
Mereka terkejut melihat sudut bibir Cha Eun Sang mengeluarkan darah, dan dia tertegun dengan kehadiran mereka secara tiba-tiba dan muncul di hadapannya
"Bagaimana keadaan Eun Woo" tanya Jungkook, karena mereka datang untuk melihat kondisi dia, dan juga kondisi dirinya
"Dia sudah membaik" ucap Cha Eun Sang
"Dia seorang pembunuh kalian harus hati-hati dengan nya" ucap Cha Eun Woo tiba-tiba datang menghampiri mereka
"Apa maksudmu mengatakan jika dia seorang pembunuh, bukannya kalian keluarga" ucap RM yang merasa bingung dengan sikap Cha Eun Woo yang terbilang sangat keterlaluan
"Keluarga, dia bukan lagi keluarga ku, dulu kami menemukan dia, dan menerima dia menjadikan untuk masuk ke dalam kami" ucap Cha Eun Woo semakin menyayat hatinya
"Cukup Eun Woo apa kau tidak sadar telah menyakiti perasaannya" ucap Jungkook
"Kenapa kalian masih membela nya, apa kalian tidak tahu jika wanita di hadapan kalian, sudah mencoba beberapa kali pembunuhan dan semua gagal, tetapi dia tidak berhenti sampai rencana berhasil" ucap Cha Eun Woo semakin menyudutkan dirinya dan mereka semakin kesal dengan sikapnya, Seok Jin pun menutup telinga nya dan menatapnya dengan tersenyum, agar tidak mendengar perkataan nya yang semakin menyakiti hatinya, dan membawa nya pergi untuk mengobati luka nya
"Sebaiknya kita obati dia dulu Hyung" ucap V
"Apa kau yakin jika dia seorang pembunuh, dan aku bertanya motif dia melakukan itu" ucap Suga yang merasa geram
"Dia memiliki sifat ganda dari dulu hingga sekarang, dan aku kira dia sudah berubah tetapi dia sama sekali tidak berubah, dia tetap psikopat" ucap Cha Eun Woo membuat Suga naik pitam, dan menarik kerahnya, dia pun berusaha menahan amarahnya, karena tahu pria di hadapannya masih sakit
"Karena bukan kita berteman, aku tidak akan segan-segan memukul mu" ucap Suga dengan penuh ancaman, karena dia yakin jika wanita itu tidak akan tega melakukan hal seperti itu, karena tahu pada waktu itu Cha Eun Sang sangat mengkhawatirkan dirinya, bukan untuk pertama kalinya dia tahu betul jika wanita itu memiliki perasaan untuk dia, tetapi sampai sekarang dia enggan untuk mengatakan yang sebenarnya, dan tidak mungkin dia akan tega berbuat hal yang keji, lalu pergi menuju ke meraka
"Kami sangat kecewa dengan sikap mu" ucap RM
"Semoga kau tidak menyesal dengan keputusan yang diambil" ucap J-hope
"Meski kita baru mengenal dia, tetapi kami yakin dia tidak seperti yang kamu ucapkan, kamu harus cari tahu kebenaran meski kami belum tahu yang sebenarnya" ucap Jungkook lalu pergi begitu saja, untuk pertama kali Jungkook terlihat sangat dewasa
"Kenapa mereka masih mempercayai dia, yang sudah jelas jika wanita itu" gumam Cha Eun Woo dalam hati, meski dia masih memiliki harapan jika apa yang ketahui itu tidak benar, dia juga merasa bersalah apa yang telah dia katakan kepada Cha Eun Sang, tetapi rasa kecewa nya yang menutupi perasaannya
"Kamu baik-baik" ucap Park Jimin, sudah jelas dia kini sedang di kompres dengan air dingin
"Sepertinya ncim sudah minus matanya, sudah keliatan kalau dia berdarah tadi" ucap Jungkook yang tidak peka jika Park Jimin hanya berbasa-basi
