
Gadis itu pun keluar segera menuju ke ruangan yang di siapkan untuk dirinya, ketika akan duduk seseorang menghentikan dirinya, sebelumnya mereka tahu jika akan ada karyawan baru dan mereka tidak perlu berbasa-basi pesan dari Evans selaku asisten pribadi CEO, mereka pun mematuhi karena pria tersebut berpengaruh juga di perusahaan
"Kamu masih baru kenapa datangnya terlambat, jangan samakan disini dan tempat lama kamu bekerja disini sangat di utamakan tepat waktu disiplin " ucap wanita paruh baya dengan nada mengejek dia melihat id card milik nya lalu membaca nama yang tertera meski tahu jika gadis di hadapannya karyawan baru yang di maksud oleh Evans
"Cha Eun Sang nama yang aneh" ucapnya lanjut, membuat nya geram dan ingin sekali mematahkan leher nya tetapi bukan saat ini
"Pagi Tante seperti biasa" sapa mereka bertiga yang baru datang yang duduk tanpa permisi dan yang lainnya tidak bisa protes karena salah satu dari mereka keponakan dari ketuanya dan juga orang tua nya adalah rekan kerja perusahaan tersebut, jadi keluarga nya sangat berpengaruh
"karena kamu datang terlambat di hari pertama mu kerja" ucapnya meremehkan dan ingin membuat malu dan gadis itu hanya tersenyum kemenangan karena dirinya juga terlambat tetapi selamat dari hukuman
"Untung saja kita punya Choi Sang Ri" ucap kedua temannya
"Dan jika tidak ingin di pecat maka kamu di denda agar menjadi contoh yang lain" ucapnya lalu menyodorkan ponsel miliknya
"Nona tapi dia karyawan baru disini" ucap gadis tetapi mendapatkan tatapan tajam
"Dia sepertinya ingin juga" Choi Sang Ri ikut menimpali membuat gadis tersebut tertunduk
"Makanya jangan mau jadi pahlawan" cibir Rebecca dan kedua nya tertawa dan dia pun menerima barcode dan mau mentransfer ke rekening pribadi wanita di hadapannya dengan nama Shin Hye Jae
Dan dia pun bisa kembali duduk, gadis di hadapannya memberi dukungan dengan senyuman tetapi dia tidak merespon
"Kerjakan jangan sampai ada yang salah" ucap Shin Hye Jae dan diikuti oleh kedua gadis
"Ini milik ku dan ini milik Rebecca" ucap Park Sung Hoon dan nampak mereka tersenyum meremehkan dengan entengnya mereka bermain ponsel
"Kalian seharusnya berkerja disini bukan" ucap Valencia yang tak lain gadis yang membela tadi
"Kau tahu kami kesini bukan kerja tetapi hanya untuk apa" ucap Choi Sang Ri
"Untuk kamu dong" lanjut Rebecca yang menunjuk kepala nya dengan kencang, tetapi gadis itu hanya diam tanpa menolong karena yang lain pun sama tidak ada yang berani membela
"Jangan terlalu lama jika belum selesai maka siap-siaplah untuk lembur" ucap Park Sung Hoon dan mereka pun menuju ke suatu tempat
Dia tidak mengerjakan pekerjaan mereka, dan pekerjaan yang harus dia kerjakan sudah di kerjakan oleh Evans, dia hanya menerima beres
"Ingin ku bantu" ucap Valencia tetapi dia menatap datar lalu kembali fokus ke layar laptopnya
Dia pun kembali mengerjakan tugasnya karena laporan kemarin dia belum selesai, dan laporan milik mereka yang dia kerjakan sudah terkumpul kini dia mengerjakan double meski sudah dia kerjakan lembur dan beberapa kali mendapat teguran karena lamban mengerjakan pekerjaan nya
Dia pun memeriksa laporan yang diterima, setelah selesai dia pun segera menuju ke lift khusus, tepat lantai 10 pintu terbuka dan dia pun masuk ke dalam lift nampak dia mengenal dirinya