Kenapa nama gue ga disebut nit?"bisiknya dalam hati. Nita melihat ke belakang dan kaget melihat rifal di belakangnya, ia pun melihat sekelilingnya dan melihat egi memperhatikan mereka. "Loh, lo fal gue kira tadi teman-teman kita makanya gue sebutin satu per satu" ucap nita yang kaget sambil mengalihkan pikiran rifal agar tidak curiga. "Hemmmm teman kita ya nit, sejak kapan kakak gue jadi lo panggil sayang?" Pancing rifal yang menahan kesal dan sakit. "Apaan sih fal kayanya lo salah dengar" nita beralibi..
"Gue sudah tahu semuanya kok nit, dari kemarin gue lihat lo di antar kak egi sampai rumah, becanda mesra banget, tadi gue lihat kak egi antar lo ke sekolah dan jemput lo sekolah dan sekarang dengan mata kepala dan telinga gue sendiri lo panggil dia dengan kata sayang. Gue sudah ngerti tanpa harus lo jelaskan" ucap rifal
"Kamu yang kasih tahu rifal tentang hubungan kita?" Tanya egi. "Bukan, dia tahu sendiri. Dia lihat kamu kemarin malam sama aku, lihat aku di antar dan di jemput sama kamu di sekolah dan tadi saat dia nutup mata aku, ga sengaja aku sebut nama kamu dan panggil sayang. Hemmmm, gapapa aku tahu rifal kok. Dia kaya gitu kayanya karna lagi ada masalah, nanti coba aku tanya sama dia lewat pesan" jelas nita.
Keesokan harinya sebelum berangkat sekolah, nita mengirimkan pesan ke rifal. "fal, sudah berangkat belum? bareng sama gue ya. Egi lagi ada urusan mendadak disekolahnya tadi dia kirim pesan ke gue". Rifal hanya membalas "ok". Tak lama motor rifal sampai di rumah nita dan nita keluar rumah setelah pamit pada orangtuanya. "Fal, lo kenapa kaya lagi ada masalah?" tanya nita memancing obrolan. "gue gapapa nit cuma emang belakangan ini lagi badmood saja" jawab rifal. "btw, gimana hubungan lo sama rina? ga ada kabarnya nih, cie yang sudah 1 tahun lebih." tanya nita sambil menggoda sahabatnya. Rifal tiba-tiba terdiam dan menghela nafas "gue sudah putus nit" jawab rifal singkat. Nita kaget "loh kok bisa perasaan hubungan kalian adem-adem saja kok bisa putus?" tanya nita. "rina selingkuh nit sama teman angkatan lo yang namanya aldi" jawab rifal.