My Woman Is Cold

My Woman Is Cold
red gold



Dan anak buahnya yang berkerja sebagai penata rias pun datang untuk membantu dirinya, dan di dalam mansion sudah tersedia salon pribadi sehingga dirinya tidak perlu pergi ke salon


Dari perubahan warna rambut kini dia mewarnai dengan warna red dan gold, dan riasan sedikit tebal seperti biasa


"Lady sudah selesai" ucap wanita itu dan gadis itu pun mengangguk sebagai jawaban, setelah membantu merias diri dia pun segera meninggalkan dirinya sendiri


"Lady semua anak buah kita sudah berada disana" ucap Evans dan dia pun mengangguk paham lalu keduanya memasuki mobil yang berbeda


Mobil sports keluaran terbaru lagi, yang kini dia gunakan untuk ke pesta, setelah sampai anak buah yang menjadi satpam pun mengambil alih mobilnya lalu membawanya ke tempat parkir, gedung hotel tersebut sangat ramai dan beberapa artis dan pebisnis sudah berada disana menyambut kedatangan nya


Mereka pun mengagumi kecantikan wanita di hadapannya yang di dampingi oleh Evans


Dan beberapa orang mengajak mengobrol tetapi dia hanya menjawab dengan senyuman atau menjawab dengan singkat


"Lady mereka kemari" bisik nya dan benar seseorang yang mendatangi mereka yang tak lain yang selama ini dia incar


"Selamat malam nona saya Choi Yong Jae dan ini istri ku Shin Hyo Ah dan kedua putri ku kalian perkenalkan nama kalian" ucap Choi Yong Jae dengan bangga


"Saya putri sulung nama ku Choi Sang Ra" ucap Sang Ra


"Saya putri putri bungsu nama ku Choi Sang Ri" ucap Sang Ri


"Terimakasih nona sudah menerima perusahaan kami menjadi rekan kerja perusahaan milik anda" ucap Shin Hyo Ah dengan bangga, kedua pasutri tersebut mengoceh kemana mana dan dia hanya menjawab dengan senyuman tetapi senyuman tersebut memiliki arti tersembunyi


Acara pun di mulai dari pembukaan dan kini para artis bersama agensi ikut serta meramaikan acara tersebut


Seorang pelayan tiba-tiba kehilangan keseimbangan tubuhnya sehingga membuat nampan yang berisi beberapa gelas bir tumpah mengenai seseorang membuatnya merasa geram


"Dasar pelayan tidak tahu diri kamu buta ini gaun mahal uang gaji mu sebulan belum tentu cukup untuk membeli gaun ku ini" ucap seorang wanita dengan nada sombong nya


"Maaf kan aku nyonya sungguh aku akan mengganti rugi untuk mencuci gaun mu" ucap pelayan wanita dengan membungkuk berkali kali meminta maaf


"Apa kau kira" ucapnya terpotong


"Eomma sebaiknya biarkan saja, yang lain melihat ke arah kita" bisik putri sulungnya yang merasa malu


"Benar apa kata eonni kita bereskan dia nanti saja" timpal putri bungsunya dia pun akhirnya menyadari jika tindakan nya terlalu mencolok, tetapi pelayan tersebut masih memohon ampun


"Tidak apa-apa kau sebaiknya berhati-hati saat bekerja jadinya kan gaun ku kotor baiklah aku akan ke toilet untuk membersihkan ini hanya noda kecil, kau tidak perlu mengganti rugi atas gaunku yuk temani eomma" ucapnya dengan tersenyum lalu mengajak kedua putri nya sedangkan sang suami merasa malu kepada rekan bisnisnya, dengan tingkah istrinya yang arogan, dari jauh gadis itu tersenyum samar-samar melihat adegan tersebut


Pelayan wanita tersebut kini tiba-tiba menghilang begitu saja setelah dia membuat kekacauan


"Ini hanya permulaan" gumam nya dan dia melanjutkan menikmati segelas bir yang kini berasa nikmat


Beberapa CEO mudah perusahaan lain maupun para agensi mengajak mengobrol dirinya tetapi dia hanya menjawab singkat, dia merasa bosan ingin pergi dari tempat membosankan menurut nya, ketika ingin pergi sosok pria yang tidak asing baginya yang tak lain Cha Eun Woo dia juga berada disana bersama agensi nya, nampaknya dia akan pergi meninggalkan acara lebih awal


"Nona saya permisi" ucap Evans dan gadis itu pun mengangguk sebagai jawaban kini dia seorang diri, tiba-tiba di luar gedung terjadi sebuah penyerangan


'"Mereka mafia selamat kan kalian semua" teriak seseorang membuat mereka ketakutan sehingga acara menjadi kacau, dan mereka mencari tempat aman