My Woman Is Cold

My Woman Is Cold
gelas jatuh



"Tidak apa-apa Eun Sang akan tidak marah kepada mu, biarkan aku membereskan ini maaf sudah membuat kekacauan" ucap Eun Woo membantu mengambil serpihan gelas yang pecah, Valencia pun merasa bersalah dan segera membantu dirinya, dan mereka tidak keberatan dan tidak merasa kecewa semua pasti akan hal yang tidak diinginkan


"Biar kan aku saja yang membersihkan, maaf sudah membuat keributan" ucap Valencia ingin mengambil alih pekerjaan Eun Woo tetapi di larang oleh dirinya


"Kamu jangan khawatir ini hanya kecelakaan kecil" gumam Eun Woo yang masih bisa didengar oleh Valencia


"Kalian hati-hati" ucap RM


"Mau kami bantu" ucap Jimin tetapi di tolak secara halus oleh Eun Woo karena hanya sedikit


"Kamu baik-baik saja" ucap Seok Jin lalu membantu dirinya untuk berdiri, tetapi dia masih terdiam melihat Eun Woo mengabaikan dirinya


"Ahjusi tolong disini" ucap Suga dengan suara keras dan dia pun segera mengambil alat kebersihan


"Jari mu terluka biar aku bantu mengobati" ucap Eun Woo melihat luka kecil dan mengeluarkan darah di jari manisnya, dan untung disana sudah tersedia kotak kesehatan


"Gomawo" ucap Valencia ketika jemari nya sudah di obati dan pria itu menjawab dengan senyuman dan mengelus lembut kepala nya, dan Eun Sang dari tadi melihat ke arah mereka berdua, betapa hancur hatinya


"Kau sangat khawatir dengan keadaan dia, dan mengabaikan diriku" gumam dalam hati Eun Sang meratapi dirinya yang kini perlahan di abaikan oleh Eun Woo, dan dia pun pamit ke kamar mandi


"Mau aku temani" ucap Valencia tetapi dia tidak menjawab dan pergi begitu saja


Dia pun ke berjalan ke arah kamar mandi tetapi dia tidak masuk ke dalam dia berjalan lurus menuju taman belakang


Tidak terasa air mata keluar secara perlahan


"Apa aku harus merelakan dirimu" gumam dalam hati dia teringat momen kebersamaan mereka berdua terlihat Eun Woo sangat bahagia jika bersama Valencia


Dan tiba-tiba ada seseorang yang mengulurkan tangan nya, terlihat dia berjongkok dan mengobati kaki wanita yang duduk sendirian yang sedang melamun tidak menyadari kehadiran dirinya


"Sejak kapan kau ada disini" ucap Eun Sang mengalihkan pandangannya lalu segera mengelap air matanya tetapi, pria itu memberikan kain lap agar dia mengelap nya dengan benda tipis lembut berbentuk kotak tersebut


"Kau menangis karena di abaikan sepupu mu" tanya Seok Jin yang dia menyadari jika dia tadi menangis


"Iya aku menangis bukan karena itu, akan tetapi karena melihat dia menemukan wanita yang cocok dengan dia" jawab Eun Sang karena jika dia menjawab tidak maka dia tidak akan percaya, sebab terlihat jelas jika dia sedang menangis, dan dia tidak bisa mengelak nya


"Aku sudah menduga kau pasti sangat bahagia melihat dia bahagia" ucap Seok Jin, seketika hening tidak ada pembicaraan di antara mereka berdua, karena Eun Sang tidak bersuara lagi


"Aku juga dulu pernah menangis ketika usia ku 20 tahun" ucap Seok Jin tiba-tiba


"Kau menangis" tanya Eun Sang dan pria itu mengangguk sebagai jawaban


"Bukan hanya wanita yang bisa menangis pria pun sama karena kita juga memilikinya titik kelemahan tetapi pria cenderung berusaha tegar ketika dia sangat rapuh pasti dia akan menitikkan air matanya" ucap Seok Jin jelas


"Kenapa kau menangis" tanya Eun Sang kini mulai penasaran tetapi pria itu tersenyum


"Wanita yang aku suka ternyata memiliki perasaan untuk pria lain" ucap Seok jin dan kini Eun Sang merasa jika nasib mereka sama dia pun menepuk bahunya memberikan semangat dan dukungan


"Di luar sana masih banyak wanita jadi kau harus bisa melupakan dia" ucap Eun Sang membuat pria itu tertegun dengan apa yang dia dengar


"Semua pasti akan mengatakan nasihat seperti itu tetapi tidak untuk ku" ucapnya lanjut


"Maksudnya aku harus melupakan dia dan memberikan dukungan untuk dia" tanya Seok Jin yang masih penasaran


"Tidak jadi kau harus berusaha mendapatkan dia, tunjukkan ketulusan hatimu" ucap Eun Sang memberikan dukungan dan pria itu kembali semakin semangat


"Aku akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan hatimu" gumam Seok Jin yang masih bisa di dengar oleh Eun Sang, perlahan mereka perlahan-lahan semakin dekat