My Woman Is Cold

My Woman Is Cold
pemecatan



Dan kini dia tahu jika hanya dirinya lah yang tidak peka, jika mereka hanya bersandiwara di depan Cha Eun Woo


Tidak lama mereka pun sampai di apartemen Cha Eun Sang dan berniat berkumpul disana


"Kau segeralah mandi pasti kau tidak nyaman dengan rambu mu sekarang" ucap Suga dan dia mengangguk paham


"Kalian jika ingin sesuatu ambil saja" ucap Cha Eun Sang


"Baik seperti biasa kami tidak akan ragu-ragu untuk mengambil nya sendiri" ucap Park Jimin


"Kami sudah menganggapnya ini seperti apartemen sendiri, seperti orang lain akan berkata begitu" ucap V


"Seharusnya pemilik rumah yang bicara begitu, ncim kau memang hebat" ucap J-hope sambil menahan tawanya


"Aku sangat lapar, bagaimana kita memesan pizza, kau mau juga" ucap Jungkook kepada Cha Eun Sang


"Seperti biasa Kuki" ucap Cha Eun Sang, dan Kuki hanya menjawab dengan bentuk tangan oke, karena mereka pernah pergi berdua yang tak lain American cheese pizza, dan menyempatkan diri mampir untuk membeli pizza, setelah itu dia pun pergi


"Aku pesan kan original pepperoni pizza" ucap Suga


"Ham and cheddar pizza" ucap Seok Jin dan bergantian dengan V dan J-hope


"Aku sangat lapar bagaimana jika memesan bulgogi, tteopoki" ucap J-hope


"Setuju Hyung" ucap V


"Hyung kalian mau memesan apa" ucap Jungkook


"Kuki aku Jajangmyeon" ucap RM


"Bacon potato pizza" ucap Park Jimin dan Jungkook bertugas memesan pesanan mereka


"Kuki jangan lupa Soju dan soda nya" ucap Seok Jin


"Baik Hyung" ucap Jungkook, lalu dia pun menuju ke dapur


"Kau mau kemana Kuki" ucap J-hope


"Mencari benda harta karun Hyung mau ikut" ucap Jungkook


"Memang nya di apartemen Eun Sang tersimpan benda harta Karun" ucap V yang penasaran, sedangkan Park Jimin lagi loading atau ngebug, membuat para Hyung nya geleng kepala


"Ada kau ikutlah bersama Kuki, kau nanti akan tahu" ucap Suga dengan entengnya dan bukan V tetapi Park Jimin pun ikut


"Kuki apa kau yakin disini ada benda harta Karun" ucap V


"Jika tidak percaya mpi tidak perlu ikut tidak apa-apa" ucap Jungkook entengnya


"Kau mpi sebaiknya diam saja" timpal Park Jimin yang bersemangat, berbeda dengan para Hyung nya hanya menjadi penonton karena sudah tahu isi pikiran adik bontot nya


"Ayo Kuki kita cari bersama-sama" ucap V


"Aku tidak sabar mendapatkan benda harta Karun" timpal Park Jimin dan Jungkook pun seperti biasa sangat bersemangat untuk mendapatkan benda harta karun nya


"Hyung mereka berdua sangat mudah di kerjain oleh Kuki" ucap J-hope


"Biarkan saja, nanti mereka akan tahu" timpal RM dan tidak lama Park Jimin datang dengan wajah kesalnya


"Kenapa kau" ucap Suga yang sudah memprediksi sesuatu yang akan terjadi


"Susu pisang, dan beberapa cemilan Hyung" ucap V yang berubah bahagia yang tadi ikutan cemberut kini bersinar terang, dan si bontot pun juga membawa makanan kesukaan nya


"Apakah Eun Sang tidak marah jika kalian membawa semua cemilannya" ucap Seok Jin


"Tidak Hyung tadi dia sudah mengirim pesan kepada Kuki jika kita bebas mengambil nya" ucap Park Jimin yang memang mengirim pesan untuk dia


"Aku mau itu" ucap Suga yang melihat buah jeruk kesukaan dia dan senang hati Jungkook memberikan nya


