
Dia menatap sekitar nya yg terlihat sangat asing baginya
"Nona ingat siapa nama mu" tanya sang dokter dan gadis itu menggeleng kepala
"Aku tidak tahu siapa aku dan Siapa kalian dan dimana aku dan siapa kalian" Tanya nya bertubi-tubi dengan wajah tanpa ekspresi
"Nona tidak perlu khawatir kita berada di rumah sakit" ucap sang dokter, mereka juga bingung menjelaskan dari mana lalu keluar dari kamar menyusahkan kedua bocah
"Kemungkinan pasien mengalami amnesia dan selanjutnya akan kami periksa" ucap sang dokter, setelah memeriksa dan menjelaskan kembali jika benar gadis tersebut mengalami amnesia atau lupa ingatan
Keduanya pun kembali ke dalam untuk melihat kondisi gadis tersebut
bocah laki-laki tersebut mencoba menghibur dan benar gadis tersebut bisa tersenyum
"Aku sudah menunggu mu bangun untuk ku ajak bermain bersama jalan-jalan dan banyak hal" ucap bocah lelakit tersebut dengan semangat
"Dan kita membeli macam- macam es cream" ucapnya lagi dan membuat gadis itu mengangguk semangat
"Apa kamu tahu siapa nama ku dan dimana aku dan nama kamu siapa aku tidak ingat" tanya gadis itu
"Cha Eun Woo nama ku kamu bisa memanggil dengan sebutan oppa" ucap nya dan gadis itu mengangguk paham
"Bagaimana keadaan kamu" tanya wanita paruh baya tetapi gadis itu diam karena merasa tidak mengenal
"Mereka eomma dan abuji" timpal Cha Eun Woo
"Aku baik baik saja" jawab gadis itu sambil tersenyum
"Apa kamu lapar mau ku panggilkan suster" tanyanya tetapi gadis itu menggeleng kepala
"Aku ingin tahu kenapa aku berada disini" tanya gadis itu dan kemudian mereka pun menjelaskan tetapi gadis itu tidak mengingat apapun dan merasa sakit kepalanya karena efek dari operasi, lelaki tersebut memeluk gadis tersebut dan dia merasa kenyamanan dalam dekapan lelaki tersebut
"Kalian pasti lapar" tanya pria paruh baya tersebut dan kedua bocah tersebut mengangguk kompak
"Baiklah kami akan ku belikan makanan untuk kalian" ucap wanita tersebut
"Tteopoki dengan double keju eomma" ucap Cha Eun Woo
"Kamu tidak ikut" tanya sang ayahnya
"Tidak abuji aku disini menemani dia" jawabnya dan keduanya mengangguk paham dan mereka pun segera membeli sesuatu yg bisa di makan karena gadis tersebut tidak ingin makan makanan rumah sakit
Setelah beberapa jam mereka pun datang membawakan beberapa kantong plastik yang berisikan makanan, gadis tersebut menatap haru melihat kedua pria di hadapannya bercanda
"Abuji curang aku yg menang" ucap Eun Woo kesal karena dirinya kalah dari sang ayahnya
"Sebaiknya kamu harus banyak berlatih" ucapnya membuat sang putranya merajuk tetapi pria itu bisa menggodanya
"Kamu bisa anggap kami keluarga kamu dan bisa panggil aku eomma juga" ucap wanita di sampingnya menyadari raut wajah gadis tersebut
"Sungguh?" Tanya gadis itu dan wanita Tersebut mengangguk sebagai jawaban lalu keduanya pun berpelukan
"Dan kau juga bisa memanggil abuji" sambung pria tersebut
"Dan aku kau panggil dengan sebutan oppa" timpal Eun Woo mereka pun berpelukan
"Terimakasih eomma abuji oppa" ucapnya sambil tersenyum
Karena besok hari libur Cha Eun Woo tidak perlu khawatir dan bisa tidur di sana, dan juga gadis itu ingin pulang karena gadis itu sudah merasa bosan berada d ih rumah sakit, mereka pun menuruti keinginan gadis tersebut dan juga akan mengajak tinggal bersama