
"Oooo gue kira ada apa. Gue kemarin sama anak-anak mau ajak lo buat nonton ada film baru yang seru. Tapi lo dipanggil malah ga dengar" cerita gista. "Hehehe maaf ya, ya sudah lain kali saja deh ya. Btw yang lain ke mana kok ga ikut nongkrong bareng?", tanya nita. "Ziezie lagi ngerjain karya tulis fisika, kalo rara dia lagi sibuk mojok telponan sama pacar LDR nya" jawab gista dengan santainya.
"Makan yuk laper gue mau makan soto mie bude. Sudah lama gue ga makan sotonya bude,kangen jadinya gue" ajak nita sambil tertawa. Mereka berjalan ke arah kantin. "Ehh nit, gue putus sama pacar gue". Curhat gista setelah sampai kantin dan menunggu makanan datang. "Lah kok bisa?" Tanya nita kaget.
"Hemmm, gue bosen sama dia dan kayanya dia juga gitu jadi ya kita milih putus saja" ungkap gista dengan wajah sedih. "Emang ga ada cara lain buat hilangin rasa bosen kalian?". Tanya nita lagi. "Ya abis gimana gue sudah bosen banget, tiap hari pacaran cuma jalan, nonton, pulang dan pergi bareng kaya gitu terus sampe 4 bulan ini. Tapi gue salut sama hubungan kalian berdua sudah lebih dari 1 tahun masih akur dan baik-baik saja. Emang kalian ga pernah merasa bosen dengan hubungan kalian? Apalagi rumah kalian berdua ga berjauhan, sudah tiap pulang pergi sama-sama, dirumah ketemu lagi. Ga ada perasaan kangen yang bikin greget gitu. Kalian ga merasa monoton dengan hubungan kaya gitu? Gue 4 bulan saja sudah merasa kaya gitu", ungkap gista sambil bertanya ke nita.
Nita terdiam, "iya ya hubungan ini sudah lebih dari 1 tahun tapi yang dijalanin kaya gitu terus-menerus. Tapi gue sama egi selain kaya gitu juga punya kesibukan lain dan ga selalu berduaan terus-menerus" bisiknya dalam hati.
"Hemmm, gue sama egi ga 100% berduaan terus sih gis, kan lo lihat sendiri gue masih meluangkan waktu sama keluarga gue, sama kalian, sama teman-teman gue dirumah, gue masih jalanin hobi gue dan lagi gue sama dia juga sama-sama ga batasin kegiatan kita masing-masing. Gue sama egi masih bebas dengan privasi kita berdua. Dan kita tetap punya waktu buat kita berdua,ga tahu sih gue sama egi sambil jalan saja hubungannya" Ungkap nita.
Gista tiba-tiba terdiam, "mungkin selama ini adalah alasan mereka bertahan dan nyaman dengan hubungan mereka sedangkan hubungan gue? Sudah sering pacaran tapi hubungan selalu putus. Mungkin karna gue selalu mau cowo gue habisin hari-hari dia ya cuma sama gue. Gue ga pernah biarin dia punya me time nya sendiri, gue ga pernah ijinin dia main sama teman-temannya."bisiknya dalam hati. "Thanks ya nit, ya semoga hubungan kalian makin langgeng ya", doa gista dengan tersenyum dan sambil menyantap soto yang telah tiba.
Bel tanda istirahat berakhir berbunyi mereka kembali ke kelas masing-masing. Nita kembali fokus dengan pelajarannya hingga akhirnya bel tanda pelajaran telah selesai pun berbunyi. Nita bersiap pulang dan di gerbang egi sudah menunggunya, ia pun menghampiri egi.
Tapi kali ini ada yang berbeda dengan wajah egi, tidak seperti biasanya. Nita yang memperhatikan wajah kekasihnya yang tak seperti biasa akhirnya bertanya. "Kamu kenapa?", tanya nya.
Nita tersenyum bahagia, "kamu keterima di universitas yang bagus di Inggris kok, keterima di kampus impian kamu kok wajah kamu malah sedih gitu", ucapnya. "Aku mikirin hubungan kita nit",jawabnya.
"Apa aku sama kamu kuat jalanin hubungan yang LDR nanti. Ujian LDR kan banyak, yang bosen dengan rutinitas hubungan yang hanya via telpon dan pesan singkat dan semua aktivitas via ponsel dan laptop, belum lagi nanti ada yang berusaha mencari celah menggoda salah satu dari kita", ungkapnya.
"Kita bicaranya jangan disini yuk ga enak banyak orang, kita ke taman biasa saja", ajak nita. Egi lalu menyalakan motornya dan mereka akhirnya meninggalkan sekolah nita. Di sepanjang perjalanan nita pun berpikir,"apa bakalan kuat dia disana 5 tahun buat jadi dokter sedangkan gue 5 tahun juga disini nunggu dia. Setelah pulang nanti apa rasa sayangnya ke gue tetap terjaga atau malah hilang?",pikirannya mulai berkecamuk meski ia berusaha untuk tetap tenang di depan egi.
Mereka akhirnya sampai di taman. "nit, jujur aku bingung. Disatu sisi aku mau mengejar mimpi aku tapi disisi lain aku ga mau kehilangan kamu, tapi dengan hubungan yang seperti itu apa akan bertahan. Aku disana 5 tahun dan disini kamu nanti masuk sma setelah itu masuk kuliah", ungkapnya yang semakin bingung.
Melihat wajah egi, nita berusaha menenangkan perasaan egi meski dihatinya juga berkecamuk. "kita coba jalanin dulu ya, kita setahun lebih ini sudah bisa jalanin hubungan kita tanpa ada masalah kenapa ga kita coba saja. Mungkin ini tantangan dan ujian buat hubungan kita", ucapnya sambil menghibur egi.
Egi kemudian melihat wajah nita, "kamu yakin kuat?Nanti yang akan jaga kamu disini siapa? Nanti kalau kamu sedih trus ga ada yang hibur gimana?", ucapnya dengan khawatir dan sambil memegang tangan nita.