My Woman Is Cold

My Woman Is Cold
mantan sepupu



Mereka sudah bangun lebih pagi dan memilih untuk olahraga untuk pemanasan, dan dia pun datang lalu memulai latihan dasar, dan mereka melanjutkan sendiri


Paopao pun segera bersiap diri, karena hari ini dia ke sekolah tanpa wali, meski mereka ingin mengantarkan dia ke sekolah barunya tetapi dia menolak nya karena tidak karena dia tahu jika mereka juga memiliki kesibukan, tetapi dia tidak menolak jika memalui via telepon


Dia pun membuat sandwich tak lupa susu, dia pun menikmati makanannya


Dia pun segera bergegas menuju sekolah baru nya, tak lupa dia memberi kabar untuk seseorang


Dia menancapkan gas mobil sport nya ke sekolahnya, hanya membutuhkan waktu 40 menit dia pun sampai ke tempat tujuan


Dia pun memasuki area sekolah, terlihat para murid jalan kaki dari halte bus, atau di antar oleh supir pribadinya, dia mengikuti arah mobil yang akan menuju ke parkiran


Dia pun keluar dari mobilnya, lalu menuju ke ruang kepala sekolah, disana dia menjadi pusat perhatian bukan karena mobilnya tetapi karena memakai seragam yang berbeda dari yang lain, dan ada guru yang menunggu dirinya lalu mengajaknya menuju ke ruang kepala sekolah


"Wali kamu tidak datang tapi dia sudah menghubungi ku melalui via telepon semoga kamu nyaman disini, dan ini pakaian kamu segera ganti" ucap ibu kepala sekolah dan gadis itu hanya mengangguk paham, setelah mendapat kan seragam sekolah dia pun segera di antar menuju ke kelasnya


"Saya wali kelas kamu dan sekarang Waktunya mata pelajarannya" ucap pak guru dan keduanya pun menuju ke ruangan kelas


"Kita kedatangan Teman baru kamu perkenalkan diri di depan teman barumu" ucap pria yang kini sudah berada di belakangnya


"Nama ku Chyou Annchi" ucapnya dengan tatapan datar tetapi tidak mengurangi kecantikan nya, dan seperti biasa beberapa dari mereka bertanya dan dia hanya menjawab singkat padat dan jelas, dia pun menuju ke tempat duduknya di belakang pojok dekat jendela


Pelajaran pun di mulai materi pun di jelaskan sesingkat mungkin agar para siswanya mencari sendiri, dan mereka di beri waktu


Sepulang sekolah dia pun segera menuju mansion, para anak buahnya kini sedang makan malam bersama, sebelum nya Paopao sudah menyuruh mereka untuk membuat makanan sendiri, dan gadis itu pun menuju ke mereka, terlihat dia masih memakai seragam, karena jam sekolah berakhir pukul 6 malam terkadang sampai pukul 9 malam untuk jam tambahan, karena dia masih duduk di bangku kelas 2, mereka menatap kagum kepada pemimpin nya


"Selamat malam lady" sapa mereka, dan gadis itu hanya mengangguk lalu menuju ke dapur karena dia merasa lapar dan ingin membawa makanan untuk di bawa ke kamarnya


"Lady sanga cantik" gumam mereka dan mengangguk kompak


Dia pun segera membersihkan diri setelah itu dia segera menikmati cemilan nya, sambil bermain laptopnya, hanya beberapa menit dia pun mengakhiri nya lalu berpakaian santai menuju ke ruang utama, mereka sudah menunggu nya, gadis itu pun menuju ke mobil nya dan di ikuti mereka, hingga menuju ke sebuah mall terbesar di kota itu


Mereka masih setia mengikuti langkah kaki gadis di hadapannya, hingga sampai di toko baju khusus pria


"Nona apa yang harus kita lakukan" tanya Evans mewakili rasa bingung mereka


"Pilihlah sesuka kalian" jawabnya singkat


"Tapi nona" ucap hans tetapi tidak di gubris, mereka tahu apa saja larangan dan perintah, dia juga tidak sudah di bantah, dan akhirnya mereka pun memilih untuk membeli pakaian disana dan dia memilih untuk duduk di sofa berada disana dan bermain ponsel


Di saat mereka memilih baju ada seseorang menghampiri Excel dan mencibirnya membuat keempat pria tersebut menghampiri nya


"Halo sepupu ku yang habis bangkrut, malang sekali nasib mu" ucap gadis yang usianya seperti dirinya


"Aku tidak menyangka bisa bertemu dengan mu disini di apa kamu yakin bisa membayar yang ku tahu keluarga om perusahaan nya bangkrut" timpal pria di hadapannya