
"Dia lagi" gumamnya dalam hati merasa ingin membunuhnya dan akan dia daftar kan urutan pertama sebelum mereka
Keesokan harinya dia pun berkerja di perusahaan miliknya meski sebagai karyawan biasa, seperti karyawan umumnya dia menempelkan id card milik nya dan terbuka dia pun segera menuju ke lift karyawan ternyata masih harus menunggu dan dia pun segera menuju lift khusus dan ketika akan tutup pintu seseorang menahan dan pintu terbuka kembali
"Masuklah" ucap seseorang pria dan mereka pun mengangguk setuju meski dia tidak meminta persetujuan dari mereka karena perusahaan tersebut adalah miliknya, dia pun masuk dengan tatapan dingin tanpa merespon dia pun menekan tombol lift lantai 12 yang tak lain lantai untuk staf karyawan
"Aku sangat lapar Hyung" ucap seorang pria tampan
"Kau belum makan Kuki" jawab pria di sampingnya nya
"Kuki sudah makan banyak tadi Hyung" timpal V
"Dan dia juga memakan milik Suga Hyung" timpal Jimin dan Kuki hanya tersenyum membuat dirinya menggeleng kepala
"Baiklah nanti kita cari di kantin" ucap Jin membuat Kuki tersenyum sumringah
"Aku juga Hyung sekalian menunggu Hyung Namjoo Hyung Suga Hyung hobi" ucap Jimin
"untung kau adik yang tampan dan menggemaskan" ucap Jin mereka tahu jika si bontot hobi makan
"Tapi Hyung kita tidak tahu dimana letak kantin" ucap V karena dia melihat di dalam lift ada salah satu karyawan perusahaan tersebut
"Nona apa kau tahu kantin ada dimana" tanya Jin memilih untuk bertanya kepada dirinya tetapi dia juga tidak tahu dan dia memiliki ide, sepertinya Seok Jin lupa jika dirinya telah menolong gadis dihadapannya dua kali tetapi dengan identitas berbeda
"Kau pasti karyawan disini" ucap Jimin
"Pasti lah Hyung kenapa disini kalo bukan untuk berkerja" jawab jungkook
"Ikutlah aku" ucapnya dengan suara datar nya, pintu lift terbuka di lantai 14, mereka pun keluar dari lift dan mengikuti langkah kaki gadis di depannya tiba-tiba dia berhenti mendadak
"Aku tidak bisa terlalu lama, kalian jalan terus belok kanan disana ada ruangan (properti: bahasa China)" ucap Cha Eun Sang
"Tidak apa-apa kami bisa kesana sendiri kau kembali lah ke pekerjaan mu terimakasih" ucap Jin dengan senyum tulus dan diikuti ketiga adik-adiknya tetapi dia tidak merespon lalu beranjak meninggalkan mereka
"Dia sangat familiar Hyung apa dia juga army" ucap jungkook
"Jangan lupa kasih tahu yang lain jika kita ke kantin" ucap jin dan jungkook pun mengangguk sebagai jawaban dia pun membuka ponsel lalu mengirim pesan di group, mereka pun berjalan mengikuti arahan gadis asing tadi
"Lurus belok kanan ruang" ucap V dan mereka pun sampai di depan ruangan tersebut ketika akan di buka ternyata tertutup dan masih terkunci
"Hyung sepertinya kita salah ruangan kita coba yang disana" ucap V dan di setujui dan mereka membuka pintu ruangan yang lain tetapi Sama saja tertutup
"Hyung disini juga tertutup" ucap jungkook dan di angguki yang lainnya karena mereka mencoba membuka beberapa pintu
"Aku capek Hyung" ucap jungkook
"Aku juga" ucap V
"Hyung gadis tadi sepertinya mempermainkan kita" ucap Jimin yang baru menyadari
"Kita kembali saja" ucap jin dan di angguki yang lainnya mereka pun berada di lift
"Aku baru tahu jika kantin di kunci" ucap V
"Dan lantai tadi jarang ada orang" ucap jungkook tidak lama kemudian ponsel miliknya berdering lalu dia pun menerima panggilan tersebut
"Baik Hyung kami akan kesana" ucapan terakhir
"Hyung sepertinya kita benar di kerjain Suga Hyung dan yang lainnya ada di kantin mereka mencari kita" ucap jungkook
"Baiklah kita segera kesana" ucap Jin yang tidak habis pikir baru kali ini mereka di kerjain
Di ruangan lain seseorang duduk di kursi dan sambil menatap layar laptopnya dengan senyuman di wajahnya, sebaliknya seseorang di hadapannya merasa senang melihat gadis itu tersenyum
"Sungguh menyenangkan" gumam dalam hatinya masih setia menonton layar laptopnya
"Nona laporan nya" ucap Evans dan gadis itu pun mengambil segera lalu membacanya dan di tandatangani dia pun segera keluar dari ruangan nya, karena dia harus ke perusahaan yang lainnya