
Cha Eun Sang memiliki ide agar dia tidak kalah, karena tahu jika poin milik Cha Eun Woo akan melebih poin miliknya
"Aduh" ucap Cha Eun Sang yang memegang perutnya menahan rasa sakit, dan Cha Eun Woo segera mengakhiri permainan nya, dan melihat Cha Eun Sang yang membungkuk dan memegang perutnya, dan dia pun menghampiri nya untuk melihat kondisi dia
"Eun sang perut mu sakit, aku akan membawa mu ke rumah sakit, kamu harus tahan" ucap Cha Eun Woo dan dia mencoba untuk menggendong dia, tetapi terdengar suara samar-samar
"Kau berhitung" ucapnya lagi, dan
"teet" suara permainan berakhir dan Cha Eun Sang kembali dengan normal
"Kau kalah, dan yang kalah harus mentraktir" ucap Cha Eun Sang dan membuat dia sadar jika wanita itu memang sengaja menipu dirinya agar berhenti bermain
"Kau tidak berubah sama sekali masih suka curang, ini tidak adil kau selalu menang jika seperti ini, kita bermain lagi," ucap Cha Eun Woo yang baru menyadari jika dirinya di permainkan
"Bukan memang kau saja yang tidak fokus main, ini bukan curang" ucap Cha Eun Sang sambil menahan tawanya
"Sekali ini saja" ucap Cha Eun Woo memasang wajah imutnya tetapi dia masih sama seperti dulu, jika dia merayu tidak akan terpengaruh
"Sudah lah mengakui jika kalah, dan jangan lupa taruhan nya, ayo aku ingin sekali memakan es cream" ucap Cha Eun Sang lalu menarik tangannya menuju penjual es cream
"Baiklah tuan putri" ucap Cha Eun Woo dan kini mereka sampai penjual es cream, lalu dia pun memesan untuk mereka berdua
"Kau masih ingat dengan es cream kesukaan ku" ucap Cha Eun Sang yang sangat teramat bahagia, jika dia masih mengingat hal kecil tentang nya, karena selama ini mereka sudah lama tidak menikmati es cream berdua, dan dia hanya tersenyum lalu membawa nya menuju ke meja yang kosong dekat dinding
Dan dia teringat seseorang yang di temui beberapa yang lalu
"Aku tahu kalian pasti sangat kecewa terhadap sikap ku, tapi mohon bantuan kalian untuk memberi tahu tempat tinggal Eun Sang saat ini" ucap Cha Eun Woo terlihat sangat bersungguh-sungguh
"Kau ingat jika kami tidak tahu dimana dia sekarang, dan jika kami tahu tidak akan memberi tahu dimana dia sekarang" ucap Jungkook yang sangat menahan kesal nya, kini dia akhirnya mendatangi mereka untuk menanyakan keberadaan Cha Eun Sang
"Tolong beri tahu dimana dia sekarang" ucap Cha Eun Woo
"Jika kami memberi tahu, apa yang akan kau lakukan" ucap Park Jimin
"Apa kau akan membentaknya seperti yang dulu-dulu, maaf untuk sebelumnya kami sangat kecewa kepada mu" ucap J-hope
"Terlebih kau orang yang sangat mengenal Cha Eun Sang, tetapi tidak aku salah, kau masih belum mengenal dia dengan baik" ucap RM
"Aku mintak maaf, dan ku akui memang perbuatan ku saah, tetapi mohon beri kesempatan untuk bisa bertemu dengan dia dan meminta maaf kepada nya" ucap Cha Eun Woo
"Hyung aku seperti nya menyusul Yoongi Hyung" ucap V yang memang, jika Suga sudah pergi meninggalkan mereka ketika Cha Eun Woo datang menghampiri mansion mereka, dan tahu jika dia akan memohon untuk bisa bertemu dengan Cha Eun Sang, dan hanya mereka yang tahu keberadaan dia saat ini
"Hyung aku ikut" ucap Jungkook yang ikut menyusul dan begitupun dengan Park Jimin, J-hope dan hanya tersisa RM dan Seok Jin dia hanya diam, tidak tahu harus berbuat apa, tetapi dia tahu jika Cha Eun Sang juga membutuhkan mereka sebagai keluarga, meski kesalahan mereka tidak pernah bisa di maafkan
"Jin Hyung, kedua orang tua ku sangat ingin bertemu dengan dia, mereka sangat merindukan Cha Eun Sang" ucap Cha Eun Woo dan RM pun melihat ketulusan di mata Cha Eun Woo
"Baiklah aku akan memberitahu kepada mu tempat tinggal dia, dan jika dia tidak memaafkan dan tidak ingin bertemu dengan mu, jangan memaksakan dia, ingat kalian yang melupakan dia, dan kami tidak akan tinggal diam jika kau berulah lagi" ucap Seok Jin, dia tidak tega jika berurusan dengan orang tua
"Hyung apa kau yakin, untuk memberi tahu keberadaannya , aku takut jika mereka akan menyakiti dia" ucap RM yang sangat khawatir jika Cha Eun Sang akan tersakiti lagi
"Baik aku akan memberi tahu dan kau harus ingat Cha Eun Sang tidak sendirian ada kami" ucap Seok dan akhirnya Seok Jin memberitahu, dan dia pun segera mencatatnya