"Kuki ncim tadi hanya basa-basi, memang susah kalo ngomong sama bocah" ucap J-hope
"Kuki kan tidak tahu, kalo iya beneran kasihan juga mpi masih mudah sudah" ucap jungkook kembali lagi ke mode seperti anak-anak
"Memang Kuki lebih pantas di jual di toko online, lumayan dapat uang banyak pasti langsung laku" ucap Park Jimin membuat mereka tertawa
"Mpi mau juga di jual nanti pasti dapat uang banyak" ucap V membuat mereka tepok jidat
"Yauda sana" ucap Suga tidak tahu pola pikir adik yang satu ini
"Lah kok ngegas" ucap V
"Bagaimana kalau kita beli corn dog, tteopoki, kimbap, ramyeon aku merindukan semuanya" ucap RM mengalihkan pembicaraan
"Setuju, dengan Soju" ucap mereka semua
"Sudah tidak terasa sakit" ucap Cha Eun Sang
"Eun sang ikut lah bersama kami" ucap Park Jimin
"Bagaimana kau mau ikut bersama kami" ucap Seok Jin kepada Cha Eun Sang dan dia akhirnya setuju ajakan mereka, dia merasa sangat bahagia dalam situasi seperti ini mereka masih mau berada di sampingnya, yang masih mempercayai dirinya, sangat jelas mereka sangat tulus
seperti biasa ketiga maknae berebutan corn dog
"jin Hyung lihat mpi merebut corn dog kesukaan Kuki, dan juga ncim juga itu corn dog milik Kuki kenapa di ambil" ucap Jungkook mengadu kepada Seok Jin
"jin Hyung" ucap Jungkook
"mpi ncim kasih kembali ke Jungkook itu memang punya dia" ucap Suga
"baik Hyung" ucap mereka kompak, dan mereka saling melempar isyarat dan V pun mengangguk, akan tetapi sebelum di kembalikan mereka menggigit corn dog tersebut
"lihat mereka berdua hyung" ucap jungkook yang memang sengaja di kerjain kedua Hyung nya
"aku hanya menyicipi saja barang kali ada yang tidak beres corn dog milik mu" ucap V
"benar itu, takutkan kalau kamu sakit perut, kami tidak mau jika benar terjadi" timpal Park Jimin
"yang tidak beres itu kalian, buktinya kita baik-baik saja" ucap J-hope yang tidak bisa menahan tawanya
"maksudnya jika makan corn dog terlalu banyak dan masih banyak makanan lainnya bukan" ucap V
"baiklah nanti Hyung pesan kan 2 corn dog buat Kuki" ucap Seok Jin
"dan sekalian susu pisang yah Hyung, dan snack kesukaan Kuki sudah habis" ucap Jungkook dan semakin banyak permintaan nya
"lah kenapa malah minta lebih, mereka hanya memakan corn dog milik mi" ucap Seok Jin
"Hyung" ucap Jungkook memasang wajah menggemaskan, dan Seok Jin tidak bisa menolak permintaan adik bontot nya dan akhirnya dia mau menuruti keinginannya
"Hyung Mpi juga mau" ucap V yang memasang wajah menggemaskan
"aku juga Hyung, cemilan kesukaan mpi yang di apartemen pasti sudah habis" ucap Park Jimin keduanya memasang wajah menggemaskan tetapi sayangnya tidak berlaku untuk mereka berdua
"tidak ada salah siapa menggoda Kuki, lihat Hyung harus tekor" ucap Seok Jin
"salah siapa menggoda Kuki, sudah tahu kalo dia kesayangannya jin Hyung" timpal RM memang benar adanya, jika Jungkook adik bontot yang memang di manjakan oleh para Hyung nya
"Suga Hyung" ucap V
"apa" ucap Suga yang fokus menikmati tteopoki
setelah itu mereka harus berpisah karena Cha Eun Sang harus kembali ke Amerika, lebih tepatnya dia menuju ke mansion nya, dia menyuruh anak