"Di dalam apartemen Eun Sang sudah seperti minimarket" ucap J-hope


"Maksudnya" ucap RM


"Semua ada" timpal V dan Park Jimin


"Semua makanan kesukaan Kuki ada dan jika Kuki suka kalian pasti suka" timpal Jungkook dan memang benar adanya untuk menunggu Cha Eun Sang selesai mandi


dan bersamaan Cha Eun Sang maupun makanan yang mereka pesan telah tiba, mereka pun menikmati dan seperti biasa ketiga maknae akan berebut, dan Seok Jin selalu mengutamakan adik bontot nya


keesokan harinya Cha Eun Sang akan mendatangi perusahaan nya


dia menggunakan pakaian yang berbeda dari biasanya, saat dia bekerja sebagai staf biasa


"kenapa dia datang kemari, apa dia akan mengemis meminta agar di terima lagi di perusahaan ini" ucap seseorang yang memandang rendah dirinya


"kita samperin saja dia, bangunkan dia mungkin dia masih tidur" timpal nya, dan sedangkan dia hanya acuh


"Hay wanita perusak hubungan orang lain, gak malu datang kesini dan apa sudah lupa kalau kamu sudah di pecat dari sini" ucap salah dari mereka


"apa masih kurang kemarin, mau kita siram pakai air keras memang dia maunya" timpal yang lainnya, sedangkan dia hanya bermain ponsel miliknya dan mengabaikan mereka


"Eun Sang aku dengar kau tidak memiliki keluarga dan di tampung oleh mereka bukan" ucap Valencia yang berhasil memancing emosi dirinya, dan dia mengalihkan ponsel nya dan menatap dirinya dan Valencia pun tersenyum kemenangan, dia pun berjalan mendekat ke arahnya


"kenapa dia" ucap teman temannya, sedangkan karyawan lain yang tidak memiliki masalah dengan dirinya, atau tidak mengenal Cha Eun Sang lebih memilih meninggalkan mereka, dan hanya tertinggal beberapa yang memang dari satu divisi


"dan kau apa tidak merasa siapa yang membuat kekacauan waktu itu" bisik Cha Eun Sang tepat di dekat telinga nya, dan dia pun baru menyadari jika semua ini adalah ulah wanita di hadapannya yang telah menghancurkan semua rencana dia, dan dia hanya tersenyum penuh makna


"kau yang" ucap Valencia yang ingin menampar nya tetapi seseorang datang


"turun kan tangan mu, jangan kau pernah tangan mu menyentuh nya" ucap Evans yang tiba-tiba datang dan membungkuk hormat kepada nya


"tapi tuan" ucap mereka seketika terdiam tidak berani melawan, ketika pria yang memiliki jabatan tinggi yang sangat berpengaruh di perusahaan dimana mereka berkerja, menatap tajam ke mereka dan membuat nyalinya ciut


"nona meeting akan di selenggarakan dalam waktu 20 menit lagi, dan saya akan menyuruh seluruh karyawan berkumpul di gedung aula" ucap Evans dan Cha Eun Sang pun pergi begitu saja dan di ikuti oleh Evans dari belakang, dan membuat mereka sangat bingung siapa sebenarnya Cha Eun Sang, dan membuat pria itu sangat tunduk kepada nya


dan benar saja kini mereka berkumpul


"saya tidak akan berlama-lama point untuk kalian, nama-nama yang akan kami panggil dia akan di pecat dari perusahaan" ucap Evans dan deretan nama yang masuk ke dalam pemecatan dan ada beberapa eksekutif yang di pecat


"kenapa saya di pecat apa salah saya tuan" ucap salah satu wanita paruh baya yang memiliki jabatan eksekutif


"dan kenapa saya di pecat" ucap Valencia karena dia juga masuk ke dalam daftar nama, dan kedua teman Valencia tidak terima jika dirinya akan di pecat terlebih, perusahaan lain tidak akan menerima karyawan yang di pecat kecuali keinginan pribadi


"kalian ini mau bukti baiklah" ucap Evans lalu memutar video beberapa keburukan mereka, salah satu eksekutif pria paruh baya yang tertangkap melakukan hubungan suami istri dengan salah satu teman Valencia, dan tak hanya dia tetapi dengan Valencia juga, dan sedangkan wanita eksekutif tersebut melakukan korupsi dan dia juga orang dalam teman Valencia, sehingga mereka semena-mena di perusahaan


"kalian boleh pergi sekarang juga" ucap Evans dengan tegas dan mereka pun segera pergi karena tidak bisa menahan malu, dan sekarang di perusahaan tidak ada lagi hama


"jika kalian ingin bekerja disini jangan pernah melakukan hal bodoh, jika tidak ingin di tendang dari sini" ucap Cha Eun Sang dengan penuh penekanan dan ancaman mereka pun mengangguk paham lalu meeting di bubarkan