
Mereka pun memperkenalkan diri masing-masing, dan setelah itu mereka di antar menuju mansion belakang
Mereka mengagumi interior bangunan dan juga ke-enam pria yang baru kali ini melihat jika ada kamar kosong, meski masih bagus milik nya
"Jika kalian ingin bertanya katakan" ucap Hans yang mengerti gelagat mereka
"Tidak ada king" ucap mereka kompak
"Baiklah kalian segera cari kamar untuk kalian" ucap Evans
"Aku cuman mengingat kan untuk kalian jangan bermain-main dengan lady jika tidak ingin nasib yang sama seperti kedua mantan pimpinan kalian" ucap Gio memperingati mereka
"Tetapi lady akan melindungi kalian karena kita seperti keluarga" ucap Hans dan mereka mengangguk paham
"Kalian ada berapa" tanya Excel
"Jumlah wanita ada 50 dan pria berjumlah 250" jawab salah satu pria
"Segera istirahat besok kalian akan memulai latihan" ucap Jack
"Baik king" ucap mereka kompak
Setelah mandi dan memakai baju tidurnya dia segera menuju ke balkon untuk menghirup udara yang sangat sejuk
Tak lupa laptop yang menemani dan lantunan musik menemani dirinya, hingga tidak terasa dia tertidur di sofa
"Excel Jack besok kalian bisa sekolah" ucap Eun Sang membuat keduanya sagat bahagia
"Terimakasih lady" ucap keduanya bersamaan terlihat wajah keduanya sangat bahagia
"Evans Hans Bram Gio kalian juga akan kuliah mulai besok" ucapnya dan membuat mereka sangat bahagia
"Terimakasih lady kami akan tidak akan membuang kesempatan ini dan kami akan tetap fokus menjadi mafia" ucap Evans mewakili mereka dan gadis itu pun pergi begitu saja karena dirinya harus sekolah
Beberapa bulan kemudian keluarganya dari Korea mendatangi dirinya
Dan dia pun menyewa apartemen yang layak karena dia belum bisa memberi tahu jika dirinya membangun mafia
Sepasang suami istri dan putranya terlihat sangat bahagia ketika baru sampai di bandara Amerika
Dan seorang gadis menghampiri mereka lalu keduanya berpelukan, terlihat jelas wajah bahagia mereka terlukis, mereka pun kini bergantian berpelukan terakhir dia
"Aku merindukan mu" ucap Cha Eun Woo
"Aku juga merindukan kalian" jawabnya terlihat tersenyum sangat ceria
"Bagaimana sekolah kamu disini" tanya ayah Eun Woo
"Tahu gitu ajak aku sekalian biar kamu ada temennya" ucap Eun Woo dan mendapatkan cubitan telinga oleh sang ibu nya dan membuat gadis itu tertawa dan juga sang ayah hanya menggeleng kepala melihat tingkah mereka berdua
"Dan ini pasti ajaran kamu" ucap sang ibu dan pria itu mengelak tetapi dia tidak percaya
"Appa eomma Oppa kita ke apartemen kalian pasti lelah" ucap gadis itu yang berada di tengah pasutri seperti bocah yang manja kepada kedua orang tua nya
Mobil taksi pun sampai di sebuah apartemen yang lumayan bagus yang hanya memiliki 1 kamar, 1 kamar mandi, ruang dapur dan ruang tamu bonus balkon yang menghadap ke taman, dan juga apartemen tersebut dekat dengan sekolah nya
Mereka pun sampai di apartemen yang minimalis dan dia pun segera menuju ke dapur untuk membuat minuman untuk mereka lebih tepatnya dia hanya mengambil dari dalam kulkas
"Biar aku saja kamu kesana saja atau lebih baik kamu ganti baju dulu" ucap Eun Woo dan gadis itu pun mengangguk menuruti perkataan nya, kini dia yang membuatkan cemilan dan minuman
Dan membawa nya
"Kemana Eun Sang" tanya sang ibu nya
"Dia pasti lagi mandi" jawab Eun dan tidak lama kemudian dia pun menghampiri mereka, mereka pun mengobrol dan menanyakan tentang sekolah barunya, dan dia menyiapkan sebuah paper bag untuk ketiganya
"Ini untuk Appa Eomma dan Oppa" ucap nya dan memberikan nya
"Ini untuk apa" tanya Eun Woo
"Buka dulu" ucapnya sambil tersenyum dan mereka pun membuka hadiah yang mereka terima
"Jam tangan" ucap sang ayah nya
"Tas" ucap sang ibunya
"Hodie" ucap Eun Woo
"Kamu membelikan ini untuk kami" tanya sang ibu nya dan dia mengangguk sebagai jawaban
"Ini tidak mahal semoga kalian suka" jawabnya membuat mereka terharu
"Kamu tidak perlu kerja jika kurang bisa bilang nanti di kirim" ucap sang ayah yang merasa khawatir
"Benar kamu fokus belajar dan tidak perlu kerja kalau kamu capek bagaimana" ucap sang ibu merasa cemas
"Dan oppa akan menerima gaji sebentar lagi" ucap Eun Woo
"Aku kerja freelance jadi tidak capek kalian jangan khawatir aku masih bisa fokus belajar, percaya lah" ucap nya mencoba meyakinkan mereka, dan mereka pun akhirnya mengizinkan setelah tahu dimana dia berkerja
Sebelum tidur mereka menyempatkan untuk mandi, kedua wanita tersebut tidur di dalam kamar sedangkan kedua pria tersebut tidur di ruang tamu