"Dan ingat Cha Eun Sang adalah adik kami, jika dia kau sakiti maka kau akan berhadapan dengan kami" ucap RM memberikan peringatan, dan Cha Eun Woo merasa bersalah dan kini menyadari jika Cha Eun Sang memang wanita yang pantas untuk di pertahankan, dan Seok Jin mengantar kan di ke depan pintu
"Dan kau ingat apa es cream kesukaan dia" ucap Seok Jin dan nampak dia sekarang mulai melupakan hal sepele tentang dia
"Cokelat mint" ucapnya lanjut
"Terimakasih sudah mengingat kan ku" ucap Cha Eun Woo dan pria itu tanpa ekspresi masuk kembali ke dalam dan bertemu dengan Suga
"Hyung kau memberi tahu dia" ucap Suga yang tidak habis pikir dengan sikap Hyung nya
"Cha Eun Sang pasti membutuhkan keluarga nya dan dari kecil, mereka lah yang merawat nya" ucap Seok Jin yang sangat mengkhawatirkan dia
"Dia tidak membutuhkan mereka, karena sekarang kita adalah keluarga yang dia miliki, dan dia sangat bahagia bersama kita dan melupakan rasa sakit yang di dapat oleh mereka" ucap Suga yang membenarkan keadaan saat ini, jika Cha Eun Sang sangat bahagia bersama mereka
"dan meski dia sangat bahagia dengan kita, tetapi kita belum bisa memastikan luka di hati nya sudah sembuh, bahkan mereka belum berpisah dengan baik atau mereka belum meminta maaf, dengan itu Cha Eun Sang bisa mengobati lukanya" ucap Seok Jin yang membuat Suga tidak habis pikir dengan pola pikir dia
"Terserah Hyung saja, jika dia tersakiti lagi aku tidak akan tinggal diam lagi" ucap Suga dan pria itu tersenyum dan mengelus kepalanya dengan lembut
"Sekarang aku sangat bahagia melihat perubahan mu, yang sangat peduli dengan orang lain, Suga yang ku kenal kini sudah bisa banyak bicara, selain keluarga dan kita" ucap Seok Jin dan membuat Suga sadar dengan perubahan dirinya yang sangat peduli kepada Cha Eun Sang
"Cha Eun Sang bukan orang lain dia orang yang sangat istimewa" ucap Suga yang merasa tidak suka dengan panggilan orang lain untuk Cha Eun Sang, dan membuat nya tertawa dan hingga terdiam membeku
Ketika mereka asik menikmati es cream seseorang datang lalu menyiram sebuah minuman tepat di kepala Cha Eun Sang dan tidak hanya itu dia juga menjambak rambutnya dengan kuat
"Valencia lepaskan tangan mu dari dia kau membuat dia sakit" ucap Cha Eun Woo dengan geram, yang kini segera memakai masker dan topi miliknya
"aku tidak akan melepaskan karena wanita ini kau tega meninggalkan aku, dan kau wanita perusak hubungan orang, kau pasti sangat bahagia bisa merusak hubungan orang lain" ucap Valencia tanpa rasa malunya, karena kegaduhan membuat mereka kini menjadi pusat perhatian dan banyak juga yang menggunjing Cha Eun Sang sebagai wanita yang tidak benar karena telah merebut kekasih milik orang lain
"sudah lepaskan kau semakin membuat nya sakit, aku semakin kecewa dengan mu" ucap Cha Eun Woo lalu mencengkeram tangannya agar melepaskan genggaman nya dari rambu Cha Eun Sang
"kau tega sekali membelah wanita ini, karena dia pertunangan kita gagal, dan kau sebagai teman kenapa tegah mengambil dia dari ku kau tahu aku sangat mencintai dia" ucap Valencia mulai berakting seakan-akan dirinya lah korban disini
"sabar kamu jangan sedih" ucap kedua teman Valencia yang ikut mengikuti alur drama akting Valencia sedangkan Cha Eun Sang hanya diam dan acuh
"aku merasa kasihan dengan wanita itu, sudah gagal bertunangan apalagi yang merebut kekasih nya, dia tak lain temannya sendiri" ucap salah satu pelanggan disana
"cantik tapi suka sama kekasih teman sendiri buat apa" timpal yang lainnya
"unnie di luar sana masih banyak pria yang lebih tampan dari dia, sudahlah jangan ambil milik teman mu, terlebih mereka sudah akan menikah, apa kau tidak tega" ucap yang lain ikut menimpali
"nuna aku punya teman single kau mau, kasihan sekali teman mu pasti sangat mencintai kekasihnya" timpal pria asing yang tertawa mengejek, tetapi Cha Eun Sang terlihat sangat menggemaskan, di situasi yang kacau ini, dia hanya menikmati es cream miliknya, meski mendapat gunjingan dari orang asing, dia seperti anak kecil yang yang lebih memilih untuk makan es cream kepalanya sudah basah
"apa kau tidak merasa bersalah, yang membuat masalah itu kau dan jangan menyalakan orang lain, karena memang itu kesalahan mu, dan terlebih aku sudah tidak memiliki perasaan untukmu" ucap Cha Eun Woo dengan tatapan penuh kebencian membuat dia semakin ingin menangis, kini dia sudah tidak rasa lagi kepadanya karena kekecewaan nya kepada dia sangat teramat