My Woman Is Cold

My Woman Is Cold
salon pribadi



Dan keesokan harinya mereka mengantarkan dia ke sekolah, menggunakan mobil yang sudah mereka sewa untuk beberapa hari disana, dan Eun Woo ikut ke sekolah dan dengan bujukan Eun Sang akhirnya dia mendapatkan izin


"Ini sekolah yang biasa di jadikan film" tanya Eun Woo yang melihat gedung sekolah yang pernah masuk di bioskop dan gadis itu menggeleng kepala karena dia lupa, mereka pun berkeliling dan mengajaknya ke ruang roofrot


"Ikut lah ke kelas disana masih ada bangku kosong" ucap gadis itu dan dia nampak berfikir


"Apa yakin aku tidak ketahuan" tanya nya memastikan


"Baiklah" ucapnya dan akhirnya dia pun setuju ikut ke kelasnya keduanya menjadi pusat perhatian, terlebih gadis murid baru tersebut berbeda dari biasanya kini dia sangat cantik dari biasanya


Pelajaran pun di mulai dan guru tersebut baru jadi tidak tahu jika ada orang asing di dalam kelasnya


Jam pelajaran pun selesai gadis itu pun mengajak ke kantin


Keduanya seperti sepasang kekasih, dan teman kelasnya baru kali ini melihat gadis itu tersenyum dan tertawa


"Dia sangat cantik sekali saat tertawa maupun tersenyum" gumam seseorang yang masih mempertahankan mereka


"Aku kira dia tidak bisa tersenyum" gumam seseorang pria yang juga memperhatikan gadis itu dari jauh


"Mereka sepertinya memperhatikan kita apa aku terlalu tampan" ucap Eun Woo membuat gadis itu tertawa


"Mungkin aku yang terlalu cantik" ucapnya membenarkan fakta dan pria itu mengelus kepalanya dengan lembut


"Kau sangat jelek dari dulu sampai sekarang" ucapnya membuat gadis itu merajuk meski bercanda


"Kau dan eomma dua wanita tercantik di dunia" ucap Eun Woo membuat gadis itu tersenyum cerah menambah kecantikan meningkat


"Bagaimana setelah ini kita jalan jalan" ucap Eun Sang nampaknya pria itu berfikir


Keduanya kini sudah berada di luar area sekolah dan Eun Woo seperti biasa merangkul pundak gadis di sampingnya membuat dia sedikit gugup tetapi dia menetralkan


Kedua pun jalan kaki menuju halte bus, gadis itu pun membayar melalui ponselnya


"Biar aku saja yang membayar tadi" ucap Eun Woo yang merasa tidak enak hati membiarkan gadis itu membayar untuk mereka


"Emang kau punya aplikasi nya disini dan di Korea berbeda loh" ucapnya menggoda membuat pria itu tersenyum


"Dan untuk selanjutnya biar kan aku yang bayar" ucapnya dengan lembut dan gadis itu tersenyum sebagai jawaban


"Kita kesini dan kesini" ucapnya dan dia pun setuju


Dan perjalan keduanya nampak sangat menyenangkan, keduanya bercerita dan tidak terasa mereka pun sampai tempat tujuan


Sudah seminggu kini mereka pun harus kembali ke Korea, dan gadis itu pun kembali ke mansion


2 kali dalam setahun mereka mengunjungi dia meskipun hanya beberapa hari dan terkadang dia harus pindah negara karena urusan kerja, kedua orang tua angkat nya (ayah ibu Eun Woo) tidak keberatan demi karir putri nya serta dia sering pindah tempat kuliah mengikuti tempat kerjanya, dan kini dia kembali ke korea setelah selesai kuliah dan penempatan kerjanya berada di Korea, dan itu semua alibinya karena sebenarnya dia melakukan penyerangan markas mafia, hingga kini mafia Big Moon berada di tingkat 1 seluruh dunia, dan juga bisnis nya semakin berkembang dia tidak menutup identitas nya karena make up yang 100% berbeda membuat dirinya tidak di kenali oleh keluarga nya sendiri, dari bisnis hotel, mall, perusahaan mobil sport, perusahaan makanan, makeup dan parfum


"Lady Gio dan Excel sudah berada di perusahaan mereka dan menjadi pemegang saham terbesar disana" ucap Evans dan gadis itu mengangguk paham lalu gadis itu pun berjalan meninggalkan ruang kerjanya dan diikuti oleh asisten nya dan dia siap untuk meninggalkan negara tersebut dan perusahaan pusat sudah berpindah di Korea sebelum nya dan yang ada di Amerika yang kini menjadi perusahaan cabang


Pesawat pribadi miliknya meninggalkan bandara, dan dia hanya di temani oleh Evans, beberapa jam kemudian pesawat pun mendarat dengan sempurna di bandara Seol karena Cha Eun Woo kini berada disana agar dekat dengan lokasi syuting nya


Mobil sports berwarna kuning berada di depan bandara telah menunggu nya dan anak buahnya memberikan kunci mobilnya dan gadis itu pun masuk ke dalam mobil meninggalkan bandara


Sedangkan Evans bersama anak buah yang lainnya, beberapa jam kemudian mereka pun sampai ke mansion yang sama besar seperti mansion miliknya yang lainnya


"Selamat datang lady" sapa para anak buahnya dan gadis itu mengangguk lalu pergi menuju kamarnya karena nanti malam dia mendatangi pembukaan perusahaan miliknya, dia pun memilih untuk memeriksa pemasukan uang dalam rekening nya, dari setiap bulan dia mendapatkan pendapatan dari semua bisnis nya, dan kini dia memiliki 5 kartu black card, dan tangan kanannya dia beri 1 Black card, dia pun kembali ke kamarnya untuk tidur, dan dia pun bangun segera mandi karena dia ada pesta Korean festival