
Keesokan pagi Eun Sang sudah bangun lebih awal, sedangkan mereka masih terlelap dalam tidurnya, karena mereka juga lelah dengan padatnya kegiatannya, terlebih kemarin mereka baru sampai
Dokter pun sudah datang lalu memeriksa Seok Jin, tanpa di temani oleh Eun Sang
"Selamat Pagi tuan, aku dokter yang merawat mu kemarin, tetapi kau pingsan jadi tidak mengingat ku" ucap dokter dan pria itu mengangguk paham, dia pun segera mengecek keadaan pasien nya
"Kondisi kamu sudah membaik dan ingat jangan terlalu lelah, pola makan harus di jaga" ucap Dokter tersebut dan pria itu mengangguk paham dia seperti mencari seseorang yang tidak ada di sampingnya tidak ada siapapun dan hingga sang dokter selesai dengan tugasnya
"Kau mencari teman wanita mu dia sudah pergi tadi ketika aku baru sampai dia langsung menyuruh ku untuk memeriksa mu"
"Dokter kenapa bisa tahu" tanya Seok Jin yang penasaran seakan dia bisa membaca pikiran nya, tetapi dia hanya menjawab dengan senyuman penuh makna
"Selamat pagi dokter bagaimana keadaannya" tanya RM yang baru bangun lalu menghampiri mereka dan sedangkan V yang belum sepenuhnya sadar lalu tiba-tiba keluar dari kamar, dia tidak sadar jika dirinya masih di apartemen Eun Sang
"Dia sudah membaik kamu tidak perlu khawatir" jawab dokter lalu segera akan pergi, karena tugasnya sudah selesai
"Hyung kita masih di apartemen Eun Sang" tanya V yang menghampiri mereka
"Kau lapar" tanya RM dan dia mengangguk sebagai jawaban
"Sepertinya aku harus kembali ke rumah sakit, permisi" ucap Dokter berpamitan
"Dokter terimakasih sudah meluangkan waktu untuk datang kemari" ucap Seok Jin dan dia mengangguk sebagai jawaban
"Dokter semua biaya nya biar kami yang tanggung" ucap V
"Tuan semua sudah di tanggung oleh nona jadi kalian tidak perlu khawatir, kalau begitu permisi" ucap dokter lalu pergi meninggalkan mereka
"Aku dari tadi tidak melihat Eun Sang dimana kah dia sekarang" tanya RM
"Dia sudah pergi kerja" jawab Seok Jin
"Dia sangat pekerja keras" gumam RM V yang mulai mengagumi wanita itu
"Baiklah aku akan memasakkan untuk kalian" ucap Seok Jin yang kini bangun dari tempat tidur
"Hyung tidak perlu karena di ruang makan sudah ada makanan seperti nya dia memasakkan untuk kita, dan ada bubur untuk Jin Hyung" ucap V
"Aku tak menyangka jika dia sangat baik dan perhatian kepada kita" ucap RM dan di angguki oleh V
"Di balik dinginnya dia memiliki hati yang hangat" timpal V mereka bertiga semakin mengagumi wanita itu
Tidak lama kemudian seseorang mendatangi apartemen Eun Sang
V pun lalu segera membuka kan pintu untuk mereka yang tak lain Hyung Suga, Hyung Hobi, park Jimin, dan Jungkook
untuk melihat kondisi Seok Jin, dan juga membawakan makanan serta pakaian untuk mereka bertiga
"Dimana Eun Sang aku tidak melihatnya sama sekali" tanya Jungkook karena dia hanya melihat ketiga pria itu tetapi tidak melihat sosok Eun Sang disana
"Dia sudah pergi kerja jam segini pada umumnya orang kantor sudah berada di tempat nya Kuki" ucap Jimin yang membuat hobi tertawa
"Kuki dia juga harus kerja tidak bisa cuti terus menerus" timpal J-hope
"Kalian pasti belum makan ini kami membawa kan kalian makanan dan pakaian ganti" ucap Suga dan mereka pun menerima nya lalu segera membersihkan diri
"Terimakasih Hyung" ucap keduanya ucap keduanya bersamaan
"Karena kamar mandinya hanya satu kalian harus bergantian" ucap Seok Jin mengingat kan mereka karena tahu jika apartemen hanya memiliki 1 kamar mandi, mereka pun menuju ke ruang makan di antar oleh Seok jin, dan setelah selesai mereka pun segera kembali
"aku tidak menyangka jika dia sangat baik dari luar seperti wanita tak memiliki hati tetapi dia bisa bersikap sangat perhatian" ucap Jimin yang mendengarkan cerita Jin Hyung
"benar aku kira dia akan melantarkan jin Hyung" timpal Jungkook membuat mereka tertawa
"tetapi Eun Sang memang wanita yang sangat baik dan aku selalu membantu ku" timpa J-hope dan mengingat momen kebaikan Eun Sang kepada nya
"aku pun sama dia selalu membantu ku di saat waktu itu, dan kedatangan nya selalu tepat waktu" timpal RM, dan yang lainnya pun sama
"tetapi awal kena, dia memang sangat dingin tetapi semakin lama dia berubah" ucap Seok Jin
"dia sangat menjengkelkan ketika pertama kali bertemu" ucap Jungkook yang masih mengingat kejadian waktu itu
"kau masih membencinya" tanya Suga
"hati-hati kalau benci lama-lama akan jadi cinta" timpal V
"Kuki masih kecil gak boleh pacaran dulu" ucap RM
"kasihan sekali Kuki" ucap J-hope sambil tertawa
"siapa bilang Kuki suka sama wanita dingin itu" elak Jungkook tetapi mereka tahu gelagat Jungkook yang mencurigakan
"di balik sifat dinginnya dia suka menolong, bukan hanya cantik tetapi dia smart pasti banyak pria yang mengantri" ucap Park Jimin dan di angguki yang lain
"dia memiliki daya tarik tersendiri" ucap V dan mereka setuju akan hal itu
di tempat lain pria berbaju serba hitam, topi hitam membawakan amplop berwarna cokelat dan disana ada seseorang yang menunggunya lalu dia pun menghampirinya karena tahu jika dia yang menghubungi dirinya, dan membuat dia terkejut ketika menerima amplop berisi beberapa lembar, yang dia terima, terlihat jelas ekspresi nya sangat terkejut
"aku tidak percaya" gumam pria itu dalam hati
"jika anda tidak percaya bisa cari yang lain" ucap pria itu yang mengetahui ekspresi lalu pergi begitu saja